Rehabilitasi DI Simokmok Dikebut, SDA Sumut Pastikan Irigasi Layani Petani Taput

4 hours ago 4

TAPUT – Harapan masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) untuk kembali menikmati layanan irigasi yang optimal segera terwujud. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) saat ini tengah mempercepat rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Simokmok yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat diterjang bencana longsor beberapa tahun lalu.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas SDA Provinsi Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan rehabilitasi DI Simokmok, Sabtu (25/7).

Dalam peninjauan tersebut, Gibson memberikan arahan kepada pelaksana pekerjaan agar percepatan pembangunan terus dioptimalkan tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Ia juga memastikan setiap tahapan rehabilitasi dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun.

Selain mengecek progres fisik pekerjaan, Gibson turut menekankan pentingnya penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia mengingatkan seluruh pekerja agar selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) selama berada di area proyek demi menghindari risiko kecelakaan kerja.

Menurut Gibson, rehabilitasi DI Simokmok merupakan proyek yang sudah lama dinantikan masyarakat karena keberadaan jaringan irigasi tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian di kawasan Siborongborong.

Ia menjelaskan, kerusakan saluran irigasi akibat longsor selama ini berdampak terhadap layanan pengairan lahan pertanian. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat penyelesaian rehabilitasi agar sistem irigasi dapat kembali berfungsi secara maksimal.

“Nanti dengan rampungnya rehabilitasi Daerah Irigasi Simokmok, manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya para petani, melalui peningkatan layanan irigasi yang andal, produktivitas pertanian yang lebih baik, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Gibson dalam keterangannya, Senin (27/7).

Lebih lanjut, Gibson mengatakan bahwa rehabilitasi DI Simokmok merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang menjadi salah satu program prioritas Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution pada tahun 2026.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.

“Perbaikan Daerah Irigasi Simokmok ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat yang menjadi salah satu program prioritas Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution pada tahun ini. Program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta sejalan dengan program strategis Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat sektor pertanian nasional,” kata Gibson.

Dengan rehabilitasi yang tengah berlangsung, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap jaringan irigasi DI Simokmok dapat kembali beroperasi secara optimal sehingga mampu menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian di Kecamatan Siborong-borong dan sekitarnya. Keberadaan irigasi yang andal diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Taput.(san/azw)

TAPUT – Harapan masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) untuk kembali menikmati layanan irigasi yang optimal segera terwujud. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) saat ini tengah mempercepat rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Simokmok yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat diterjang bencana longsor beberapa tahun lalu.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas SDA Provinsi Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan rehabilitasi DI Simokmok, Sabtu (25/7).

Dalam peninjauan tersebut, Gibson memberikan arahan kepada pelaksana pekerjaan agar percepatan pembangunan terus dioptimalkan tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Ia juga memastikan setiap tahapan rehabilitasi dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun.

Selain mengecek progres fisik pekerjaan, Gibson turut menekankan pentingnya penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia mengingatkan seluruh pekerja agar selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) selama berada di area proyek demi menghindari risiko kecelakaan kerja.

Menurut Gibson, rehabilitasi DI Simokmok merupakan proyek yang sudah lama dinantikan masyarakat karena keberadaan jaringan irigasi tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian di kawasan Siborongborong.

Ia menjelaskan, kerusakan saluran irigasi akibat longsor selama ini berdampak terhadap layanan pengairan lahan pertanian. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat penyelesaian rehabilitasi agar sistem irigasi dapat kembali berfungsi secara maksimal.

“Nanti dengan rampungnya rehabilitasi Daerah Irigasi Simokmok, manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya para petani, melalui peningkatan layanan irigasi yang andal, produktivitas pertanian yang lebih baik, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Gibson dalam keterangannya, Senin (27/7).

Lebih lanjut, Gibson mengatakan bahwa rehabilitasi DI Simokmok merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang menjadi salah satu program prioritas Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution pada tahun 2026.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.

“Perbaikan Daerah Irigasi Simokmok ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat yang menjadi salah satu program prioritas Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution pada tahun ini. Program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta sejalan dengan program strategis Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat sektor pertanian nasional,” kata Gibson.

Dengan rehabilitasi yang tengah berlangsung, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap jaringan irigasi DI Simokmok dapat kembali beroperasi secara optimal sehingga mampu menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian di Kecamatan Siborong-borong dan sekitarnya. Keberadaan irigasi yang andal diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Taput.(san/azw)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|