Prodi PGSD Universitas Battuta Gelar Webinar Nasional Bertajuk Inovasi Media Pembelajaran di Era Society 5.0

2 weeks ago 13

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Battuta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan nasional. Melalui Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Battuta menggelar webinar nasional dengan tema, “Inovasi Media Pembelajaran di Era Society 5.0: Membangun Pengalaman Belajar Interaktif Berbasis Teknologi Digital.”

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang penuh inspirasi, seperti Dr. Ir. Kahlil Muchtar, S.T, M.Eng—Associate Professor Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh & Pendiri COMVISLAB USK, dan Nurhayati, S.Pd, Gr seorang Guru PNS di MIN 33 Aceh.

Seminar ini dihadiri sekitar 265 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, guru, dosen, hingga masyarakat umum yang tertarik dengan dunia pendidikan berbasis teknologi.

Kegiatan yang digelar secara daring ini berlangsung dengan sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, guru sekolah dasar, hingga mahasiswa pendidikan di seluruh Indonesia. Webinar ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta inspirasi terkait penggunaan dan pengembangan media pembelajaran inovatif yang selaras dengan tuntutan abad ke-21.

Webinar ini dibimbing langsung oleh dua akademisi muda inspiratif, Muhammad Dekar, S.Pd., M.Pd dan Dinda Widyastika, S.Pd., M.Pd yang berhasil mengarahkan jalannya kegiatan dengan interaktif, komunikatif, dan penuh semangat kolaboratif. Mereka memfasilitasi para panitia untuk mengadakan Webinar Nasional ini.

Ketua panitia, Trisno Benaya Gea, dalam sambutannya menyampaikan, Webinar ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang bagaimana membangun pengalaman belajar interaktif berbasis teknologi digital. “Kami berharap melalui Webinar ini, para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalami mengenai peran AI X Pendidikan,” katanya.

Selanjutnya ketua program studi, Nurwahyuni S.Pd., M.Pd juga menyampaikan, seminar ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa, dosen, praktisi, dan umum dalam penerapan AI X Pendidikan, untuk semua jenjang pendidikan di indonesia; memberikan wawasan mengenai pemanfaatan dan penerapan sistem pendidikan inklusif dan pendidikan yang merapkan penggunaan teknologi untuk memudahkan seorang guru dalam proses pembelajaran.

Sementara itu dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum dan Pendidikan Universitas Battuta Junaidi Lubis, S.H, M.H menyampaikan, betapa pentingnya inovasi media pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital sebagai kunci utama dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan bermakna. “Selain itu, webinar ini diharapkan dapat membuka wawasan baru dan mendorong kolaborasi dalam menciptakan solusi pembelajaran yang adaptif dan progresif,” jelas Junaidi Lubis.

Dalam sesi tanya jawab, para peserta begitu antusias menyampaikan pertanyaan dan gagasan kepada para narasumber. Sri Rahayu, peserta dari MIN 14 Aceh Timur menyampaikan, saat ini banyak tantangan dalam pembelajaran, mulai dari pengusahaan teknologi, penerapan pembelajaran digital, penekanan dalam membina akhlak peserta didik, tuntutan administrasi, mengetahui kebutuhan belajar siswa dengan karakternya, pembelajaran harus berdiferensiasi, ada juga yang sekolahnya sudah inklusif. “Dari sekian banyak tuntutan dalam dunia Pendidikan, apa yang paling mendesak untuk dilakukan?” ujarnya.

Peserta lainnya, Tri Nanda Syapitri menyampaikan pertanyaan mengenai cara meminimalisir tantangan dalam sudut pandang guru dalam kurikulum Merdeka. “Saat ini tantangan dari proses pembelajaran adalah tingginya plagiasi dan ketergantungan teknologi. Jadi, bagaimana cara meminimalisir tantangan dalam sudut pandang guru dalam kurikulum Merdeka?” ujarnya.

Sementara Anggi Nadilla, menanyakan bagaimana AI dapat membantu meningkatkan aksesbilitas Pendidikan bagi siswa yang berkebutuhan khusus? Semua pertanyaan yang disampaikan, dijawab dengan gamblang oleh para narasumber.

Dengan keberhasilan penyelenggaraan seminar ini, diharapkan semakin banyak inovasi dan kolaborasi yang muncul untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Dalam hal ini mahasiswa PGSD Universitas Battuta berkomitmen untuk terus menghadirkan forum-forum akademik yang dapat menjadi wadah bagi para pendidik dalam berbagi ilmu dan pengalaman demi kemajuan pendidikan nasional. (adz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|