Usai Ditetapkan Tersangka, Ruben Onsu Minta Maaf dan Bongkar Kendala Cari Bukti

4 hours ago 3
Ruben Onsu | Wikipedia

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Nama Ruben Onsu kini berada di tengah pusaran perkara hukum setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan dengan nilai kerugian yang disebut mencapai Rp3,5 miliar.

Di tengah derasnya pemberitaan mengenai kasus tersebut, presenter sekaligus pengusaha itu akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ruben menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul sekaligus menjelaskan upayanya mengumpulkan bukti untuk menghadapi proses hukum.

“Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada,” tulis Ruben Onsu, Sabtu (22/8/2026).

Perkara yang menyeret nama Ruben ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Ruben ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (20/8/2026) dalam kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan terkait persoalan investasi bisnis.

Kasus tersebut dilaporkan oleh seseorang berinisial P, sementara dugaan kerugian dalam perkara itu dialami korban berinisial DM. Berdasarkan keterangan kepolisian, objek perkara berkaitan dengan uang modal investasi dengan nilai kerugian mencapai Rp3,5 miliar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mokhamad Iskandarsyah mengatakan, perkara tersebut disangkakan dengan ketentuan pidana terkait dugaan penipuan dan atau penggelapan.

“Perkara dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP,” kata Iskandarsyah kepada awak media, Jumat.

Selain itu, perkara tersebut juga dikaitkan dengan ketentuan Pasal 492 atau Pasal 486 juncto Pasal 618 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Total Rp3,5 miliar milik korban,” pungkasnya.

Menanggapi perkara itu, Ruben mengatakan dirinya sebenarnya telah berusaha mencari jalan untuk mempertemukan dan menyelesaikan persoalan dengan pihak terkait. Namun, upaya tersebut disebut belum menghasilkan kesepakatan.

“Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayyun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu,” akunya.

Ruben juga mengaku masih berusaha menelusuri dan menghimpun berbagai bukti yang berkaitan dengan keterangan yang telah disampaikannya dalam pemeriksaan.

Upaya tersebut, menurutnya, tidak berjalan mudah. Sejumlah orang yang sebelumnya bekerja bersamanya ketika persoalan itu terjadi disebut sudah tidak lagi berada dalam lingkaran kerjanya dan sulit dihubungi.

“Di sisi lain, saya terus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan apa yang saya sampaikan dalam pemeriksaan, dengan tujuan menunjukkan kesesuaian data dan keterangan yang ada.”

“Namun, karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas, agar dapat melengkapi dan melampirkan keterangan saya,” ungkap mantan suami penyanyi Sarwendah itu.

Di bagian lain klarifikasinya, Ruben menegaskan unggahan tersebut bukan dimaksudkan sebagai upaya membenarkan dirinya di tengah perkara yang masih berjalan.

“Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri.”

Ia mengatakan masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan, termasuk pengumpulan dokumen dan bukti yang menurutnya diperlukan untuk meluruskan informasi yang berkembang di publik.

“Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari dengan apa yang sebenarnya terjadi.”

“Proses tersebut tentu telah menyita cukup banyak waktu dan melibatkan banyak pihak,” tambahnya.

Meski kini berstatus tersangka, Ruben menegaskan tidak akan lepas tangan terhadap persoalan yang menyeret namanya. Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi pelajaran dan berkomitmen mencari penyelesaian secara baik.

“Apa yang terjadi menjadi pembelajaran bagi saya. Saya tetap bertanggung jawab dan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang baik dan kekeluargaan.”

Di akhir pernyataannya, Ruben juga menyinggung derasnya perhatian publik terhadap kasus yang sedang dihadapinya. Ia berharap pemberitaan mengenai perkara tersebut tidak dimanfaatkan untuk menggeser perhatian masyarakat dari persoalan lain yang dinilainya lebih penting.

“Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama. Terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan semangat dan dukungan,” pungkasnya.

Sementara itu, proses hukum atas perkara dugaan penipuan dan atau penggelapan tersebut masih berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan. Status tersangka yang disematkan kepada Ruben Onsu pun kini menempatkan persoalan investasi bernilai miliaran rupiah itu dalam sorotan publik yang semakin luas. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|