BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemko Binjai menggelar Forum Konsultasi Publik sekaligus koordinasi rencana pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Balai Kota Binjai, Kamis (7/8) lalu. Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, dan unsur Forkompida turut mengikuti forum tersebut.
Menurut Jiji, sapaan karib Hasanul Jihadi, dengan adanya MPP, merupakan upaya pemko untuk menyatukan berbagai layanan dari lintas instansi dalam satu tempat yang terintegrasi. Tujuannya, untuk memudahkan akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dia menekankan pentingnya proses pembangunan MPP dilakukan secara partisipatif, inklusif, serta berorientasi pada kepentingan publik.
“Melalui forum konsultasi publik ini, kita ingin memastikan, pembangunan MPP Binjai dilakukan secara partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkap Jiji.
Jiji juga mengingatkan, tantangan ke depan tidaklah ringan. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama dari seluruh pihak. Dia juga menuturkan, sinergi yang kuat akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang prima di Kota Binjai.
“Saya mengajak kita semua untuk berkontribusi aktif, menjalin kolaborasi, dan berkomitmen bersama dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Melalui forum ini, Pemko Binjai berharap, terbentuk komitmen bersama antarinstansi dalam mendukung percepatan pembangunan MPP. Hal tersebut sebagai upaya peningkatan layanan yang transparan, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Lokasi MPP ini rencananya dibangun di Lantai 2 Pasar Rambung, Jalan Jambi, Binjai Selatan. Pasar yang menguras anggaran belasan miliar Rupiah itu, dinilai sepi dari hilir-mudik pedagang maupun pengunjung. Kehadiran MPP di sana, merupakan langkah pemerintah agar masyarakat melirik untuk memberi perhatiannya.
Rencana Pemko Binjai mengalihfungsikan Lantai 2 Pasar Rambung sebagai MPP, sudah dilakukan, dengan meninjau langsung ke lokasi. (ted/saz)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemko Binjai menggelar Forum Konsultasi Publik sekaligus koordinasi rencana pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Balai Kota Binjai, Kamis (7/8) lalu. Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, dan unsur Forkompida turut mengikuti forum tersebut.
Menurut Jiji, sapaan karib Hasanul Jihadi, dengan adanya MPP, merupakan upaya pemko untuk menyatukan berbagai layanan dari lintas instansi dalam satu tempat yang terintegrasi. Tujuannya, untuk memudahkan akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dia menekankan pentingnya proses pembangunan MPP dilakukan secara partisipatif, inklusif, serta berorientasi pada kepentingan publik.
“Melalui forum konsultasi publik ini, kita ingin memastikan, pembangunan MPP Binjai dilakukan secara partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkap Jiji.
Jiji juga mengingatkan, tantangan ke depan tidaklah ringan. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama dari seluruh pihak. Dia juga menuturkan, sinergi yang kuat akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang prima di Kota Binjai.
“Saya mengajak kita semua untuk berkontribusi aktif, menjalin kolaborasi, dan berkomitmen bersama dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Melalui forum ini, Pemko Binjai berharap, terbentuk komitmen bersama antarinstansi dalam mendukung percepatan pembangunan MPP. Hal tersebut sebagai upaya peningkatan layanan yang transparan, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Lokasi MPP ini rencananya dibangun di Lantai 2 Pasar Rambung, Jalan Jambi, Binjai Selatan. Pasar yang menguras anggaran belasan miliar Rupiah itu, dinilai sepi dari hilir-mudik pedagang maupun pengunjung. Kehadiran MPP di sana, merupakan langkah pemerintah agar masyarakat melirik untuk memberi perhatiannya.
Rencana Pemko Binjai mengalihfungsikan Lantai 2 Pasar Rambung sebagai MPP, sudah dilakukan, dengan meninjau langsung ke lokasi. (ted/saz)