Menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan instalasi reflektif "Surakusuma" di Bale Sisworini hingga 21 Juli 2026. Melalui tiga ruang waktu :Atita, Atiki, dan Anagata. Pengunjung diajak merefleksikan perjalanan hidup demi mencapai keselarasan batin yang utuh. (FOTO : Istimewa)SURAKARTA, JOGLOSEMARNEWS. COM – Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian Tahun Baru Jawa sebagai momentum untuk mulih. Melalui pengalaman ruang yang reflektif, Surakusuma mengajak setiap orang memberi ruang untuk berhenti sejenak, menghayati perjalanan hidup, serta membangun kembali keselarasan antara tubuh, pikiran, dan batin.
Surakusuma berangkat dari gagasan mulih, yang tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan kembali ke suatu tempat, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan kembali kesadaran diri. Gagasan ini diwujudkan melalui tiga ruang yang merepresentasikan tiga laku waktu, yaitu Atita, Atiki, dan Anagata. Ketiga ruang tersebut membentuk satu alur perjalanan yang mengajak setiap individu melalui proses refleksi, penyelarasan, dan pertumbuhan untuk menuju manunggal, keadaan ketika tubuh, pikiran, dan batin kembali berada dalam keselarasan.
Sebagai karya yang terus berubah, Surakusuma dibentuk oleh setiap kehadiran yang meninggalkan jejak di dalam ruang. Jejak-jejak tersebut terakumulasi sepanjang penyelenggaraan pameran, menjadikan instalasi ini terus hidup dan berkembang dari waktu ke waktu. Pada akhirnya, perjalanan mulih menjadi jalan menuju pulih, keadaan ketika manusia kembali melangkah dengan kesadaran yang lebih utuh, batin yang lebih tenang, serta hubungan yang lebih selaras dengan diri, sesama, dan semesta.
Sejak dibuka untuk umum pada 18 Juni 2026, Surakusuma mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 3.209 pengunjung telah melakukan registrasi untuk mengikuti pengalaman ruang yang dihadirkan dalam instalasi ini. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap ruang-ruang reflektif yang mengangkat nilai budaya Jawa sebagai medium untuk memaknai Bulan Sura.
Mangkunegaran mengundang masyarakat untuk menjadi bagian dari perjalanan Surakusuma yang diselenggarakan hingga 21 Juli 2026. Reservasi kunjungan dapat dilakukan melalui tautan yang tersedia pada akun Instagram @info.mn atau secara langsung di lokasi Pameran Surakusuma, Bale Sisworini, Mangkunegaran.
Melalui Surakusuma, Mangkunegaran berharap Bulan Sura tidak hanya dipahami sebagai pergantian penanggalan Jawa, tetapi juga sebagai momentum untuk berhenti sejenak, merefleksikan perjalanan yang telah dilewati, dan kembali melangkah dengan kesadaran yang lebih utuh. (*)
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

6 hours ago
8

















































