Festival Bunga & Buah Karo 2025, Diklaim Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp6 Miliar

3 weeks ago 15

KARO, SUMUTPOS.CO – Festival Bunga & Buah (FBB) Karo 2025 di-klaim menghasilkan nilai perputaran eko-nomi sebesar Rp6 mi-liar. Sementara tingkat kunjungan ke event terbesar di Kabupaten Karo itu, disebut seki-tar 80 ribu orang lebih.

Hal ini dinyatakan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting, saat menutup kegiatan FBB Karo 2025 di Open Stage Taman Mejuah-juah Berastagi, Karo, Sabtu (2/8) lalu.

Menurut Antonius, besarnya jumlah perputaran nilai ekonomi itu, dihasilkan dari jumlah pengunjung yang hadir menikmati tiga hari pelaksanaan FBB Karo 2025. “Selama tiga hari terakhir perputaran (ekonomi) mencapai Rp6 miliar,” ungkap Antonius, didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Ketua DPRD Karo diwakili Wakil Ketua Imanuel Sembiring, Kapolres Tanah Karo diwakili Wakapolres Tanah Karo Kompol Zulham, dan perwakilan Dandim 0205/TK Kapt Inf Vincent Bangun, serta mewakili Kajari Karo.

Selain itu, pada FBB Karo 2025 juga muncul satu konten yang berbeda dari event yang sama sebelumnya. FBB Karo 2025 menampilkan business matching dan coaching clinic akses pasar pertanian Karo. Tindak lanjutnya, usai gelar konten event yang unggul ini, Antonius secara resmi menandatangani kesepakatan bersama dengan para pelaku usaha, dalam rangka pembangunan daerah di sektor pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terobosan strategis ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menciptakan ekosistem yang positif dan berkelanjutan bagi UMKM. Langkah ini sekaligus menjadi program unggulan dalam FBB Karo 2025.

Tahun ini, dengan mengusung tema “Karo Paradise Symphony”, FBB Karo 2025 juga menghadirkan zonasi produk unggulan Karo, melalui peletakan Kampung Kopi, Cluster Pertanian dan Cluster UMKM/Ekonomi Kreatif. Meski demikian, Antonius tidak ingin diam dengan pencapaian yang sudah dihasilkan.

Dia menekankan tentang pentingnya menampilkan FBB yang unggul dari berbagai sudut pandang. Untuk itu, Antonius meminta Panitia Pelaksana FBB Karo 2025, untuk segera menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, agar nantinya dijadikan argumentasi pada penyiapan kepanitiaan sejak dini.

Antonius mengatakan, penyiapan kepanitiaan FBB Karo 2026, penting agar nantinya memiliki waktu bekerja lebih lama untuk menyiapkan seluruh potensi keunggulan yang akan ditampilkan pada tahun depan.

Ini disebutnya penting untuk menjawab mimpi-mimpi Bupati dan Wakil Bupati Karo, tentang kegiatan FBB agar lebih unggul dan mendunia.

“Semingu setelah ini, kami akan bentuk kepanitiaan FBB Karo 2026,” tegas Antonius.

Penutupan FBB Karo 2025 juga ditandai dengan penampilan spesial dari Ketua TP PKK Karo Roswitha, Dahlia, dan Anggota DPD RI Badikenita Putri br Sitepu. Mereka menyuguhkan dua lagu dari atas stage megah FBB Karo 2025.

Penutupan FBB Karo 2025 juga menjadi tempat bagi pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang berlangsung selama tiga hari masa event berlangsung. (deo/saz)

KARO, SUMUTPOS.CO – Festival Bunga & Buah (FBB) Karo 2025 di-klaim menghasilkan nilai perputaran eko-nomi sebesar Rp6 mi-liar. Sementara tingkat kunjungan ke event terbesar di Kabupaten Karo itu, disebut seki-tar 80 ribu orang lebih.

Hal ini dinyatakan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting, saat menutup kegiatan FBB Karo 2025 di Open Stage Taman Mejuah-juah Berastagi, Karo, Sabtu (2/8) lalu.

Menurut Antonius, besarnya jumlah perputaran nilai ekonomi itu, dihasilkan dari jumlah pengunjung yang hadir menikmati tiga hari pelaksanaan FBB Karo 2025. “Selama tiga hari terakhir perputaran (ekonomi) mencapai Rp6 miliar,” ungkap Antonius, didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Ketua DPRD Karo diwakili Wakil Ketua Imanuel Sembiring, Kapolres Tanah Karo diwakili Wakapolres Tanah Karo Kompol Zulham, dan perwakilan Dandim 0205/TK Kapt Inf Vincent Bangun, serta mewakili Kajari Karo.

Selain itu, pada FBB Karo 2025 juga muncul satu konten yang berbeda dari event yang sama sebelumnya. FBB Karo 2025 menampilkan business matching dan coaching clinic akses pasar pertanian Karo. Tindak lanjutnya, usai gelar konten event yang unggul ini, Antonius secara resmi menandatangani kesepakatan bersama dengan para pelaku usaha, dalam rangka pembangunan daerah di sektor pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terobosan strategis ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menciptakan ekosistem yang positif dan berkelanjutan bagi UMKM. Langkah ini sekaligus menjadi program unggulan dalam FBB Karo 2025.

Tahun ini, dengan mengusung tema “Karo Paradise Symphony”, FBB Karo 2025 juga menghadirkan zonasi produk unggulan Karo, melalui peletakan Kampung Kopi, Cluster Pertanian dan Cluster UMKM/Ekonomi Kreatif. Meski demikian, Antonius tidak ingin diam dengan pencapaian yang sudah dihasilkan.

Dia menekankan tentang pentingnya menampilkan FBB yang unggul dari berbagai sudut pandang. Untuk itu, Antonius meminta Panitia Pelaksana FBB Karo 2025, untuk segera menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, agar nantinya dijadikan argumentasi pada penyiapan kepanitiaan sejak dini.

Antonius mengatakan, penyiapan kepanitiaan FBB Karo 2026, penting agar nantinya memiliki waktu bekerja lebih lama untuk menyiapkan seluruh potensi keunggulan yang akan ditampilkan pada tahun depan.

Ini disebutnya penting untuk menjawab mimpi-mimpi Bupati dan Wakil Bupati Karo, tentang kegiatan FBB agar lebih unggul dan mendunia.

“Semingu setelah ini, kami akan bentuk kepanitiaan FBB Karo 2026,” tegas Antonius.

Penutupan FBB Karo 2025 juga ditandai dengan penampilan spesial dari Ketua TP PKK Karo Roswitha, Dahlia, dan Anggota DPD RI Badikenita Putri br Sitepu. Mereka menyuguhkan dua lagu dari atas stage megah FBB Karo 2025.

Penutupan FBB Karo 2025 juga menjadi tempat bagi pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang berlangsung selama tiga hari masa event berlangsung. (deo/saz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|