Liburan Usai, 5000 Lebih Penumpang Padati Pelabuhan

16 hours ago 7

Penumpang Turun 2.257 Orang, yang Naik 2.793 Orang 

JAYAPURA–Arus balik pasca liburan tahun ajaran 2025/2026 di Pelabuhan Jayapura mulai memuncak. Sebanyak 2.257 penumpang tiba di Pelabuhan Jayapura menggunakan kapal penumpang KM Ciremai yang sandar pada Senin (20/7) sekitar pukul 04.00 WIT.

  Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Jayapura (KP3L), Iptu Syafrudin Tangme, mengatakan mayoritas penumpang yang tiba berasal dari luar Papua, terutama dari Surabaya. Menurutnya, arus balik kali ini didominasi pelajar yang kembali ke Papua setelah menghabiskan masa liburan sekolah, disamping penumpang dewasa.

   “Penumpang yang turun sebanyak 2.257 orang. Mayoritas berasal dari luar Papua, terutama dari Surabaya. Memang banyak anak sekolah yang kembali karena masa liburan sudah berakhir,” ujar Syafrudin.

   Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Jayapura tercatat lebih banyak, mencapai 2.793 orang. Total penumpaang yang naik dan turun di pelabuhan Jayapura, Senin (20/7) kemarin mencapai 5050 orang lebih.

  Tingginya angka keberangkatan tersebut bukan semata-mata karena arus balik liburan, melainkan didominasi mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) yang berangkat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Kabupaten Kepulauan Yapen.

   “Yang berangkat cukup banyak, sekitar 2.793 penumpang. Sebagian besar adalah mahasiswa Universitas Cenderawasih yang mengikuti KKN ke Serui, jumlahnya kurang lebih 2.000 orang,” jelasnya.

  Meski terjadi lonjakan penumpang, Syafrudin memastikan situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan tetap kondusif. Kendala yang dihadapi hanya berupa kepadatan penumpang saat proses naik kapal serta gangguan jaringan pada sistem boarding.

   Ia mengakui masih ditemukan calon penumpang yang datang tanpa tiket karena keberangkatan secara mendadak. Namun kondisi tersebut dapat diatasi melalui koordinasi dengan PT Pelni sehingga proses penerbitan boarding pass dapat dilakukan setelah penumpang berada di atas kapal.

   “Masih ada beberapa penumpang yang datang tanpa tiket karena berangkat mendadak. Tadi juga sempat terjadi gangguan jaringan saat proses boarding, sehingga kami berkoordinasi dengan pihak Pelni agar proses pelaporan tiket dilakukan di atas kapal,” katanya.

  Dalam pengawasan barang bawaan penumpang, polisi memastikan tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti minuman keras maupun senjata tajam, baik pada penumpang yang turun maupun yang naik kapal.

   Untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama arus balik, Polsek KP3L menempatkan personel di seluruh titik strategis, mulai dari pintu masuk, loket tiket, area pemeriksaan X-ray, pintu keluar, portal hingga pintu boarding.

  “Setiap titik kami tempatkan masing-masing dua personel agar pengawasan terhadap penumpang dan barang bawaan berjalan maksimal,” ujarnya.

  Syafrudin memperkirakan arus balik liburan sekolah telah mencapai puncaknya pada kedatangan kapal tersebut. Hal itu seiring efektinya  kembali kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah. “Karena sekolah sudah mulai masuk, kemungkinan ini menjadi puncak sekaligus akhir arus balik liburan sekolah tahun ini,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Penumpang Turun 2.257 Orang, yang Naik 2.793 Orang 

JAYAPURA–Arus balik pasca liburan tahun ajaran 2025/2026 di Pelabuhan Jayapura mulai memuncak. Sebanyak 2.257 penumpang tiba di Pelabuhan Jayapura menggunakan kapal penumpang KM Ciremai yang sandar pada Senin (20/7) sekitar pukul 04.00 WIT.

  Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Jayapura (KP3L), Iptu Syafrudin Tangme, mengatakan mayoritas penumpang yang tiba berasal dari luar Papua, terutama dari Surabaya. Menurutnya, arus balik kali ini didominasi pelajar yang kembali ke Papua setelah menghabiskan masa liburan sekolah, disamping penumpang dewasa.

   “Penumpang yang turun sebanyak 2.257 orang. Mayoritas berasal dari luar Papua, terutama dari Surabaya. Memang banyak anak sekolah yang kembali karena masa liburan sudah berakhir,” ujar Syafrudin.

   Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Jayapura tercatat lebih banyak, mencapai 2.793 orang. Total penumpaang yang naik dan turun di pelabuhan Jayapura, Senin (20/7) kemarin mencapai 5050 orang lebih.

  Tingginya angka keberangkatan tersebut bukan semata-mata karena arus balik liburan, melainkan didominasi mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) yang berangkat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Kabupaten Kepulauan Yapen.

   “Yang berangkat cukup banyak, sekitar 2.793 penumpang. Sebagian besar adalah mahasiswa Universitas Cenderawasih yang mengikuti KKN ke Serui, jumlahnya kurang lebih 2.000 orang,” jelasnya.

  Meski terjadi lonjakan penumpang, Syafrudin memastikan situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan tetap kondusif. Kendala yang dihadapi hanya berupa kepadatan penumpang saat proses naik kapal serta gangguan jaringan pada sistem boarding.

   Ia mengakui masih ditemukan calon penumpang yang datang tanpa tiket karena keberangkatan secara mendadak. Namun kondisi tersebut dapat diatasi melalui koordinasi dengan PT Pelni sehingga proses penerbitan boarding pass dapat dilakukan setelah penumpang berada di atas kapal.

   “Masih ada beberapa penumpang yang datang tanpa tiket karena berangkat mendadak. Tadi juga sempat terjadi gangguan jaringan saat proses boarding, sehingga kami berkoordinasi dengan pihak Pelni agar proses pelaporan tiket dilakukan di atas kapal,” katanya.

  Dalam pengawasan barang bawaan penumpang, polisi memastikan tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti minuman keras maupun senjata tajam, baik pada penumpang yang turun maupun yang naik kapal.

   Untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama arus balik, Polsek KP3L menempatkan personel di seluruh titik strategis, mulai dari pintu masuk, loket tiket, area pemeriksaan X-ray, pintu keluar, portal hingga pintu boarding.

  “Setiap titik kami tempatkan masing-masing dua personel agar pengawasan terhadap penumpang dan barang bawaan berjalan maksimal,” ujarnya.

  Syafrudin memperkirakan arus balik liburan sekolah telah mencapai puncaknya pada kedatangan kapal tersebut. Hal itu seiring efektinya  kembali kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah. “Karena sekolah sudah mulai masuk, kemungkinan ini menjadi puncak sekaligus akhir arus balik liburan sekolah tahun ini,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|