DELISERDANG, SUMUTPOS.CO– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang,, Sumatera Utara. Dalam ajang 3rd International Indonesia Open Pencak Silat Championship 2025, empat atlet muda binaan perguruan pencak silat PS Garuda Sakti sukses membawa pulang medali dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.
Keempat siswa MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa tersebut yakni, Sultan Ahmad Salim Berutu (Kelas VIII-1) meraih Juara 2, Athaya Rahmah Khanza (Kelas VIII-1) meraih Juara 3, Nasar Maulana Pulungan (Kelas IX-1) meraih Juara 3, dan Nur Aliya Syakira (Kelas IX-2) meraih Juara 3.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para atlet dan dukungan penuh dari pelatih mereka, Eko Suprapto dan Haris Septian Nugroho serta bimbingan manajemen madrasah yang dipimpin Kepala MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa Dr Edi Jatmiko MPd, bersama Wakil Kepala Madrasah Hamidah.
Edi Jatmiko mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi tersebut. “Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan doa, siswa MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa mampu bersaing di level Internasional. Kami berharap, prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berjuang meraih mimpi,” ujarnya kepada wartawan di ruangan kerjanya, kemarin (8/8/2025).
Ajang 3rd International Indonesia Open Pencak Silat Championship 2025 diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai negara, menjadikannya kompetisi yang bergengsi dan penuh tantangan. Keberhasilan ini menjadi momentum penting untuk terus mengembangkan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga bela diri warisan budaya bangsa.
Athaya Rahmah Khanza mengaku gembira dan bangga atas keberhasilan yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan ini berkat doa orangtua, guru, serta pelatih yang terus memberi support. “Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua dan guru yang selalu mendoakan dan pelatih yang mensuport kami sebelum bertanding hingga bertanding,” tuturnya.
Diketahui, MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa merupakan madrasah swasta yang berkomitmen mengembangkan potensi akademik dan non-akademik siswa. Melalui pembinaan olahraga, seni, dan keterampilan, madrasah ini bertekad mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia. (rel/adz)
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang,, Sumatera Utara. Dalam ajang 3rd International Indonesia Open Pencak Silat Championship 2025, empat atlet muda binaan perguruan pencak silat PS Garuda Sakti sukses membawa pulang medali dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.
Keempat siswa MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa tersebut yakni, Sultan Ahmad Salim Berutu (Kelas VIII-1) meraih Juara 2, Athaya Rahmah Khanza (Kelas VIII-1) meraih Juara 3, Nasar Maulana Pulungan (Kelas IX-1) meraih Juara 3, dan Nur Aliya Syakira (Kelas IX-2) meraih Juara 3.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para atlet dan dukungan penuh dari pelatih mereka, Eko Suprapto dan Haris Septian Nugroho serta bimbingan manajemen madrasah yang dipimpin Kepala MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa Dr Edi Jatmiko MPd, bersama Wakil Kepala Madrasah Hamidah.
Edi Jatmiko mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi tersebut. “Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan doa, siswa MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa mampu bersaing di level Internasional. Kami berharap, prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berjuang meraih mimpi,” ujarnya kepada wartawan di ruangan kerjanya, kemarin (8/8/2025).
Ajang 3rd International Indonesia Open Pencak Silat Championship 2025 diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai negara, menjadikannya kompetisi yang bergengsi dan penuh tantangan. Keberhasilan ini menjadi momentum penting untuk terus mengembangkan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga bela diri warisan budaya bangsa.
Athaya Rahmah Khanza mengaku gembira dan bangga atas keberhasilan yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan ini berkat doa orangtua, guru, serta pelatih yang terus memberi support. “Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua dan guru yang selalu mendoakan dan pelatih yang mensuport kami sebelum bertanding hingga bertanding,” tuturnya.
Diketahui, MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa merupakan madrasah swasta yang berkomitmen mengembangkan potensi akademik dan non-akademik siswa. Melalui pembinaan olahraga, seni, dan keterampilan, madrasah ini bertekad mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia. (rel/adz)