
SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana cerah Minggu pagi (13/8/2025) di lingkungan RW 10 Jetis Permai, Kelurahan Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, terasa istimewa. Ratusan warga dari RT 1 hingga RT 7 tumpah ruah memadati Gang 9 untuk mengikuti jalan sehat yang menjadi puncak rangkaian kegiatan memperingati HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Sekitar pukul 06.00 WIB, dari ujung Gang 9 yang menjadi titik start, Ketua RW 10, H Suwardi, mengibaskan bendera tanda dimulainya jalan sehat. Peserta yang didominasi keluarga lengkap, mulai anak-anak hingga lansia, bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan: Dari titik start di Jalan Jetis Permai ke arah barat menuju Jalan Jetis Raya, terus ke selatan, kemudian belok ke timur melewati Jalan Mangesti, hingga berlanjut ke Jalan Jaka Tingkir. Menyusuri Jalan Jaka Tingkir, peserta kemudian kembali masuk ke Jalan Jetis Permai sebelum akhirnya finish di Gang 8.

Setibanya di garis akhir, peserta disambut dengan panggung hiburan di area Gang 9. Di Atas panggung sudah terpajang mentereng sejumlah hadiah utama, seperti freezer untuk komersial, kipas angin, sepeda gunung hingga sepeda motor listrik. Sementara itu di samping panggung tertata rapi hadiah menarik lainnya berupa perabot rumah tangga, hingga hadiah hiburan lainnya.

Dalam sambutannya, H Suwardi mengapresiasi semangat warga serta kerja keras panitia, khususnya RT 03 yang “ketiban sampur” sebagai pantia penyelenggara tahun ini.
“Jalan sehat ini bukan sekadar untukmenggerakkan badan, tapi juga menjadi sarana untuk mempertemukan warga dari semua RT, sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah membuat kita bisa menikmati kemerdekaan,” ujar Suwardi disambut tepuk tangan meriah.
Sementara itu, Ketua Panitia, M Agung Novianto, mengawali laporannya mencoba menghangatkan suasana dengan pantun jenaka yang memicu gelak tawa.
“Pergi ke pasar beli tomat, tomat dibuat sambal terasi. Yang menjawab dengan semangat, boleh menikah lagi,” ucapnya disambut tawa riuh.
Tak kalah menggelitik, ia menambahkan pantun balasan, yang katanya titipan dari ibu-ibu, “Pergi berjalan ke Pantai Meranti, singgah sebentar minum kopi. Kalau bapak berani menikah lagi, artinya bapak mencari mati.”

Gelak tawa pun pecah, membuat suasana semakin akrab. Dalam kesempatan itu, Agung juga berterima kasih kepada seluruh panitia dan warga yang telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI, mulai dari lomba-lomba sejak dua bulan sebelumnya demi mempererat silaturahmi, hingga pada puncak acaranya adalah jalan sehat tersebut.
“Yang luar biasa, dari acara ini, kita jadi lebih kenal dengan warga RT lain. Ini luar biasa,” tambahnya.
Panggung hiburan berlanjut dengan penampilan anak-anak yang membawakan lagu-lagu perjuangan, seperti Bagimu Negeri karya Kusbini, Hari Merdeka ciptaan H Mutahar dan lain-lain, sembari mengibarkan bendera Merah Putih. Sorak sorai dan kilatan kamera ponsel orang tua mewarnai momen tersebut. Setelahnya, fashion show anak-anak pun memikat perhatian, saat anak-anak baik laki-laki maupun perempuan menampilkan langkah-langkah percaya diri di atas panggung.
Penyerahan hadiah lomba-lomba antar-RT pun menjadi bagian yang ditunggu-tunggu. RT 06 mencatat prestasi gemilang dengan merebut Juara I lomba catur dan bulu tangkis. Selain itu, lomba tingkat RW yang melibatkan tim gabungan antarwarga juga menambah keceriaan. Sorak sorai penonton mengiringi setiap pemenang yang naik ke atas panggung.

Lebih dari sekadar ajang olahraga, jalan sehat tersebut menjadi wadah mempererat persaudaraan dan gotong royong warga RW 10. Keceriaan dan kekompakan terlihat dari awal hingga akhir. Hal itu menegaskan bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama masyarakat Jetis Permai.
Keberhasilan acara tersebut juga berkat dukungan berbagai pihak sponsor, di antaranya Batik Arkanza, Oren, Parma Laksita Klaten, Solo Lensa, Restu Komputer, dan RSI Yarsis, Surakarta. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.