Angin Puting Beliung dan Hujan Es Terjang Sidikalang, Belasan Rumah Warga Rusak

4 hours ago 4

DAIRI– Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Dairi kembali memicu bencana. Belasan rumah warga di Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan es, Jumat (12/6).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana yang terjadi pada sore hingga malam hari itu menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Selain merusak rumah warga, angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan merusak lahan pertanian masyarakat.

Camat Sidikalang Sastrawan Tumanggor, membenarkan peristiwa tersebut. Wilayah yang terdampak paling parah berada di Lingkungan III dan Lingkungan IV Kelurahan Sidiangkat.

“Angin puting beliung yang disertai hujan es menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap,” ujarnya.

Di Lingkungan III, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, masing-masing milik Hottua Sitanggang dan Meika Hutagaol.

Sementara di Lingkungan IV, sedikitnya 11 rumah terdampak. Rumah-rumah yang mengalami kerusakan antara lain milik Ridwan Sinurat, Rudi Hutajulu, Bobby Wardana, Erika Habeahan, Muhammad Boangmanalu, Roni Berutu, Anggiat Situmorang, Jumaedi Boangmanalu, Arkin Boangmanalu, Martogi Sagala, dan Boiman Sigiro.

Warga yang berada di dalam rumah saat kejadian sempat panik ketika angin bertiup sangat kencang disertai butiran es yang jatuh dari langit. Suara gemuruh angin dan benda-benda yang beterbangan membuat masyarakat berhamburan mencari tempat yang lebih aman.

Selain merusak rumah, cuaca ekstrem tersebut juga berdampak pada sektor pertanian. Sejumlah tanaman milik warga dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon tumbang dan terjangan hujan es yang turun cukup deras.

Hingga malam hari, warga bersama aparat setempat bergotong royong membersihkan puing-puing serta memperbaiki bagian rumah yang rusak untuk mencegah kerusakan lebih parah apabila hujan kembali turun.

Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Dairi dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami mengimbau warga agar selalu waspada, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkas Sastrawan  (rud/ila)

DAIRI– Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Dairi kembali memicu bencana. Belasan rumah warga di Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan es, Jumat (12/6).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana yang terjadi pada sore hingga malam hari itu menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Selain merusak rumah warga, angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan merusak lahan pertanian masyarakat.

Camat Sidikalang Sastrawan Tumanggor, membenarkan peristiwa tersebut. Wilayah yang terdampak paling parah berada di Lingkungan III dan Lingkungan IV Kelurahan Sidiangkat.

“Angin puting beliung yang disertai hujan es menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap,” ujarnya.

Di Lingkungan III, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, masing-masing milik Hottua Sitanggang dan Meika Hutagaol.

Sementara di Lingkungan IV, sedikitnya 11 rumah terdampak. Rumah-rumah yang mengalami kerusakan antara lain milik Ridwan Sinurat, Rudi Hutajulu, Bobby Wardana, Erika Habeahan, Muhammad Boangmanalu, Roni Berutu, Anggiat Situmorang, Jumaedi Boangmanalu, Arkin Boangmanalu, Martogi Sagala, dan Boiman Sigiro.

Warga yang berada di dalam rumah saat kejadian sempat panik ketika angin bertiup sangat kencang disertai butiran es yang jatuh dari langit. Suara gemuruh angin dan benda-benda yang beterbangan membuat masyarakat berhamburan mencari tempat yang lebih aman.

Selain merusak rumah, cuaca ekstrem tersebut juga berdampak pada sektor pertanian. Sejumlah tanaman milik warga dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon tumbang dan terjangan hujan es yang turun cukup deras.

Hingga malam hari, warga bersama aparat setempat bergotong royong membersihkan puing-puing serta memperbaiki bagian rumah yang rusak untuk mencegah kerusakan lebih parah apabila hujan kembali turun.

Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Dairi dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami mengimbau warga agar selalu waspada, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkas Sastrawan  (rud/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|