Gelar Seminar Nasional untuk Upgrading Guru, Senator M Nuh Apresiasi Kadisdik dan Pemkab Labura

3 weeks ago 14

LABUHANBATU UTARA, SUMUTPOS.CO- Aula Dewi Syukur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Utara (Labura) dipenuhi rasa optimisme dan semangat kolaborasi, Rabu (6/8/2025). Ratusan pendidik dari jenjang TK hingga SMP, berkumpul dalam Seminar Nasional bertajuk “How To Be a Great Teacher”.

Seminar ini merupakan inisiatif Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Persis (Persatuan Islam) Sumatera Utara yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Labura yang difasilitasi tempat oleh Pemkab Labura. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran guru sebagai garda terdepan pembangun peradaban.

Anggota DPD/MPR RI asal Sumut KH Muhammad Nuh MSP mengapresiasi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Labura Irwan Harahap dan Pemkab Labura atas terselenggaranya seminar nasional yang bertujuan untuk mengupgrade para guru TK hingga SMP di Kabupaten Labura.

“Guru adalah profesi yang mulia, dan memang terkadang harus di Upgrading, karena terus mengajarkan kebaikan. Bahkan malaikat, penduduk bumi dan langit, mengucapkan sholawat kepada yang mengajarkan kebaikan ke manusia. Saya juga seorang guru, dan tidak pernah mengganti status di KTP dari guru,” ujar M Nuh.

Wakil Bupati Labura Dr H Samsul Tanjung ST.MH dalam sambutannya menilai, seminar ini sangat bermanfaat. Ia menekankan, kegiatan ini tak hanya sebagai kegiatan seminar biasa, tetapi juga platform strategis untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dari guru-guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Di tempat yang sama, Joko Imawan selaku inisiator seminar ini menyampaikan, sebagai putra yang lahir di Labura, dia merasa punya tanggung jawab berkontribusi untuk kampung halaman. Karenanya, Joko bermohon kepada Pemkab Labura melalui dinas pendidikan agar dapat berkolaborasi dalam menggelar Seminar How To Be A Great Teacher ini.

Sementara, motivator nasional Syafii Effendi sukses membakar semangat para peserta seminar. Dengan gaya komunikatifnya, ia mendorong para guru untuk melepaskan belenggu masa lalu dan berfokus pada masa depan dengan growth mindset.

“Kalau gurunya stuck, anak didiknya juga ikut macet. Tapi kalau gurunya tumbuh, muridnya akan melesat,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah. Ia juga menekankan pentingnya proses pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan unik setiap anak didik.

Seminar Nasional How To Be a Great Teacher ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah deklarasi kolektif bahwa menjadi pendidik hebat berarti menjadi agen perubahan sejati.

Dari upaya mempererat silaturahmi hingga pembekalan pola pikir growth mindset yang revolusioner, semangat untuk menciptakan generasi yang mampu menginspirasi dan menggerakkan bangsa telah mengakar kuat di hati para guru Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Menjadi guru yang hebat adalah tentang mampu menyentuh hati anak didik dan menyalakan lentera perubahan. Karena sejatinya, guru bukan sekadar pengajar—mereka adalah penggerak peradaban. (rel/adz)

LABUHANBATU UTARA, SUMUTPOS.CO- Aula Dewi Syukur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Utara (Labura) dipenuhi rasa optimisme dan semangat kolaborasi, Rabu (6/8/2025). Ratusan pendidik dari jenjang TK hingga SMP, berkumpul dalam Seminar Nasional bertajuk “How To Be a Great Teacher”.

Seminar ini merupakan inisiatif Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Persis (Persatuan Islam) Sumatera Utara yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Labura yang difasilitasi tempat oleh Pemkab Labura. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran guru sebagai garda terdepan pembangun peradaban.

Anggota DPD/MPR RI asal Sumut KH Muhammad Nuh MSP mengapresiasi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Labura Irwan Harahap dan Pemkab Labura atas terselenggaranya seminar nasional yang bertujuan untuk mengupgrade para guru TK hingga SMP di Kabupaten Labura.

“Guru adalah profesi yang mulia, dan memang terkadang harus di Upgrading, karena terus mengajarkan kebaikan. Bahkan malaikat, penduduk bumi dan langit, mengucapkan sholawat kepada yang mengajarkan kebaikan ke manusia. Saya juga seorang guru, dan tidak pernah mengganti status di KTP dari guru,” ujar M Nuh.

Wakil Bupati Labura Dr H Samsul Tanjung ST.MH dalam sambutannya menilai, seminar ini sangat bermanfaat. Ia menekankan, kegiatan ini tak hanya sebagai kegiatan seminar biasa, tetapi juga platform strategis untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dari guru-guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Di tempat yang sama, Joko Imawan selaku inisiator seminar ini menyampaikan, sebagai putra yang lahir di Labura, dia merasa punya tanggung jawab berkontribusi untuk kampung halaman. Karenanya, Joko bermohon kepada Pemkab Labura melalui dinas pendidikan agar dapat berkolaborasi dalam menggelar Seminar How To Be A Great Teacher ini.

Sementara, motivator nasional Syafii Effendi sukses membakar semangat para peserta seminar. Dengan gaya komunikatifnya, ia mendorong para guru untuk melepaskan belenggu masa lalu dan berfokus pada masa depan dengan growth mindset.

“Kalau gurunya stuck, anak didiknya juga ikut macet. Tapi kalau gurunya tumbuh, muridnya akan melesat,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah. Ia juga menekankan pentingnya proses pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan unik setiap anak didik.

Seminar Nasional How To Be a Great Teacher ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah deklarasi kolektif bahwa menjadi pendidik hebat berarti menjadi agen perubahan sejati.

Dari upaya mempererat silaturahmi hingga pembekalan pola pikir growth mindset yang revolusioner, semangat untuk menciptakan generasi yang mampu menginspirasi dan menggerakkan bangsa telah mengakar kuat di hati para guru Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Menjadi guru yang hebat adalah tentang mampu menyentuh hati anak didik dan menyalakan lentera perubahan. Karena sejatinya, guru bukan sekadar pengajar—mereka adalah penggerak peradaban. (rel/adz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|