Sebanyak 172 dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) yang lolos penelitian hibah internal menandatangani kontrak, Senin (15/6).
Penandatanganan kontrak dilakukan di Ruang Rapat UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan. Tahun ini UMSU menghadirkan satu skema baru yang berfokus pada Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd bangga atas antusiasme dosen dalam mengikuti program hibah internal. “Saya bangga dan memberikan apresiasi kepada seluruh dosen. Dari sekitar 650 dosen, sebanyak 184 orang telah mengirimkan proposal hibah,” ujarnya.
Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd menyampaikan bahwa penelitian dan pengabdian yang dijalankan tidak boleh sekadar formalitas. Melainkan harus berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat dan institusi.
‘Saya harap orientasinya pada dampak. Bagaimana program riset dan pengabdian ini bisa menyentuh semua bidang. Kedepan, tema-tema penelitian akan dibreakdown lagi, khususnya yang berkaitan dengan SDGs,” ujarnya.
Rektor mendorong seluruh peneliti untuk melibatkan mahasiswa dan anggota tim penelitian secara aktif dalam setiap kegiatan riset maupun pengabdian. “Kita berharap hibah eksternal lebih banyak lagi yang lolos dan hibah internal ini menjadi wadah latihan agar penelitian kita semakin matang. Buatlah laporan dengan baik dan benar,” harapnya.
Wakil Rektor III UMSU Dr. Rudianto menekankan bahwa perjalanan hibah penelitian UMSU sejalan dengan target besar universitas untuk menjadi perguruan tinggi berdaya saing global. “Tahun ini ada peningkatan dalam research dan publikasi. Harapannya research kita dapat berkolaborasi dengan peneliti luar negeri,” katanya.
Pada tahun 2028, lanjut wakil rektor, UMSU mulai memasuki fase rintisan world class university. Salah satu indikatornya adalah reputasi akademik dan jejaring riset internasional. “Setelah 2028, kita menuju rintisan world class university dalam pemeringkatan global academic reputation salah satunya diukur dari jejaring research internasional,” jelasnya.
Kolaborasi seluruh sivitas akademika menjadi kunci dalam mencapai target tersebut. “Kebersamaan akan memudahkan kita mencapai target. Mau tidak mau, riset dan pengabdian kita harus bermuara pada indikator SDGs,” ujar Dr. Rudianto.
Wakil rektor menambahkan, capaian UMSU dalam berbagai pemeringkatan global juga menunjukkan keseriusan universitas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ketua LPPM UMSU Assoc. Prof. Dr. Muhammad Fitra Zambak, M.Sc mengucapkan selamat kepada seluruh penerima hibah internal tahun 2026. Dana hibah akan disalurkan secara bertahap berdasarkan capaian luaran penelitian. “Dana hibah internal akan dicairkan 80 persen terlebih dahulu. Setelah luaran terpenuhi, barulah 20 persen sisanya diberikan,” terangnya.
Penandatanganan kontrak hibah internal ini diawali oleh dr. Qarina Hasyala Putri, M.Biomed (skema dosen pemula) dan Muhammad Haris, S.Kom, M.Kom (skema PKM). Program ini diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi akademik dan menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. (dmp)
Sebanyak 172 dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) yang lolos penelitian hibah internal menandatangani kontrak, Senin (15/6).
Penandatanganan kontrak dilakukan di Ruang Rapat UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan. Tahun ini UMSU menghadirkan satu skema baru yang berfokus pada Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd bangga atas antusiasme dosen dalam mengikuti program hibah internal. “Saya bangga dan memberikan apresiasi kepada seluruh dosen. Dari sekitar 650 dosen, sebanyak 184 orang telah mengirimkan proposal hibah,” ujarnya.
Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd menyampaikan bahwa penelitian dan pengabdian yang dijalankan tidak boleh sekadar formalitas. Melainkan harus berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat dan institusi.
‘Saya harap orientasinya pada dampak. Bagaimana program riset dan pengabdian ini bisa menyentuh semua bidang. Kedepan, tema-tema penelitian akan dibreakdown lagi, khususnya yang berkaitan dengan SDGs,” ujarnya.
Rektor mendorong seluruh peneliti untuk melibatkan mahasiswa dan anggota tim penelitian secara aktif dalam setiap kegiatan riset maupun pengabdian. “Kita berharap hibah eksternal lebih banyak lagi yang lolos dan hibah internal ini menjadi wadah latihan agar penelitian kita semakin matang. Buatlah laporan dengan baik dan benar,” harapnya.
Wakil Rektor III UMSU Dr. Rudianto menekankan bahwa perjalanan hibah penelitian UMSU sejalan dengan target besar universitas untuk menjadi perguruan tinggi berdaya saing global. “Tahun ini ada peningkatan dalam research dan publikasi. Harapannya research kita dapat berkolaborasi dengan peneliti luar negeri,” katanya.
Pada tahun 2028, lanjut wakil rektor, UMSU mulai memasuki fase rintisan world class university. Salah satu indikatornya adalah reputasi akademik dan jejaring riset internasional. “Setelah 2028, kita menuju rintisan world class university dalam pemeringkatan global academic reputation salah satunya diukur dari jejaring research internasional,” jelasnya.
Kolaborasi seluruh sivitas akademika menjadi kunci dalam mencapai target tersebut. “Kebersamaan akan memudahkan kita mencapai target. Mau tidak mau, riset dan pengabdian kita harus bermuara pada indikator SDGs,” ujar Dr. Rudianto.
Wakil rektor menambahkan, capaian UMSU dalam berbagai pemeringkatan global juga menunjukkan keseriusan universitas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ketua LPPM UMSU Assoc. Prof. Dr. Muhammad Fitra Zambak, M.Sc mengucapkan selamat kepada seluruh penerima hibah internal tahun 2026. Dana hibah akan disalurkan secara bertahap berdasarkan capaian luaran penelitian. “Dana hibah internal akan dicairkan 80 persen terlebih dahulu. Setelah luaran terpenuhi, barulah 20 persen sisanya diberikan,” terangnya.
Penandatanganan kontrak hibah internal ini diawali oleh dr. Qarina Hasyala Putri, M.Biomed (skema dosen pemula) dan Muhammad Haris, S.Kom, M.Kom (skema PKM). Program ini diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi akademik dan menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. (dmp)

9 hours ago
7

















































