LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Beberapa waktu lalu, ditemukan mesin judi rusak yang disimpan di satu SD Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Kini, seorang warga pun melapor kepada wartawan, yang mengaku resah dengan aktivitas perjudian di kecamatan tersebut. Dan informasi ini, bukan sekadar isapan jempol.
Seorang warga yang enggan dituliskan identitasnya, membeberkan aktivitas judi di wilayah hukum (wilkum) Polsek Bahorok. Bahkan, sumber juga mengirimkan dokumentasi video kepada wartawan.
“Kami resah dengan aktivitas judi di Bahorok. Tolong segera ditindaklanjuti,” ungkap sumber, akhir pekan lalu.
Video yang dikirim menampilkan aktivitas judi tembak ikan pada sebuah ruangan tidak permanen, bangunan terbuat dari tepas.
“Ada beberapa titik di Bahorok ini, lokasi judi tembak ikan,” tuturnya.
Menurut sumber, terduga pemilik mesin judi tersebut, berinisial P. Sumber juga mengatakan, pecandu mesin judi tembak ikan selalu ramai memadati lokasi tersebut.
“Di Simpang Pulo Rambung (Bahorok), ada satu mesin (judi ikan) tapi selalu ramai,” bebernya lagi.
Terpisah, Kanit Pidum Polres Langkat Iptu Herman Sinaga, tidak merespons konfirmasi wartawan. Demi keberimbangan, wartawan melakukan konfirmasi ke Polsek Bahorok.
Namun, Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, memberi jawaban normatif terkait aktivitas judi di wilkumnya.
“Terima kasih informasinya,” ujarnya, Minggu (24/8).
Namun begitu, menurut Tunggul, sejauh ini tidak ada aktivitas judi di wilkum Polsek Bahorok.
“Sementara sepengetahuan kami di wilkum (Polsek) Bahorok, masih termonitor belum ada aktivitas perjudian. Nanti saya sampaikan (kepada) Kanitreskrim untuk menyelidiki hal tersebut,” katanya.
Belum lama ini, masyarakat Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, dikejutkan dengan adanya bangunan SD Negeri 050655 di Desa Lau Damak, yang beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan mesin judi tembak ikan dan jackpot. Mesin judi tembak ikan itu tersusun rapi di depan ruang kelas. Sementara di dalam ruang kelas, juga tersusun rapi mesin judi jenis jackpot. Namun, puluhan mesin judi itu dilaporkan dalam kondisi rusak. (ted/saz)
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Beberapa waktu lalu, ditemukan mesin judi rusak yang disimpan di satu SD Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Kini, seorang warga pun melapor kepada wartawan, yang mengaku resah dengan aktivitas perjudian di kecamatan tersebut. Dan informasi ini, bukan sekadar isapan jempol.
Seorang warga yang enggan dituliskan identitasnya, membeberkan aktivitas judi di wilayah hukum (wilkum) Polsek Bahorok. Bahkan, sumber juga mengirimkan dokumentasi video kepada wartawan.
“Kami resah dengan aktivitas judi di Bahorok. Tolong segera ditindaklanjuti,” ungkap sumber, akhir pekan lalu.
Video yang dikirim menampilkan aktivitas judi tembak ikan pada sebuah ruangan tidak permanen, bangunan terbuat dari tepas.
“Ada beberapa titik di Bahorok ini, lokasi judi tembak ikan,” tuturnya.
Menurut sumber, terduga pemilik mesin judi tersebut, berinisial P. Sumber juga mengatakan, pecandu mesin judi tembak ikan selalu ramai memadati lokasi tersebut.
“Di Simpang Pulo Rambung (Bahorok), ada satu mesin (judi ikan) tapi selalu ramai,” bebernya lagi.
Terpisah, Kanit Pidum Polres Langkat Iptu Herman Sinaga, tidak merespons konfirmasi wartawan. Demi keberimbangan, wartawan melakukan konfirmasi ke Polsek Bahorok.
Namun, Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, memberi jawaban normatif terkait aktivitas judi di wilkumnya.
“Terima kasih informasinya,” ujarnya, Minggu (24/8).
Namun begitu, menurut Tunggul, sejauh ini tidak ada aktivitas judi di wilkum Polsek Bahorok.
“Sementara sepengetahuan kami di wilkum (Polsek) Bahorok, masih termonitor belum ada aktivitas perjudian. Nanti saya sampaikan (kepada) Kanitreskrim untuk menyelidiki hal tersebut,” katanya.
Belum lama ini, masyarakat Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, dikejutkan dengan adanya bangunan SD Negeri 050655 di Desa Lau Damak, yang beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan mesin judi tembak ikan dan jackpot. Mesin judi tembak ikan itu tersusun rapi di depan ruang kelas. Sementara di dalam ruang kelas, juga tersusun rapi mesin judi jenis jackpot. Namun, puluhan mesin judi itu dilaporkan dalam kondisi rusak. (ted/saz)