BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menggelar tepung tawar dan manasik haji yang diikuti sebanyak 233 peserta. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Umar Baki, Kamis (26/3/2026). Tujuan dari kegiatan ini untuk memantapkan kesiapan fisik dan mental para jamaah sebelum bertolak ke tanah suci.
Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi menyatakan, ibadah haji merupakan kehormatan besar yang menuntut kesiapan menyeluruh dari pada jamaah. Kesiapan dimaksud baik dari sisi pemahaman maupun kondisi kesehatan.
Orang nomor dua di Pemko Binjai yang karib disapa Jiji itu menyebut, manasik haji merupakan sarana penting dalam memberikan edukasi terkait regulasi dan tata cara pelaksanaan ibadah haji secara komprehensif.
Fokus utama kegiatan ini adalah membentuk jamaah yang mandiri, sehingga mampu menjalankan seluruh rangkaian rukun haji dengan khusyuk tanpa kendala teknis di lapangan. Dari Kota Binjai, sebanyak 223 calon jamaah haji yang akan berangkat dengan pendampingan enam petugas profesional.
Seluruh jamaah asal Binjai dipastikan tergabung dalam Kloter 1, yang dinilai memberikan kemudahan dalam koordinasi keberangkatan.
Sebagai bentuk perhatian dan tradisi khas, Pemko Binjai juga membekali para jamaah dengan makanan khas daerah, seperti bumbu pecal, sambal teri kacang, dan permen jahe.
Bekal tersebut diharapkan dapat membantu menjaga selera makan sekaligus stamina jamaah selama berada di Arab Saudi. “Menu lokal ini disiapkan sebagai penawar rindu akan kampung halaman. Kami berharap bekal ini dapat meningkatkan selera makan jamaah sehingga kesehatan mereka tetap terjaga selama menjalankan ibadah,” kata Jiji.
Dia juga berpesan agar seluruh jamaah senantiasa meluruskan niat, menjaga kekompakan, serta mematuhi arahan petugas pembimbing. “Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya. (ted/ila)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menggelar tepung tawar dan manasik haji yang diikuti sebanyak 233 peserta. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Umar Baki, Kamis (26/3/2026). Tujuan dari kegiatan ini untuk memantapkan kesiapan fisik dan mental para jamaah sebelum bertolak ke tanah suci.
Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi menyatakan, ibadah haji merupakan kehormatan besar yang menuntut kesiapan menyeluruh dari pada jamaah. Kesiapan dimaksud baik dari sisi pemahaman maupun kondisi kesehatan.
Orang nomor dua di Pemko Binjai yang karib disapa Jiji itu menyebut, manasik haji merupakan sarana penting dalam memberikan edukasi terkait regulasi dan tata cara pelaksanaan ibadah haji secara komprehensif.
Fokus utama kegiatan ini adalah membentuk jamaah yang mandiri, sehingga mampu menjalankan seluruh rangkaian rukun haji dengan khusyuk tanpa kendala teknis di lapangan. Dari Kota Binjai, sebanyak 223 calon jamaah haji yang akan berangkat dengan pendampingan enam petugas profesional.
Seluruh jamaah asal Binjai dipastikan tergabung dalam Kloter 1, yang dinilai memberikan kemudahan dalam koordinasi keberangkatan.
Sebagai bentuk perhatian dan tradisi khas, Pemko Binjai juga membekali para jamaah dengan makanan khas daerah, seperti bumbu pecal, sambal teri kacang, dan permen jahe.
Bekal tersebut diharapkan dapat membantu menjaga selera makan sekaligus stamina jamaah selama berada di Arab Saudi. “Menu lokal ini disiapkan sebagai penawar rindu akan kampung halaman. Kami berharap bekal ini dapat meningkatkan selera makan jamaah sehingga kesehatan mereka tetap terjaga selama menjalankan ibadah,” kata Jiji.
Dia juga berpesan agar seluruh jamaah senantiasa meluruskan niat, menjaga kekompakan, serta mematuhi arahan petugas pembimbing. “Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya. (ted/ila)

6 hours ago
5

















































