Pelindo Gandeng Kejati Sumut untuk Perkuat Tata Kelola Pelabuhan

15 hours ago 11

MEDAN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 terus memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum guna mendukung tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan silaturahmi Executive Director 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Jonedi Ramli, ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Selasa (14/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung kepastian hukum, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta kelancaran operasional kepelabuhanan yang memiliki peran strategis dalam sistem logistik nasional.

Jonedi Ramli hadir bersama Direktur Utama PT Pelindo Multi Terminal, Direktur Utama PT Prima Multi Terminal Kuala Tanjung, dan Executive General Manager Cabang Belawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1. Rombongan disambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, didampingi Wakil Kepala Kejati Sumut Eko Adhyaksono beserta jajaran.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak membahas berbagai isu strategis terkait penguatan sinergi kelembagaan, peningkatan koordinasi, hingga upaya menciptakan kepastian hukum yang mampu mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya sektor kepelabuhanan sebagai tulang punggung distribusi barang dan jasa. Sebagai pengelola pelabuhan di wilayah barat Indonesia, Pelindo menilai dukungan aparat penegak hukum menjadi faktor penting untuk memastikan operasional pelabuhan berjalan aman, efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.

Executive Director 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Jonedi Ramli, mengatakan hubungan baik dengan Kejati Sumut menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional dan berintegritas.

“Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dapat terus diperkuat. Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Group untuk menjalankan proses bisnis yang taat hukum, berintegritas, serta memberikan pelayanan kepelabuhanan yang optimal kepada masyarakat dan para pengguna jasa,” ujarnya.

Menurut Jonedi, penerapan prinsip GCG menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas bisnis Pelindo. Karena itu, koordinasi yang erat dengan Kejati Sumut diharapkan mampu mengantisipasi berbagai potensi persoalan hukum sejak dini sehingga operasional perusahaan berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Pelabuhan merupakan salah satu simpul utama perekonomian nasional. Kami ingin memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, kami optimistis pelayanan kepada pengguna jasa akan semakin baik dan iklim investasi di sektor kepelabuhanan semakin kondusif,” ujarnya.

Sebagai operator pelabuhan nasional, Pelindo Regional 1 mengelola sejumlah pelabuhan strategis di Sumatera yang menjadi pintu utama arus barang domestik maupun internasional. Karena itu, sinergi dengan aparat penegak hukum dinilai penting untuk menjaga kelancaran rantai pasok, meningkatkan efisiensi logistik, sekaligus memperkuat daya saing perekonomian nasional. (san/ila)

MEDAN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 terus memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum guna mendukung tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan silaturahmi Executive Director 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Jonedi Ramli, ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Selasa (14/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung kepastian hukum, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta kelancaran operasional kepelabuhanan yang memiliki peran strategis dalam sistem logistik nasional.

Jonedi Ramli hadir bersama Direktur Utama PT Pelindo Multi Terminal, Direktur Utama PT Prima Multi Terminal Kuala Tanjung, dan Executive General Manager Cabang Belawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1. Rombongan disambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, didampingi Wakil Kepala Kejati Sumut Eko Adhyaksono beserta jajaran.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak membahas berbagai isu strategis terkait penguatan sinergi kelembagaan, peningkatan koordinasi, hingga upaya menciptakan kepastian hukum yang mampu mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya sektor kepelabuhanan sebagai tulang punggung distribusi barang dan jasa. Sebagai pengelola pelabuhan di wilayah barat Indonesia, Pelindo menilai dukungan aparat penegak hukum menjadi faktor penting untuk memastikan operasional pelabuhan berjalan aman, efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.

Executive Director 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Jonedi Ramli, mengatakan hubungan baik dengan Kejati Sumut menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional dan berintegritas.

“Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dapat terus diperkuat. Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Group untuk menjalankan proses bisnis yang taat hukum, berintegritas, serta memberikan pelayanan kepelabuhanan yang optimal kepada masyarakat dan para pengguna jasa,” ujarnya.

Menurut Jonedi, penerapan prinsip GCG menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas bisnis Pelindo. Karena itu, koordinasi yang erat dengan Kejati Sumut diharapkan mampu mengantisipasi berbagai potensi persoalan hukum sejak dini sehingga operasional perusahaan berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Pelabuhan merupakan salah satu simpul utama perekonomian nasional. Kami ingin memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, kami optimistis pelayanan kepada pengguna jasa akan semakin baik dan iklim investasi di sektor kepelabuhanan semakin kondusif,” ujarnya.

Sebagai operator pelabuhan nasional, Pelindo Regional 1 mengelola sejumlah pelabuhan strategis di Sumatera yang menjadi pintu utama arus barang domestik maupun internasional. Karena itu, sinergi dengan aparat penegak hukum dinilai penting untuk menjaga kelancaran rantai pasok, meningkatkan efisiensi logistik, sekaligus memperkuat daya saing perekonomian nasional. (san/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|