TEBINGTINGGI – Sebatang Pohon Senna berukuran besar yang diperkirakan telah berusia puluhan tahun patah dan menimpa belasan sepeda motor serta satu tiang lampu jalan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, Sabtu (13/6) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat kondisi cuaca cerah tanpa hujan maupun angin kencang.
Dahan besar Pohon Senna mendadak patah dan jatuh ke badan jalan, menimpa sepeda motor milik warga yang terparkir di pinggir jalan serta merobohkan satu unit tiang lampu penerangan jalan.
Akibat kejadian itu, batang dan ranting pohon menutupi sebagian ruas Jalan Ahmad Yani sehingga arus lalu lintas sempat mengalami gangguan.
Petugas bersama warga terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalan untuk mengurai kemacetan dan memberikan akses bagi kendaraan yang melintas.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tebingtinggi langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dengan menggunakan peralatan pemotong, petugas membersihkan batang dan ranting pohon yang melintang di jalan agar arus lalu lintas kembali normal.
Seorang saksi mata, Surya Darmawan, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat sehingga warga tidak sempat mengantisipasi.
“Pohon itu sudah berusia puluhan tahun. Tiba-tiba dahannya patah dan menimpa sepeda motor yang terparkir. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sedikitnya belasan sepeda motor mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi akibat tertimpa batang dan ranting pohon. Kerugian material masih dalam pendataan oleh pihak terkait.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, Herry Harianto, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan terkait penyebab patahnya pohon maupun langkah evaluasi yang akan dilakukan pascakejadian tersebut.
Warga berharap pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dapat melakukan pemangkasan rutin terhadap pohon-pohon besar yang berada di sepanjang jalan protokol maupun jalan lintas. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Petugas DLH bersama warga akhirnya berhasil mengevakuasi batang pohon dari badan jalan sekitar satu jam setelah kejadian. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kembali normal setelah proses pembersihan selesai dilakukan. (mag-3/azw)
TEBINGTINGGI – Sebatang Pohon Senna berukuran besar yang diperkirakan telah berusia puluhan tahun patah dan menimpa belasan sepeda motor serta satu tiang lampu jalan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, Sabtu (13/6) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat kondisi cuaca cerah tanpa hujan maupun angin kencang.
Dahan besar Pohon Senna mendadak patah dan jatuh ke badan jalan, menimpa sepeda motor milik warga yang terparkir di pinggir jalan serta merobohkan satu unit tiang lampu penerangan jalan.
Akibat kejadian itu, batang dan ranting pohon menutupi sebagian ruas Jalan Ahmad Yani sehingga arus lalu lintas sempat mengalami gangguan.
Petugas bersama warga terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalan untuk mengurai kemacetan dan memberikan akses bagi kendaraan yang melintas.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tebingtinggi langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dengan menggunakan peralatan pemotong, petugas membersihkan batang dan ranting pohon yang melintang di jalan agar arus lalu lintas kembali normal.
Seorang saksi mata, Surya Darmawan, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat sehingga warga tidak sempat mengantisipasi.
“Pohon itu sudah berusia puluhan tahun. Tiba-tiba dahannya patah dan menimpa sepeda motor yang terparkir. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sedikitnya belasan sepeda motor mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi akibat tertimpa batang dan ranting pohon. Kerugian material masih dalam pendataan oleh pihak terkait.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, Herry Harianto, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan terkait penyebab patahnya pohon maupun langkah evaluasi yang akan dilakukan pascakejadian tersebut.
Warga berharap pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dapat melakukan pemangkasan rutin terhadap pohon-pohon besar yang berada di sepanjang jalan protokol maupun jalan lintas. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Petugas DLH bersama warga akhirnya berhasil mengevakuasi batang pohon dari badan jalan sekitar satu jam setelah kejadian. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kembali normal setelah proses pembersihan selesai dilakukan. (mag-3/azw)

16 hours ago
8

















































