DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Kenaikan itu diperoleh setelah melakukan komunikasi dengan pejabat di Kementerian Dapam Negeri (Mendagri).
Hal itu diungkapkan Bupati Dairi, Vickner Sinaga saat menerima kunjungan perwakilan pedagang di Pusat Pasar Sidikalang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Sidikalang (P3S) di Rumah Dinas Bupati, Jumat (11/9).
Vickner menjelaskan, Pemkab Dairi mendapat tambahan anggaran sebesar Rp18 miliar. Dana itu khusus untuk membayar TPP ASN. Sebelumnya, TPP ditetapkan hanya hingga bulan Juli 2026. Menyusul tambahan kucuran, pegawai akan mendapatkan tunjangan hingga Desember 2026. “TPP akan dibayar hingga Desember. Jadi, full 1 tahun,” kata Vickner.
Dijelaskan, aturan awal menggariskan tidak boleh dibayar buat TPP. Vickner menyampaikan ke Kemendagri, sesungguhnya, keuangan pegawai dalam kondisi memprihatinkan. Banyak SK diagunkan sehingga yang diterima tak seberapa lagi.
“Kalau punya anak kuliah atau cicilan, keluarga pasti kesulitan. Akhirnya, argumen dan realitas bisa dimaklumi pusat,” ungkap Bupati.
“Bisa dibayangkan sulitnya keuangan keluarga ASN kalau punya tanggungan kuliah dan cicilan. Saya sedih melihatnya,” kata Vickner didampingi Asisten Pemerintahan Agel Siregar, Asisten Perekonomian Junihardi Siregar, Kabag Hukum Arjun Nainggolan, dan Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring.
Vickner menyebut, anggaran tersebut sudah masuk ke rekening daerah. Tinggal menunggu pencairan. Pun begitu, TPP mesti berdampak bagi masyarakat khususnya pedagang. “TPP harus bermanfaat bagi masyarakat khususnya pedagang Pasar Sidikalang,” tegas Vickner.
Dia pun mengajak para pegawai berbelanja ke Pasar Sidikalang. Tujuannya, agar uang juga berputar di tengah penduduk. “Saya dan staf akan turun belanja ke pasar. Belanja. Kita ini bersaudara. Mesti saling membantu dan peduli,” ujar Vickner. (rud)
DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Kenaikan itu diperoleh setelah melakukan komunikasi dengan pejabat di Kementerian Dapam Negeri (Mendagri).
Hal itu diungkapkan Bupati Dairi, Vickner Sinaga saat menerima kunjungan perwakilan pedagang di Pusat Pasar Sidikalang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Sidikalang (P3S) di Rumah Dinas Bupati, Jumat (11/9).
Vickner menjelaskan, Pemkab Dairi mendapat tambahan anggaran sebesar Rp18 miliar. Dana itu khusus untuk membayar TPP ASN. Sebelumnya, TPP ditetapkan hanya hingga bulan Juli 2026. Menyusul tambahan kucuran, pegawai akan mendapatkan tunjangan hingga Desember 2026. “TPP akan dibayar hingga Desember. Jadi, full 1 tahun,” kata Vickner.
Dijelaskan, aturan awal menggariskan tidak boleh dibayar buat TPP. Vickner menyampaikan ke Kemendagri, sesungguhnya, keuangan pegawai dalam kondisi memprihatinkan. Banyak SK diagunkan sehingga yang diterima tak seberapa lagi.
“Kalau punya anak kuliah atau cicilan, keluarga pasti kesulitan. Akhirnya, argumen dan realitas bisa dimaklumi pusat,” ungkap Bupati.
“Bisa dibayangkan sulitnya keuangan keluarga ASN kalau punya tanggungan kuliah dan cicilan. Saya sedih melihatnya,” kata Vickner didampingi Asisten Pemerintahan Agel Siregar, Asisten Perekonomian Junihardi Siregar, Kabag Hukum Arjun Nainggolan, dan Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring.
Vickner menyebut, anggaran tersebut sudah masuk ke rekening daerah. Tinggal menunggu pencairan. Pun begitu, TPP mesti berdampak bagi masyarakat khususnya pedagang. “TPP harus bermanfaat bagi masyarakat khususnya pedagang Pasar Sidikalang,” tegas Vickner.
Dia pun mengajak para pegawai berbelanja ke Pasar Sidikalang. Tujuannya, agar uang juga berputar di tengah penduduk. “Saya dan staf akan turun belanja ke pasar. Belanja. Kita ini bersaudara. Mesti saling membantu dan peduli,” ujar Vickner. (rud)

1 hour ago
4

















































