LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil mengapresiasi Polisi Republik Indonesia (POLRI) terkhususnya Polresta Deliserdang yang berhasil mengungkap kasus kematian Muhammad Ilham (13), siswa kelas 1 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Minggu (10/8) dini hari kemarin.
Nasir Djamil mengatakan pengungkapan kasus kematian Muhammad Ilham ini merupakan kerja keras Satuan Reskrim Polresta Deliserdang yang melakukan penyelidikan selama dua hari dan berhasil menangkap beberapa pelaku pembunuhan siswa SMPN 4 Lubukpakam tersebut.
” Saya (Komisi III) mengapresiasi Polresta Deliserdang yang telah berhasil menangkap para pelaku pembunuhan Muhammad Ilham dan saya berterima kasih kepada Satuan Reskrim Polresta Deliserdang yang sudah kerja keras mengungkap kasus ini dalam waktu cepat yakni dua hari semenjak perkara kasus kematian Ilham dilimpahkan dari Satlantas ke Satreskrim, ” kata Nasir Djamil, Senin (11/8).
Meski mengapresasi kinerja pihak kepolisian. Nasir Djamin tetap mengingatkan pihak Polresta Deliserdang agar tetap mengejar dua tersangka lagi yang belum tertangkap dari lima pelaku kejahatan sangat sadis tersebut.
” Semoga cepat tertangkap kedua pelaku ini, sehingga proses hukum untuk kelima pelaku ini cepat di proses dan dihukum sesuai pasal dan undang undang yang berlaku ” sebut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Nasir Djamil yakin pihak Satreskrim Polresta Deliserdang segera menangkap kedua pelaku yang belum tertangkap.
Untuk keluarga korban Muhammad Ilham, Nasir Djamil titip salam dan semoga selalu kuat dalam menghadapi cobaan ini.
” Kejahatan pada akhirnya pasti akan terbongkar, semoga keluarga dari alm Muhammad Ilham bisa kuat , tabah dan tawakal semoga anak, adik kita Muhammad Ilham ditempatkan dis isi paling terbaik Allah SWT,” Pungkas Nasir Djamil.
Sebelumnya, Tim Bringas Satreskrim Polresta Deliserdang meringkus tiga tersangka pembunuhan Muhammad Ilham (13), Minggu (10/8) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Masing-masing, AS (19), DB (15) dan DRU (15) yang masih tetangga korban. (btr/azw)
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil mengapresiasi Polisi Republik Indonesia (POLRI) terkhususnya Polresta Deliserdang yang berhasil mengungkap kasus kematian Muhammad Ilham (13), siswa kelas 1 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Minggu (10/8) dini hari kemarin.
Nasir Djamil mengatakan pengungkapan kasus kematian Muhammad Ilham ini merupakan kerja keras Satuan Reskrim Polresta Deliserdang yang melakukan penyelidikan selama dua hari dan berhasil menangkap beberapa pelaku pembunuhan siswa SMPN 4 Lubukpakam tersebut.
” Saya (Komisi III) mengapresiasi Polresta Deliserdang yang telah berhasil menangkap para pelaku pembunuhan Muhammad Ilham dan saya berterima kasih kepada Satuan Reskrim Polresta Deliserdang yang sudah kerja keras mengungkap kasus ini dalam waktu cepat yakni dua hari semenjak perkara kasus kematian Ilham dilimpahkan dari Satlantas ke Satreskrim, ” kata Nasir Djamil, Senin (11/8).
Meski mengapresasi kinerja pihak kepolisian. Nasir Djamin tetap mengingatkan pihak Polresta Deliserdang agar tetap mengejar dua tersangka lagi yang belum tertangkap dari lima pelaku kejahatan sangat sadis tersebut.
” Semoga cepat tertangkap kedua pelaku ini, sehingga proses hukum untuk kelima pelaku ini cepat di proses dan dihukum sesuai pasal dan undang undang yang berlaku ” sebut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Nasir Djamil yakin pihak Satreskrim Polresta Deliserdang segera menangkap kedua pelaku yang belum tertangkap.
Untuk keluarga korban Muhammad Ilham, Nasir Djamil titip salam dan semoga selalu kuat dalam menghadapi cobaan ini.
” Kejahatan pada akhirnya pasti akan terbongkar, semoga keluarga dari alm Muhammad Ilham bisa kuat , tabah dan tawakal semoga anak, adik kita Muhammad Ilham ditempatkan dis isi paling terbaik Allah SWT,” Pungkas Nasir Djamil.
Sebelumnya, Tim Bringas Satreskrim Polresta Deliserdang meringkus tiga tersangka pembunuhan Muhammad Ilham (13), Minggu (10/8) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Masing-masing, AS (19), DB (15) dan DRU (15) yang masih tetangga korban. (btr/azw)