RD Akui PSIS Lebih Ngotot

10 hours ago 3

JAYAPURA – Skuad Persipura Jayapura melakoni laga super ketat ketika menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Championship 2025/2026 pada Sabtu (18/4) besok.
Persipura harus hati-hati agar tidak kehilangan tiga poin di kandang. PSIS hadir dengan tekad besar untuk mencuri poin di Stadion Utama Lukas Enembe.

PSIS dipastikan tampil all out untuk menentukan nasib mereka di klasemen. PSIS masih menempati peringkat 8 dengan koleksi 20 poin. Mereka hanya unggul 3 poin dari Persiba Balikpapan yang berada di zona playoff degradasi.

Penggawa Mutiara Hitam tentu tak boleh lengah, sebab PSIS butuh poin untuk mejaga jarak dengan tim yang ada di zona degradasi. Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku ini laga berat bagi mereka. PSIS datang dengan membawa skuad terbaik mereka.

“Mereka (PSIS) punya tiga pemain asing dan tiga naturalisasi yang notabene punya kualitas, termasuk pemain-pemain lokalnya, ada banyak mantan pemain nasional,” ungkap pelatih yang akrab disapa coach RD itu, Kamis (16/4).

Namun mantan pelatih Barito Putera dan Persis Solo itu menegaskan jika tiga poin adalah harga yang tak bisa ditawar lagi. Apalagi mereka diuntungkan karena bermain di kandang.

“Saya tekankan kepada pemain, ini bukan menjadi sesuatu yang justru menyulitkan. Harusnya ini menjadi satu motivasi untuk mereka mengalahkan para pemain dengan kualitas bagus di kandang kita,” ujarnya.

Ia juga tak ingin hasil di laga sebelumnya menjadi beban bagi mereka. Namun menjadi motivasi untuk bangkit dan tetap menjaga asa dalam memperebutkan tiket promosi Super League atau Liga 1 musim depan.

“Saya juga pengin anak-anak tidak terbawa ketegangan yang berlebihan. Kemarin kita sangat tegang termasuk staf pelatih ya, dibuktikan dengan kita terlalu banyak protes di babak pertama sehingga itu juga mempengaruhi kualitas kerja pemain untuk sangat terburu-buru,” ucapnya.

“Dan sebetulnya bisa diperbaiki di babak kedua namun sayang kita punya begitu banyak peluang yang sekali lagi kita harus kembali mengingatkan pemain pentingnya dari proses latihan ke pertandingan untuk serius,” sambungnya.

JAYAPURA – Skuad Persipura Jayapura melakoni laga super ketat ketika menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Championship 2025/2026 pada Sabtu (18/4) besok.
Persipura harus hati-hati agar tidak kehilangan tiga poin di kandang. PSIS hadir dengan tekad besar untuk mencuri poin di Stadion Utama Lukas Enembe.

PSIS dipastikan tampil all out untuk menentukan nasib mereka di klasemen. PSIS masih menempati peringkat 8 dengan koleksi 20 poin. Mereka hanya unggul 3 poin dari Persiba Balikpapan yang berada di zona playoff degradasi.

Penggawa Mutiara Hitam tentu tak boleh lengah, sebab PSIS butuh poin untuk mejaga jarak dengan tim yang ada di zona degradasi. Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku ini laga berat bagi mereka. PSIS datang dengan membawa skuad terbaik mereka.

“Mereka (PSIS) punya tiga pemain asing dan tiga naturalisasi yang notabene punya kualitas, termasuk pemain-pemain lokalnya, ada banyak mantan pemain nasional,” ungkap pelatih yang akrab disapa coach RD itu, Kamis (16/4).

Namun mantan pelatih Barito Putera dan Persis Solo itu menegaskan jika tiga poin adalah harga yang tak bisa ditawar lagi. Apalagi mereka diuntungkan karena bermain di kandang.

“Saya tekankan kepada pemain, ini bukan menjadi sesuatu yang justru menyulitkan. Harusnya ini menjadi satu motivasi untuk mereka mengalahkan para pemain dengan kualitas bagus di kandang kita,” ujarnya.

Ia juga tak ingin hasil di laga sebelumnya menjadi beban bagi mereka. Namun menjadi motivasi untuk bangkit dan tetap menjaga asa dalam memperebutkan tiket promosi Super League atau Liga 1 musim depan.

“Saya juga pengin anak-anak tidak terbawa ketegangan yang berlebihan. Kemarin kita sangat tegang termasuk staf pelatih ya, dibuktikan dengan kita terlalu banyak protes di babak pertama sehingga itu juga mempengaruhi kualitas kerja pemain untuk sangat terburu-buru,” ucapnya.

“Dan sebetulnya bisa diperbaiki di babak kedua namun sayang kita punya begitu banyak peluang yang sekali lagi kita harus kembali mengingatkan pemain pentingnya dari proses latihan ke pertandingan untuk serius,” sambungnya.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|