Tanggapi Statemen Keras Respati di Rapat Paripurna, Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo: Kami Tetap Profesional, Bagi Kami Ga Ada Koalisi-Koalisinan

1 month ago 33
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Solo, YF Sukasno mengaku kaget dengan statement yang cukup keras dilontarkan Walikota Solo, Respati Ardi saat rapat paripurna di DPRD Kota Solo, yang digelar, Rabu, (09/07/2025) kemarin. Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Solo, YF Sukasno mengaku kaget dengan statement yang cukup keras dilontarkan Walikota Solo, Respati Ardi saat rapat paripurna di DPRD Kota Solo, yang digelar, Rabu, (09/07/2025) kemarin.

Diketahui Walikota Solo, Respati Ardi sempat menyinggung nama Presiden RI ke 7 Joko Widodo di rapat paripurna DPRD Kota Solo, yang digelar Rabu, (09/07/2025) kemarin. Karena merasa kesal ada satu fraksi yang tidak mengawal banggar RPJMD.

“Inspirasi RPJMD saya adalah salah satu warga Solo yaitu bapak Hj. Joko Widodo. Tetapi uniknya ada satu fraksi yang tidak mengawal banggar RPJMD,” ungkap Respati dengan nada kesal.

Saat dikonfirmasi, YF Sukasno enggan berkomentar lebih jauh terkait hal tersebut. Namun dirinya mengaku cukup merasa kaget dengan statemen Walikota Solo tersebut.

“Saya kalau mengomentari itu ga bagus. Namun saya kaget juga Mas Walikota menyampaikan statemen yang cukup keras ya. Gini sesuai intruksi Ketua DPC Bapak FX Hadi Rudyatmo. Cermati RPJMD, Cermati Draf KUPA – PPAS, semua anggota harus aktif ikut membahas. Kalau itu bicara untuk kepentingan rakyat, maka Fraksi PDI Perjuangan harus bersikap proaktif dan mendukung,” ungkap Yf Sukasno saat dihubungi

Menurut Yf. Sukasno hal tersebut sama dengan garis Perjuangan PDI Perjuangan yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Itu intruksi Ketua DPC. Maka kami intruksikan juga ke seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan aktif dalam pembahasan Pansus RPJMD sampai malam-malam bahkan Pembahasan banggar sampai pukul 03.00 dini hari,” sambungnya.

Bahkan agar dapat sinkron dan jelas, Fraksi PDIP DPRD Kota Solo telah meminta untuk audensi dengan Respati Ardi. Untuk memaparkan yang menjadi Skala Prioritas. Supaya dapat mengawal termasuk prioritas anggaran di APBD Perubahan 2025.

“Kami tetap profesional konstruktif dan korektif. Bagi kami gak ada lagi koalisi -koalisinan atau bolo-boloan. Tinggalkan egoisme, udahlah tinggalkan kepentingan pribadi. Adanya seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan selalu menjalin komunikasi dengan seluruh fraksi di DPRD dan yg lebih penting terus menjalin koalisi dengan rakyat harus memperjuangkan kepentingan rakyat
Kota Solo,” tandasnya. Ando

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|