Persembahkan untuk Perempuan Papua dan Keluarga di Kota Jayapura
JAYAPURA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, S.E., M.Pd, menerima penghargaan nasional “The Best Inspiring Women Leader in Family Welfare Innovation and Cultural Empowerment” atau Pemimpin Perempuan Inspiratif Terbaik dalam Inovasi Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Kultural pada ajang Indonesia Public Service Excellence Award 2026 yang digelar Media Seven Indonesia di Bali, Jumat (17/7)
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mengembangkan program kesejahteraan keluarga yang berpijak pada budaya lokal serta pemberdayaan perempuan di Kota Jayapura. Dalam penilaian panitia, Nerlince dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan yang visioner dengan menjadikan nilai-nilai budaya Port Numbay sebagai fondasi pembangunan keluarga.
Melalui berbagai program pemberdayaan, seni kain tradisional dan kerajinan lokal tidak hanya dipertahankan sebagai identitas budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Di saat yang sama, TP PKK Kota Jayapura di bawah kepemimpinannya terus mendorong edukasi kesehatan ibu dan anak hingga ke tingkat kampung dan kelurahan melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.Kombinasi antara pelestarian budaya dan peningkatan kualitas hidup keluarga inilah yang dinilai menjadi kekuatan utama kepemimpinannya.
Saat ditemui usai menerima penghargaan, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) itu mengaku tidak pernah menyangka dirinya menjadi salah satu penerima penghargaan nasional tersebut. Dengan penuh rasa syukur, ia mengatakan bahwa penghargaan itu merupakan anugerah Tuhan sekaligus amanah untuk bekerja lebih baik lagi.
“Pertama-tama, puji syukur kepada Tuhan. Tuhan sangat baik sehingga hari ini kami berada di Pulau Dewata, Bali, dan menerima penghargaan dari Seven Media Asia. Selama ini ternyata mereka melakukan penilaian kepada kami selama satu tahun dan kami sendiri tidak mengetahuinya. Hari ini kami dipercaya menerima penghargaan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan yang diterima bukan sekadar simbol keberhasilan pribadi, melainkan bentuk motivasi bagi seluruh jajaran TP PKK Kota Jayapura agar semakin giat menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat. “Penghargaan ini bukan untuk membuat kami berpuas diri. Justru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih giat bersama seluruh Tim Penggerak PKK Kota Jayapura dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK demi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Sebagai Ketua MRP, Nerlince mengaku memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar karena merasa membawa harapan perempuan Papua. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut dipersembahkan bukan hanya bagi dirinya atau organisasi yang dipimpinnya, tetapi juga bagi seluruh perempuan Port Numbay dan perempuan Papua yang selama ini terus berkarya di berbagai bidang.
“Saya memang Ketua TP PKK Kota Jayapura, tetapi saya juga adalah Ketua Majelis Rakyat Papua. Saya diutus oleh perempuan Port Numbay. Karena itu, hari ini saya mewakili perempuan Port Numbay dan seluruh perempuan di Tanah Papua mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan memberikan apresiasi kepada Seven Media Asia atas penghargaan ini. Penghargaan ini membuat kami semakin termotivasi untuk bekerja lebih giat bagi Tanah Papua,” ungkapnya.
Bagi Nerlince, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, berbudaya, dan sejahtera. Melalui PKK, ia terus mendorong perempuan menjadi motor penggerak perubahan, baik dalam meningkatkan ekonomi keluarga, menjaga kesehatan ibu dan anak, melestarikan budaya lokal, maupun memperkuat pendidikan karakter di lingkungan rumah tangga.
Penghargaan nasional yang diterimanya menjadi pengakuan bahwa kepemimpinan perempuan Papua mampu menghadirkan perubahan nyata melalui pendekatan yang humanis, berbasis budaya, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan di Papua, penghargaan ini menjadi pesan bahwa perempuan tidak hanya menjadi pelengkap dalam proses pembangunan, tetapi mampu berdiri di garis depan sebagai pemimpin yang menginspirasi dan menghadirkan manfaat bagi banyak orang.
“Bagi Saya penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengabdi, menjaga nilai-nilai budaya, dan membangun kesejahteraan keluarga demi masa depan Papua yang lebih baik,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Persembahkan untuk Perempuan Papua dan Keluarga di Kota Jayapura
JAYAPURA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, S.E., M.Pd, menerima penghargaan nasional “The Best Inspiring Women Leader in Family Welfare Innovation and Cultural Empowerment” atau Pemimpin Perempuan Inspiratif Terbaik dalam Inovasi Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Kultural pada ajang Indonesia Public Service Excellence Award 2026 yang digelar Media Seven Indonesia di Bali, Jumat (17/7)
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mengembangkan program kesejahteraan keluarga yang berpijak pada budaya lokal serta pemberdayaan perempuan di Kota Jayapura. Dalam penilaian panitia, Nerlince dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan yang visioner dengan menjadikan nilai-nilai budaya Port Numbay sebagai fondasi pembangunan keluarga.
Melalui berbagai program pemberdayaan, seni kain tradisional dan kerajinan lokal tidak hanya dipertahankan sebagai identitas budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Di saat yang sama, TP PKK Kota Jayapura di bawah kepemimpinannya terus mendorong edukasi kesehatan ibu dan anak hingga ke tingkat kampung dan kelurahan melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.Kombinasi antara pelestarian budaya dan peningkatan kualitas hidup keluarga inilah yang dinilai menjadi kekuatan utama kepemimpinannya.
Saat ditemui usai menerima penghargaan, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) itu mengaku tidak pernah menyangka dirinya menjadi salah satu penerima penghargaan nasional tersebut. Dengan penuh rasa syukur, ia mengatakan bahwa penghargaan itu merupakan anugerah Tuhan sekaligus amanah untuk bekerja lebih baik lagi.
“Pertama-tama, puji syukur kepada Tuhan. Tuhan sangat baik sehingga hari ini kami berada di Pulau Dewata, Bali, dan menerima penghargaan dari Seven Media Asia. Selama ini ternyata mereka melakukan penilaian kepada kami selama satu tahun dan kami sendiri tidak mengetahuinya. Hari ini kami dipercaya menerima penghargaan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan yang diterima bukan sekadar simbol keberhasilan pribadi, melainkan bentuk motivasi bagi seluruh jajaran TP PKK Kota Jayapura agar semakin giat menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat. “Penghargaan ini bukan untuk membuat kami berpuas diri. Justru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih giat bersama seluruh Tim Penggerak PKK Kota Jayapura dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK demi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Sebagai Ketua MRP, Nerlince mengaku memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar karena merasa membawa harapan perempuan Papua. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut dipersembahkan bukan hanya bagi dirinya atau organisasi yang dipimpinnya, tetapi juga bagi seluruh perempuan Port Numbay dan perempuan Papua yang selama ini terus berkarya di berbagai bidang.
“Saya memang Ketua TP PKK Kota Jayapura, tetapi saya juga adalah Ketua Majelis Rakyat Papua. Saya diutus oleh perempuan Port Numbay. Karena itu, hari ini saya mewakili perempuan Port Numbay dan seluruh perempuan di Tanah Papua mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan memberikan apresiasi kepada Seven Media Asia atas penghargaan ini. Penghargaan ini membuat kami semakin termotivasi untuk bekerja lebih giat bagi Tanah Papua,” ungkapnya.
Bagi Nerlince, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, berbudaya, dan sejahtera. Melalui PKK, ia terus mendorong perempuan menjadi motor penggerak perubahan, baik dalam meningkatkan ekonomi keluarga, menjaga kesehatan ibu dan anak, melestarikan budaya lokal, maupun memperkuat pendidikan karakter di lingkungan rumah tangga.
Penghargaan nasional yang diterimanya menjadi pengakuan bahwa kepemimpinan perempuan Papua mampu menghadirkan perubahan nyata melalui pendekatan yang humanis, berbasis budaya, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan di Papua, penghargaan ini menjadi pesan bahwa perempuan tidak hanya menjadi pelengkap dalam proses pembangunan, tetapi mampu berdiri di garis depan sebagai pemimpin yang menginspirasi dan menghadirkan manfaat bagi banyak orang.
“Bagi Saya penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengabdi, menjaga nilai-nilai budaya, dan membangun kesejahteraan keluarga demi masa depan Papua yang lebih baik,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


















































