Hingga Pertengahan Juli, Terjadi 40 Kasus Kebakaran

4 hours ago 4

ABR Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul tingginya jumlah kejadian yang tercatat sepanjang tahun 2026.

  Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, dari Januari hingga 14 Juli 2026, telah menangani 40 kasus kebakaran, yang terdiri dari 28 kebakaran bangunan atau gedung dan 12 kebakaran nonbangunan, seperti kebakaran lahan, bak sampah, kontainer, kendaraan, hingga alang-alang.

abisai rolloWali Kota Jayapura, DR. Abisai Rollo. (foto:Takim/Cepos)

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan tingginya angka kebakaran tersebut harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian materi maupun mengancam keselamatan jiwa.

  “Masyarakat harus lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Periksa instalasi listrik secara berkala, gunakan kompor dengan baik, dan jangan meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Keselamatan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Abisai Rollo disela kunjungi korban kebakaran di Hamadi, Jumat (24/7).

  Ia juga mengapresiasi kerja cepat personel Damkarmat yang terus memberikan pelayanan dalam setiap kejadian kebakaran, meski masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.

  ABR mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam menekan angka kebakaran melalui upaya pencegahan sejak dini. “Masyarakat diharapkan lebih meningkatkan kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan untuk menghindari potensi bahaya kebakaran,” katanya.

  Damkar kembali mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, memastikan penggunaan kompor maupun peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

  Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

ABR Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul tingginya jumlah kejadian yang tercatat sepanjang tahun 2026.

  Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, dari Januari hingga 14 Juli 2026, telah menangani 40 kasus kebakaran, yang terdiri dari 28 kebakaran bangunan atau gedung dan 12 kebakaran nonbangunan, seperti kebakaran lahan, bak sampah, kontainer, kendaraan, hingga alang-alang.

abisai rolloWali Kota Jayapura, DR. Abisai Rollo. (foto:Takim/Cepos)

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan tingginya angka kebakaran tersebut harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian materi maupun mengancam keselamatan jiwa.

  “Masyarakat harus lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Periksa instalasi listrik secara berkala, gunakan kompor dengan baik, dan jangan meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Keselamatan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Abisai Rollo disela kunjungi korban kebakaran di Hamadi, Jumat (24/7).

  Ia juga mengapresiasi kerja cepat personel Damkarmat yang terus memberikan pelayanan dalam setiap kejadian kebakaran, meski masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.

  ABR mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam menekan angka kebakaran melalui upaya pencegahan sejak dini. “Masyarakat diharapkan lebih meningkatkan kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan untuk menghindari potensi bahaya kebakaran,” katanya.

  Damkar kembali mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, memastikan penggunaan kompor maupun peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

  Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|