Viral Warga Sragen Bikin Gambar One Piece di Tengah Jalan Kampung

3 weeks ago 17
Gambar One Piece di Tengah Jalan Kampung

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Baru baru ini ramai gambar anime One Piece di masyarakat Indonesia, tak hanya itu gambar bendera anime asal Jepang itu juga di pasang di sejumlah truk oleh para sopir. Yang terbaru gambar One Piece dibuat oleh masyarakat dan karangtaruna Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Dari hasil penelusuran JOGLOSOMARNEWS.COM terlihat dalam foto masyarakat dan karangtaruna di desa tersebut membuat gambar anime tersebut di tengah jalan kampung atau di jalan simpang empat kampung setempat.

Usai foto proses pembuatan gambar anime itu viral dan ramai di WhatsApp
sejumlah anggota TNI dan Polri mendatangi lokasi pembuatan gambar tersebut, akibatnya gambar yang selesai dibuat itu langsung diminta penghapusan. Penghapusan ini memicu kekecewaan di kalangan warga. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyayangkan kejadian tersebut. “Katanya negara demokrasi, kok malah kayak gini,” jelasnya.

Menurut warga tersebut, meskipun yang menghapus adalah warga setempat, mereka melakukannya atas arahan dari anggota TNI dan Polri yang berada di lokasi. Peristiwa ini menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Gambar tersebut sebenarnya untuk menyebut HUT RI ke 80. Agar lebih merangkul remaja dan anak muda. Namun justru mendapatkan tekanan. “Bingung mau kreasi apa lagi setelah penghapusan itu. Apa digambar tikus berdasi saja kalau cocok?” tambahnya dengan nada kecewa.

“Padahal jelas-jelas tidak melanggar UUD kok berani-beraninya menyuruh hapus,” geramnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sragen Sutrisna menambahkan ada komunikasi baik, dari teman-teman TNI dan Polri terkait masalah ini. Ia menambahkan kedepan ada sosialisasi untuk tidak memasang bendera selain Merah Putih pada momen 17 Agustus.

“Pemerintah pada momen seperti itu untuk menjaga agar tidak terjadi sensitif. Pendekatan persuasif jangan sampai nanti dipelintir masyarakat, disitu dikira orang sana One Piece jadi rancu di masyarakat,” kata Sutrisna, Senin (4/8/2025).

Terpisah, Bupati Sragen Sigit Pamungkas, mengatakan bahwa warga yang membuat mural bertema one piece lambang bajak laut shirohige orang-orang yang cinta terhadap bangsa Indonesia. Aksi itu bagian dari ekspresi-ekspresi untuk memberikan masukan ke pemerintah dengan tujuan pemerintahan berjalan lebih baik di semua level.

“Itu mestinya diekspresikan di tempat-tempat yang tidak mengganggu penertiban. Kan ada area itu bukan tempatnya misalkan jalan raya bisa berakibat kecelakaan melihat fokus pada itu (mural One Piece),” katanya saat dijumpai di sela launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SDN 3 Sragen, Senin.

Bupati enggan mempermasalahkan penghapusan anime One Piece. Bupati menegaskan bahwa mereka bagian bangsa ini.

“Menurut saya mereka tetap bagian dari republik, orang-orang yang cinta pada republik tetap Merah Putih,” ujarnya.

Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|