PALUTA – Pemerintah Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) mulai mematangkan strategi untuk menyukseskan keikutsertaannya dalam ajang bergengsi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026.
Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Paluta, Dr Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan SSTP MM, mewakili Bupati Paluta H Reski Basyah Harahap SSTP MSi, di Aula Rapat Kantor Bupati Paluta, Kamis (11/6/2026).
Rapat kerja ini merupakan tindak lanjut cepat atas Surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.16.4.4.6/2201/2026 terkait jadwal pelaksanaan PRSU ke-50, yang dijadwalkan bakal berlangsung sebulan penuh, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 mendatang.
Dalam arahannya, Sekdakab Patuan Rahmat Syukur menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar agenda tahunan seremonial. Even terbesar di Sumatera Utara (Sumut) ini harus dimanfaatkan secara optimal sebagai etalase untuk memamerkan kekayaan dan potensi asli daerah.
“Ini adalah sarana strategis bagi Kabupaten Padang Lawas Utara untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan kita. Mulai dari peluang investasi, sektor pariwisata, perdagangan, pertanian, hingga produk-produk kreatif UMKM,” ujar Patuan di hadapan peserta rapat.
Selain fokus pada kesiapan fisik Paviliun Paluta di lokasi acara, rapat tersebut juga mengupas tuntas konsep promosi digital, pengemasan seni budaya lokal yang akan ditampilkan, serta skema keterlibatan berbagai elemen daerah demi memberikan impresi mendalam bagi pengunjung maupun calon investor.
Guna memastikan persiapan berjalan tanpa hambatan, Pemkab Paluta menerapkan sistem pembagian tanggung jawab yang ketat. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak kecamatan diinstruksikan untuk segera bergerak mengumpulkan data serta bahan promosi mutakhir.
Patuan mengingatkan agar seluruh lini tidak menunda-nunda pekerjaan mengingat waktu pelaksanaan yang menyisakan kurang dari satu bulan lagi.
“Seluruh pihak harus bersinergi. Kami minta semua instansi segera menyerahkan data dan bahan promosi sesuai timeline yang sudah disepakati agar proses persiapan di lapangan berjalan lancar,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, rapat kesiapan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Paluta, perwakilan BUMN/BUMD, pelaku dunia usaha/perusahaan swasta, pengurus TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta sejumlah tokoh masyarakat terkait.
Dengan persiapan yang matang, kehadiran Paviliun Paluta di PRSU ke-50 diharapkan mampu menjadi daya tarik utama dan membawa dampak ekonomi ril bagi kemajuan Bumi Balakka. (mag-12/azw)
PALUTA – Pemerintah Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) mulai mematangkan strategi untuk menyukseskan keikutsertaannya dalam ajang bergengsi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026.
Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Paluta, Dr Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan SSTP MM, mewakili Bupati Paluta H Reski Basyah Harahap SSTP MSi, di Aula Rapat Kantor Bupati Paluta, Kamis (11/6/2026).
Rapat kerja ini merupakan tindak lanjut cepat atas Surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.16.4.4.6/2201/2026 terkait jadwal pelaksanaan PRSU ke-50, yang dijadwalkan bakal berlangsung sebulan penuh, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 mendatang.
Dalam arahannya, Sekdakab Patuan Rahmat Syukur menegaskan bahwa PRSU bukan sekadar agenda tahunan seremonial. Even terbesar di Sumatera Utara (Sumut) ini harus dimanfaatkan secara optimal sebagai etalase untuk memamerkan kekayaan dan potensi asli daerah.
“Ini adalah sarana strategis bagi Kabupaten Padang Lawas Utara untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan kita. Mulai dari peluang investasi, sektor pariwisata, perdagangan, pertanian, hingga produk-produk kreatif UMKM,” ujar Patuan di hadapan peserta rapat.
Selain fokus pada kesiapan fisik Paviliun Paluta di lokasi acara, rapat tersebut juga mengupas tuntas konsep promosi digital, pengemasan seni budaya lokal yang akan ditampilkan, serta skema keterlibatan berbagai elemen daerah demi memberikan impresi mendalam bagi pengunjung maupun calon investor.
Guna memastikan persiapan berjalan tanpa hambatan, Pemkab Paluta menerapkan sistem pembagian tanggung jawab yang ketat. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak kecamatan diinstruksikan untuk segera bergerak mengumpulkan data serta bahan promosi mutakhir.
Patuan mengingatkan agar seluruh lini tidak menunda-nunda pekerjaan mengingat waktu pelaksanaan yang menyisakan kurang dari satu bulan lagi.
“Seluruh pihak harus bersinergi. Kami minta semua instansi segera menyerahkan data dan bahan promosi sesuai timeline yang sudah disepakati agar proses persiapan di lapangan berjalan lancar,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, rapat kesiapan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Paluta, perwakilan BUMN/BUMD, pelaku dunia usaha/perusahaan swasta, pengurus TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta sejumlah tokoh masyarakat terkait.
Dengan persiapan yang matang, kehadiran Paviliun Paluta di PRSU ke-50 diharapkan mampu menjadi daya tarik utama dan membawa dampak ekonomi ril bagi kemajuan Bumi Balakka. (mag-12/azw)

14 hours ago
10

















































