KARO – Dalam kunjungannya ke Tanah Karo menjenguk korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mendapat keluhan dari warga terkait maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian di Kabupaten Karo.
Keluhan tersebut disampaikan warga sekaligus penggiat antinarkoba dan antijudi Kabupaten Karo, Fedro Ginting, saat menemui Gibran sebelum meninggalkan RS Efarina Etaham Berastagi, Jumat (11/9). Fedro menerobos kerumunan warga untuk menyampaikan langsung kondisi yang menurutnya semakin mengkhawatirkan.
“Kabupaten Karo darurat narkoba dan judi, Pak. Sangat luar biasa narkoba dan judi di Tanah Karo ini,” ungkap Fedro, yang diamini sejumlah warga lainnya.
Mendengar keluhan tersebut, Gibran sempat terkejut. “Marak?” tanya Gibran. “Sangat luar biasa narkoba dan judi di Kabupaten Karo. Sudah sangat mengkhawatirkan,” jawab Fedro.
Lebih lanjut, Fedro menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Karo merupakan pemilih Prabowo-Gibran pada Pilpres lalu. Namun, menurutnya, kondisi Tanah Karo saat ini sangat memprihatinkan akibat maraknya narkoba dan perjudian.
“Saya sudah komunikasi juga dengan Pak Gubsu dan melaporkan hal ini. Sudah terganggu semua warga Karo ini karena maraknya judi dan narkoba ini,” tegasnya. Pernyataan tersebut kembali disambut warga dengan ucapan, “Iya, Pak.”
Fedro mengaku tidak bosan menyuarakan persoalan tersebut melalui media sosial. Namun, ia menyebut hingga kini belum mendapat tanggapan yang diharapkan dari aparat penegak hukum. “Saya mau dibunuh, diancam,” lapornya kepada Gibran.
Menanggapi laporan tersebut, Gibran menegaskan akan meminta Kapolda Sumatera Utara menindaklanjuti persoalan itu. “Nanti saya minta diurus sama Kapoldasu,” tegas Gibran.
Pernyataan tersebut sontak mendapat sambutan gembira dari warga yang berada di sekitar rumah sakit. “Hidup Gibran! Hidup Gibran! Hidup Gibran!” teriak warga. Tak lama berselang, Gibran bersama rombongan berpamitan kepada warga dan meninggalkan RS Efarina Etaham Berastagi. (deo)
KARO – Dalam kunjungannya ke Tanah Karo menjenguk korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mendapat keluhan dari warga terkait maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian di Kabupaten Karo.
Keluhan tersebut disampaikan warga sekaligus penggiat antinarkoba dan antijudi Kabupaten Karo, Fedro Ginting, saat menemui Gibran sebelum meninggalkan RS Efarina Etaham Berastagi, Jumat (11/9). Fedro menerobos kerumunan warga untuk menyampaikan langsung kondisi yang menurutnya semakin mengkhawatirkan.
“Kabupaten Karo darurat narkoba dan judi, Pak. Sangat luar biasa narkoba dan judi di Tanah Karo ini,” ungkap Fedro, yang diamini sejumlah warga lainnya.
Mendengar keluhan tersebut, Gibran sempat terkejut. “Marak?” tanya Gibran. “Sangat luar biasa narkoba dan judi di Kabupaten Karo. Sudah sangat mengkhawatirkan,” jawab Fedro.
Lebih lanjut, Fedro menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Karo merupakan pemilih Prabowo-Gibran pada Pilpres lalu. Namun, menurutnya, kondisi Tanah Karo saat ini sangat memprihatinkan akibat maraknya narkoba dan perjudian.
“Saya sudah komunikasi juga dengan Pak Gubsu dan melaporkan hal ini. Sudah terganggu semua warga Karo ini karena maraknya judi dan narkoba ini,” tegasnya. Pernyataan tersebut kembali disambut warga dengan ucapan, “Iya, Pak.”
Fedro mengaku tidak bosan menyuarakan persoalan tersebut melalui media sosial. Namun, ia menyebut hingga kini belum mendapat tanggapan yang diharapkan dari aparat penegak hukum. “Saya mau dibunuh, diancam,” lapornya kepada Gibran.
Menanggapi laporan tersebut, Gibran menegaskan akan meminta Kapolda Sumatera Utara menindaklanjuti persoalan itu. “Nanti saya minta diurus sama Kapoldasu,” tegas Gibran.
Pernyataan tersebut sontak mendapat sambutan gembira dari warga yang berada di sekitar rumah sakit. “Hidup Gibran! Hidup Gibran! Hidup Gibran!” teriak warga. Tak lama berselang, Gibran bersama rombongan berpamitan kepada warga dan meninggalkan RS Efarina Etaham Berastagi. (deo)

1 hour ago
4

















































