BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Harapan untuk mengungkap identitas jenazah perempuan yang ditemukan tergeletak di kawasan Pendopo Dewa Ruci, Kalurahan Gadingsari, Sanden, Bantul, akhirnya kandas. Setelah dua hari berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Polda DIY, jasad tersebut dimakamkan tanpa nama dan tanpa identitas, Kamis (7/8/2025).
Pemakaman berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kepiten Patihan, Gadingsari. Prosesi pemakaman dilakukan dalam kesederhanaan dan dihadiri oleh sejumlah unsur terkait.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan upaya identifikasi telah dilakukan dengan berbagai metode, termasuk menggunakan alat bantu canggih milik Tim Inafis. Namun, hasilnya nihil.
“Belum diketahui (identitasnya), karena tidak terdeteksi dalam alat mambis milik Inafis Polres Bantul,” jelas Jeffry saat dihubungi wartawan.
Mambis atau Mobile Automatic Multi Biometric Identification System, adalah perangkat portable yang dapat digunakan di lapangan untuk mengidentifikasi seseorang lewat sidik jari dan iris mata. Sayangnya, data biologis dari jenazah ini tidak terhubung ke database mana pun.
Karena tak kunjung ada pihak keluarga yang mengklaim, serta keterbatasan lahan di TPU milik Dinas Sosial, jenazah akhirnya dikebumikan di TPU Kepiten—yang selama ini menjadi lokasi pemakaman bagi warga tak dikenal.
“TPU Tilaman milik Dinsos Bantul sudah penuh, sehingga pemakaman dilakukan di Kepiten,” imbuh Jeffry.
Sementara itu, Panewu Sanden, Deni N Hartono, mengungkapkan bahwa lokasi tersebut memang biasa digunakan untuk memakamkan jenazah tak beridentitas.
“Sudah ada dua atau tiga jenazah lain yang dimakamkan di sana karena tidak diketahui asal-usulnya,” jelas Deni.
Jenazah perempuan tersebut dikebumikan menggunakan peti mati. Pemakaman dibantu oleh sejumlah relawan, termasuk personel SAR Pantai Baru dan aparat kalurahan setempat.
Meski sudah dimakamkan, Deni menyebutkan bahwa kemungkinan untuk membongkar kembali makam tetap terbuka jika suatu saat ada pihak keluarga yang datang mengakui.
“Kalau nanti ada yang merasa kehilangan anggota keluarga dan bisa dibuktikan, tentu bisa dibantu proses selanjutnya,” ujarnya.
Diketahui, jenazah ditemukan Selasa (5/8/2025) sore oleh dua warga Wonoroto yang sedang dalam perjalanan pulang dari lahan pertanian. Saat melintasi area sekitar Pendopo Dewa Ruci, mereka dikejutkan oleh sosok wanita yang sudah dalam kondisi tak bernyawa, tergeletak di utara pendopo.
Peristiwa tersebut sempat membuat geger warga sekitar dan menjadi perbincangan di media sosial.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun karena identitas tak diketahui dan tidak ada pihak yang datang mencari, jenazah harus segera dimakamkan demi alasan kemanusiaan dan kesehatan.
Prosesi pemakaman juga dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan dan aparat keamanan, seperti Polsek Sanden, Jogoboyo Gadingsari, SAR Satlinmas Rescue Istimewa Korwil 4 Pantai Baru, dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Bantul. [*] Berbagai sumber
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.