JAYAPURA – Kepolisian Sektor (Polsek) Abepura memastikan akan menerjunkan personel untuk melakukan pengawalan dan pengamanan ketat terhadap rencana aksi demonstrasi yang bakal digelar oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada, 3 Agustus 2026 mendatang.
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah memetakan potensi kerawanan serta membangun komunikasi awal dengan pihak penyelenggara aksi saat melakukan pertemuan koordinasi di Polresta Jayapura Kota baru-baru ini.
“Yang jelas kami akan mengamankan kegiatan demo yang dilakukan oleh KNPB, karena kemarin sempat ketemu di Polresta,” ujar Kompol Paulus Hilapok kepada Cenderawasih Pos, Kamis (30/7). Dalam penjelasannya, Kompol Paulus menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Abepura dan sekitarnya.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh simpatisan dan massa aksi yang akan turun ke jalan agar menyampaikan aspirasi secara santun, tertib, dan sesuai dengan norma hukum yang berlaku. Secara khusus, Kapolsek Abepura menyoroti peran vital koordinator lapangan (korlap) aksi. Menurutnya, korlap memegang tanggung jawab moral dan hukum untuk mengendalikan pergerakan massa agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami harapkan untuk massa yang akan melaksanakan demo agar tertib. Korlap dalam hal ini bertanggung jawab atas kegiatan yang akan dilaksanakan, dan kita hindari kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” tegas Kompol Paulus.
Kawasan Distrik Abepura dikenal sebagai salah satu titik pusat perekonomian, jalur transportasi utama, serta pusat pendidikan di Kota Jayapura. Menyadari tingginya mobilitas warga di wilayah hukumnya, Kompol Paulus meminta agar pelaksanaan unjuk rasa tidak sampai melumpuhkan hak-hak masyarakat umum dalam beraktivitas.
Ia menekankan bahwa sektor pelayanan publik, aktivitas perdagangan, hingga proses belajar mengajar di sekolah-sekolah setempat harus tetap berjalan dengan aman tanpa dibayangi rasa cemas. “Karena banyaknya aktivitas masyarakat, kami berharap agar demo tidak mengganggu kegiatan masyarakat dan anak sekolah,” pungkasnya.
Pihak kepolisian pun berharap seluruh rangkaian penyampaian aspirasi, pada 3 Agustus 2026 mendatang dapat berjalan secara kondusif tanpa mengganggu stabilitas keamanan daerah di tanah Papua. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
JAYAPURA – Kepolisian Sektor (Polsek) Abepura memastikan akan menerjunkan personel untuk melakukan pengawalan dan pengamanan ketat terhadap rencana aksi demonstrasi yang bakal digelar oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada, 3 Agustus 2026 mendatang.
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah memetakan potensi kerawanan serta membangun komunikasi awal dengan pihak penyelenggara aksi saat melakukan pertemuan koordinasi di Polresta Jayapura Kota baru-baru ini.
“Yang jelas kami akan mengamankan kegiatan demo yang dilakukan oleh KNPB, karena kemarin sempat ketemu di Polresta,” ujar Kompol Paulus Hilapok kepada Cenderawasih Pos, Kamis (30/7). Dalam penjelasannya, Kompol Paulus menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Abepura dan sekitarnya.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh simpatisan dan massa aksi yang akan turun ke jalan agar menyampaikan aspirasi secara santun, tertib, dan sesuai dengan norma hukum yang berlaku. Secara khusus, Kapolsek Abepura menyoroti peran vital koordinator lapangan (korlap) aksi. Menurutnya, korlap memegang tanggung jawab moral dan hukum untuk mengendalikan pergerakan massa agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami harapkan untuk massa yang akan melaksanakan demo agar tertib. Korlap dalam hal ini bertanggung jawab atas kegiatan yang akan dilaksanakan, dan kita hindari kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” tegas Kompol Paulus.
Kawasan Distrik Abepura dikenal sebagai salah satu titik pusat perekonomian, jalur transportasi utama, serta pusat pendidikan di Kota Jayapura. Menyadari tingginya mobilitas warga di wilayah hukumnya, Kompol Paulus meminta agar pelaksanaan unjuk rasa tidak sampai melumpuhkan hak-hak masyarakat umum dalam beraktivitas.
Ia menekankan bahwa sektor pelayanan publik, aktivitas perdagangan, hingga proses belajar mengajar di sekolah-sekolah setempat harus tetap berjalan dengan aman tanpa dibayangi rasa cemas. “Karena banyaknya aktivitas masyarakat, kami berharap agar demo tidak mengganggu kegiatan masyarakat dan anak sekolah,” pungkasnya.
Pihak kepolisian pun berharap seluruh rangkaian penyampaian aspirasi, pada 3 Agustus 2026 mendatang dapat berjalan secara kondusif tanpa mengganggu stabilitas keamanan daerah di tanah Papua. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


















































