Diduga Sengaja Tidur di Rel, Seorang Warga Labura Tewas Ditabrak KA Tangki

3 weeks ago 15

LABURA, SUMUTPOS.CO – Seorang warga Dusun 1 Desa Bandar Lama, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), ditemukan tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api (KA) tangki CPO KLB No V1-10416 Jurusan Rantauprapat-Asahan, Minggu (3/8), sekira pukul 04.58 WIB. Diketahui, lokasi kejadian merupakan jalur rel KM 54+600.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, melalui Plt Kasi Humas, Iptu Arwin mengatakan, setelah menerima informasi, personel Polsek Kualuh Hulu bergerak cepat mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui Jun alias Haz (52). Korban pertama kali ditemukan saksi Ahmad Syahputra, seorang petugas Kaur Jalan dan Rel PT KAI, yang mendapat kabar dari grup WhatsApp internal PJKA, dengan infromasi terdapat seseorang diduga menabrakkan diri ke KA.

“Saat dilakukan pengecekan ke lokasi, benar ditemukan potongan tubuh manusia di atas rel KA. Korban diduga terseret sejauh kurang lebih 75 meter dari titik awal tabrakan,” ungkap Arwin.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Masinis KAI, Bosari, melalui sambungan telepon, mengaku dia melihat seseorang berbaring di atas rel saat KA hendak melintas di KM 54+600. Dia telah membunyikan klakson panjang secara berulang-ulang, namun korban tidak beranjak dan akhirnya tertabrak.
“Usai kejadian, sang masinis langsung melaporkan peristiwa itu melalui grup WhatsApp internal PJKA,” tutur Arwin.

Arwin juga mengatakan, dari hasil olah TKP yang dilakukan personel Polsek Kualuh Hulu, ditemukan potongan tubuh di sepanjang rel tersebut. Di lokasi juga ditemukan pakaian korban, yakni potongan baju kemeja warna hitam, celana jeans warna hitam, sepasang sandal warna hitam. “Dan sehelai handuk warna merah yang memperkuat identifikasi korban,” bebernya.

Pihak kepolisian telah mengamankan seluruh barang bukti dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Polres Labuhanbatu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian tragis ini. Dan mengimbau masyarakat agar lebih awas dan tidak melakukan tindakan membahayakan diri di jalur perlintasan KA. (fdh/saz)

LABURA, SUMUTPOS.CO – Seorang warga Dusun 1 Desa Bandar Lama, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), ditemukan tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api (KA) tangki CPO KLB No V1-10416 Jurusan Rantauprapat-Asahan, Minggu (3/8), sekira pukul 04.58 WIB. Diketahui, lokasi kejadian merupakan jalur rel KM 54+600.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, melalui Plt Kasi Humas, Iptu Arwin mengatakan, setelah menerima informasi, personel Polsek Kualuh Hulu bergerak cepat mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui Jun alias Haz (52). Korban pertama kali ditemukan saksi Ahmad Syahputra, seorang petugas Kaur Jalan dan Rel PT KAI, yang mendapat kabar dari grup WhatsApp internal PJKA, dengan infromasi terdapat seseorang diduga menabrakkan diri ke KA.

“Saat dilakukan pengecekan ke lokasi, benar ditemukan potongan tubuh manusia di atas rel KA. Korban diduga terseret sejauh kurang lebih 75 meter dari titik awal tabrakan,” ungkap Arwin.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Masinis KAI, Bosari, melalui sambungan telepon, mengaku dia melihat seseorang berbaring di atas rel saat KA hendak melintas di KM 54+600. Dia telah membunyikan klakson panjang secara berulang-ulang, namun korban tidak beranjak dan akhirnya tertabrak.
“Usai kejadian, sang masinis langsung melaporkan peristiwa itu melalui grup WhatsApp internal PJKA,” tutur Arwin.

Arwin juga mengatakan, dari hasil olah TKP yang dilakukan personel Polsek Kualuh Hulu, ditemukan potongan tubuh di sepanjang rel tersebut. Di lokasi juga ditemukan pakaian korban, yakni potongan baju kemeja warna hitam, celana jeans warna hitam, sepasang sandal warna hitam. “Dan sehelai handuk warna merah yang memperkuat identifikasi korban,” bebernya.

Pihak kepolisian telah mengamankan seluruh barang bukti dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Polres Labuhanbatu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian tragis ini. Dan mengimbau masyarakat agar lebih awas dan tidak melakukan tindakan membahayakan diri di jalur perlintasan KA. (fdh/saz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|