Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi Layanan, Penghulu Diminta Kuasai Era Digital

17 hours ago 11

MEDAN – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, mengajak seluruh penghulu untuk terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, penghulu dinilai harus mampu beradaptasi dengan era digital, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan publikasi layanan.

Hal itu disampaikan Ahmad Qosbi saat menghadiri Lomba Pembacaan Khutbah Nikah Penghulu Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Milad ke-7 Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Sumatera Utara di Aula Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Rabu (22/7).

Menurutnya, transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Karena itu, penghulu perlu menguasai media digital agar berbagai inovasi dan layanan yang diberikan dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat.

“Perkembangan media digital mengharuskan kita menguasai media sosial. Lakukan inovasi-inovasi baru dan publikasikan berbagai layanan maupun terobosan yang dilakukan agar masyarakat semakin mengenal pelayanan Kementerian Agama,” ujar Ahmad Qosbi.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi tidak hanya mempercepat penyampaian informasi, tetapi juga mempermudah komunikasi dengan masyarakat, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ahmad Qosbi menegaskan bahwa tugas penghulu tidak sebatas mencatat pernikahan. Lebih dari itu, penghulu memiliki peran strategis dalam pembinaan keluarga sakinah, edukasi keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Kepenghuluan bukan hanya soal pencatatan nikah, tetapi juga pembinaan keluarga dan peran sosial keagamaan yang lebih luas. Karena itu, kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak harus terus diperkuat,” katanya.

Ia juga mendorong para penghulu untuk terus menjaga kekompakan di bawah wadah APRI sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan pelayanan di masa mendatang.

Ketua APRI Provinsi Sumatera Utara H. Yakhman Hulu, mengatakan selama tujuh tahun berdiri, APRI telah menjadi wadah pemersatu para penghulu sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kepenghuluan.

“Penghulu bukan hanya pelaksana administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan umat. Melalui kegiatan ini kami berharap komitmen meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan semakin kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, H. Zainal Arifin, menjelaskan bahwa Lomba Pembacaan Khutbah Nikah merupakan salah satu rangkaian peringatan Milad ke-7 APRI Sumut yang mengusung tema “Penghulu Profesional, Keluarga Sakinah, Masyarakat Harmonis.” (mag-2/ila)

MEDAN – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, mengajak seluruh penghulu untuk terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, penghulu dinilai harus mampu beradaptasi dengan era digital, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan publikasi layanan.

Hal itu disampaikan Ahmad Qosbi saat menghadiri Lomba Pembacaan Khutbah Nikah Penghulu Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Milad ke-7 Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Sumatera Utara di Aula Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Rabu (22/7).

Menurutnya, transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Karena itu, penghulu perlu menguasai media digital agar berbagai inovasi dan layanan yang diberikan dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat.

“Perkembangan media digital mengharuskan kita menguasai media sosial. Lakukan inovasi-inovasi baru dan publikasikan berbagai layanan maupun terobosan yang dilakukan agar masyarakat semakin mengenal pelayanan Kementerian Agama,” ujar Ahmad Qosbi.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi tidak hanya mempercepat penyampaian informasi, tetapi juga mempermudah komunikasi dengan masyarakat, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ahmad Qosbi menegaskan bahwa tugas penghulu tidak sebatas mencatat pernikahan. Lebih dari itu, penghulu memiliki peran strategis dalam pembinaan keluarga sakinah, edukasi keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Kepenghuluan bukan hanya soal pencatatan nikah, tetapi juga pembinaan keluarga dan peran sosial keagamaan yang lebih luas. Karena itu, kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak harus terus diperkuat,” katanya.

Ia juga mendorong para penghulu untuk terus menjaga kekompakan di bawah wadah APRI sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan pelayanan di masa mendatang.

Ketua APRI Provinsi Sumatera Utara H. Yakhman Hulu, mengatakan selama tujuh tahun berdiri, APRI telah menjadi wadah pemersatu para penghulu sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kepenghuluan.

“Penghulu bukan hanya pelaksana administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan umat. Melalui kegiatan ini kami berharap komitmen meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan semakin kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, H. Zainal Arifin, menjelaskan bahwa Lomba Pembacaan Khutbah Nikah merupakan salah satu rangkaian peringatan Milad ke-7 APRI Sumut yang mengusung tema “Penghulu Profesional, Keluarga Sakinah, Masyarakat Harmonis.” (mag-2/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|