Bersihkan Sumur, Seorang Pria Tewas Kehabisan Oksigen

16 hours ago 7

LUBUKPAKAM – Andi Saputra(40) tewas dengan kondisi kekurangan oksigen di Dusun I Desa Bandarlabuhan, Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/4). Saksi yang pertama kali mengetahui korban berada di dalam sumur adalah istrinya Nadya (37).

Saksi Nadya melihat suaminya berada di dalam Sumur dengan kondisi sudah tak bergerak. Saksipun langsung meminta tolong kepada tetangganya. Mendengar hal itu, sejumlah warga berdatangan ke lokasi.

Kepala Dusun, Mahmud menghubungi pihak rescue Damkar Deliserdang dan beberapa menit kemudian tim rescue Damkar dan pihak Kepolisian tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan area dengan memasang Police Line dan memulai proses evakuasi korban dari dalam sumur.

Karena kondisi sumur sempit, seorang petugas damkar dengan perlengkapan tabung oksigen turun ke dalam sumur untuk evakuasi korban, setelah sampai didasar petugas melihat korban tergeletak didasar sumur dengan kondisi sudah meninggal dunia dan tubuh kaku. Dengan menggunakan tali dan peralatan lain, mayat korban berhasil ditarik ke atas keluar dari dalam sumur.

Setelah dilakukan evakuasi dari dalam sumur, Petugas Kepolisian Inafiz Polresta Deliserdang yang juga sudah tiba di lokasi melakukan identifikasi korban dan melakukan pengumpulan data keterangan para saksi di lokasi kejadian.

Menurut Rizal  warga Dusun I Desa Bandar Labuhan, peristiwa ini diketahui oleh istrinya korban yang baru pulang ngajar. Saat pulang tak menemukan suaminya dirumah saat dipanggil, setelah dicari menemukan suaminya berada di dalam sumur sudah tergeletak dan dipanggil tak menyahut.

“Korban sudah sering juga menggali sumur mereka yang kering, sampai kedalaman saat ini diperkirakan mencapai 15 meteran, korban diduga kehabisan oksigen saat didalam sumur hingga meninggal,” ucapnya.

Mahmud, kepala dusun mengatakan kalau korban dapat dievakuasi oleh petugas Damkar dari dalam sumur sekitar hampir tengah malam dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban diduga meninggal sejak sore karena kehabisan oksigen di dalam sumur saat menggali, korban sudah sering menggali sumurnya dengan peralatan seadanya,” ujar Mahmud.

Setelah dilakukan identifikasi dan dinyatakan korban tewas akibat kecelakaan, Polisi selanjutnya menyerahkan jenazah korban pada pihak keluarga untuk di makamkan.(btr/azw)

LUBUKPAKAM – Andi Saputra(40) tewas dengan kondisi kekurangan oksigen di Dusun I Desa Bandarlabuhan, Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/4). Saksi yang pertama kali mengetahui korban berada di dalam sumur adalah istrinya Nadya (37).

Saksi Nadya melihat suaminya berada di dalam Sumur dengan kondisi sudah tak bergerak. Saksipun langsung meminta tolong kepada tetangganya. Mendengar hal itu, sejumlah warga berdatangan ke lokasi.

Kepala Dusun, Mahmud menghubungi pihak rescue Damkar Deliserdang dan beberapa menit kemudian tim rescue Damkar dan pihak Kepolisian tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan area dengan memasang Police Line dan memulai proses evakuasi korban dari dalam sumur.

Karena kondisi sumur sempit, seorang petugas damkar dengan perlengkapan tabung oksigen turun ke dalam sumur untuk evakuasi korban, setelah sampai didasar petugas melihat korban tergeletak didasar sumur dengan kondisi sudah meninggal dunia dan tubuh kaku. Dengan menggunakan tali dan peralatan lain, mayat korban berhasil ditarik ke atas keluar dari dalam sumur.

Setelah dilakukan evakuasi dari dalam sumur, Petugas Kepolisian Inafiz Polresta Deliserdang yang juga sudah tiba di lokasi melakukan identifikasi korban dan melakukan pengumpulan data keterangan para saksi di lokasi kejadian.

Menurut Rizal  warga Dusun I Desa Bandar Labuhan, peristiwa ini diketahui oleh istrinya korban yang baru pulang ngajar. Saat pulang tak menemukan suaminya dirumah saat dipanggil, setelah dicari menemukan suaminya berada di dalam sumur sudah tergeletak dan dipanggil tak menyahut.

“Korban sudah sering juga menggali sumur mereka yang kering, sampai kedalaman saat ini diperkirakan mencapai 15 meteran, korban diduga kehabisan oksigen saat didalam sumur hingga meninggal,” ucapnya.

Mahmud, kepala dusun mengatakan kalau korban dapat dievakuasi oleh petugas Damkar dari dalam sumur sekitar hampir tengah malam dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban diduga meninggal sejak sore karena kehabisan oksigen di dalam sumur saat menggali, korban sudah sering menggali sumurnya dengan peralatan seadanya,” ujar Mahmud.

Setelah dilakukan identifikasi dan dinyatakan korban tewas akibat kecelakaan, Polisi selanjutnya menyerahkan jenazah korban pada pihak keluarga untuk di makamkan.(btr/azw)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|