Solo Run Fest 2026 Kembali Hadir, Angkat Tema Pelari Culture

11 hours ago 10
Solo Run Fest 2026 kembali hadir. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara PT SHA Solo dan Pemerintah Kota Solo. Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Solo Run Fest 2026 kembali hadir. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara PT SHA Solo dan Pemerintah Kota Solo.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya. Acara ini semakin mengukuhkan perpaduan antara olahraga lari dan kekayaan budaya Kota Solo melalui konsep sport tourism.

Acara ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang lari biasa, melainkan sebuah ruang kompetisi sekaligus perjalanan eksplorasi diri.

Melanjutkan kesuksesan tahun lalu yang telah mengantongi sertifikasi rute dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Solo Run Fest tahun ini menargetkan kehadiran 7.000 peserta.

Para pelari, baik dari tingkat nasional maupun atlet elite internasional, diajak untuk menjadi pelari urban yang mengeksplorasi diri dan keindahan kota.

Kehadiran ribuan peserta ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem lokal, memacu pertumbuhan ekonomi daerah, serta menciptakan iklim olahraga lari yang lebih inklusif dan bermakna—lebih dari sekadar pencapaian waktu.

“Di Kota Solo sekarang ada namanya flagship event. Ini menjadi tolak ukur atau banchmark ke depannya yang berdampak bagi ekonomi Kota Solo dan ekonomi masyarakat Kota Solo,” ungkap Walikota Solo, Respati Ardi.

Respati kemudian berpesan kepada penyelenggara untuk terus berkomunikasi kepada masyarakat. Kemudian melibatkan seluruh stake holder, komunitas, dan juga seluruh warga masyarakat untuk terlibat aktif dalam event ini.

“Sebuah flagship event kita wajibkan untuk merilis event atau dampak ekonominya. Untuk di Kota Surakarta ke depan. Kerja keras penyelenggara akan lebih puas jika terukur dampak yang dirasakan oleh warga masyarakat. Kami pemerintah Kota Surakarta mendukung penuh sport tourism,” terangnya.

Sementara itu Rindrapuri, project director Solo Run Fest 2026, mengatakan bahwa tema yang diangkat tahun ini adalah tentang pelari culture.

“Kenapa pelari culture, karena pelari culture sedang jadi pembicaraan dikalangan runer. Culture ini lebih mengenai bagaimana diri kita ekspresikan diri. Menikmati lari dengan cara kita sendiri gitu. Itu tema yang akan kita angkat di tahun ini,” ungkapnya.

Sebagai wujud komitmen untuk menghadirkan lebih dari sekadar perlombaan, Solo Run Fest 2026 akan diadakan pada tanggal 27 September 2026 dengan titik start Stadion Manahan dan finish di Taman Balekambang.

Dan kembali dimeriahkan dengan pameran sportswear (busana dan perlengkapan olahraga). Pameran ini akan menghadirkan kurasi produk-produk terbaik berskala lokal maupun nasional.

Selain itu, area kuliner legendaris khas Kota Solo juga akan hadir untuk memanjakan lidah para pelari dan pengunjung di lokasi acara.
Tahun ini, teknis perlombaan yang terstandardisasi serta pengangkatan ikon-ikon lokal Kota Solo akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap ekonomi daerah.

Tingkat keamanan dan kenyamanan Kota Solo sebagai tuan rumah juga dipastikan akan mendukung visi acara yang peduli lingkungan dan berkelanjutan (sustainability aware).

Dibuka dengan Tiga Kategori yaitu HM, 10K dan 5K disampaikan oleh Aris Nuryanto Perwakilan dari Solo Run Fest yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Marketing di PT SHA Solo, hal ini juga untuk mendorong eksistensi bersama untuk menjadikan citra Solo kota sport tourism

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|