Program Gerakan Satu Juta Pohon, Pemkab Dairi Pantau Pertumbuhan Pohon Kemiri di Kawasan Danau Toba

18 hours ago 8

DAIRI— Pemerintah Kabupaten Dairi terus memantau perkembangan pohon kemiri yang ditanam di kawasan pariwisata Danau Toba, tepatnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan Selasa (7/4/2026) sebagai bagian dari upaya memastikan program gerakan satu juta pohon yang digagas pemerintah berjalan efektif.

Asisten II Bidang Perekonomian Setda Dairi, Junihardi Siregar, menjelaskan, program penanaman pohon kemiri ini telah dicanangkan oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, pada 9 Agustus 2025 lalu. Penanaman pohon tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran Pemkab, pemerintah kecamatan dan desa, masyarakat setempat, hingga mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Kita melakukan monitoring dan evaluasi dengan pemeliharaan serta perawatan pohon yang telah ditanam. Hal ini penting agar pohon dapat tumbuh dan berkembang optimal,” kata Junihardi, Kamis (9/4/2026).

Junihardi mengatakan, salah satu kegiatan perawatan yang dilakukan adalah penyisipan untuk memastikan pertumbuhan pohon kemiri tetap sehat.

Monitoring dan evaluasi tidak hanya dilakukan di Kecamatan Silahisabungan, tetapi juga secara berkelanjutan di Kecamatan Sidikalang dan Berampu.

Langkah ini dianggap penting untuk memastikan seluruh pohon yang ditanam dalam gerakan satu juta pohon dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

Program ini merupakan bagian dari gerakan merawat bumi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan dan konservasi lingkungan, terutama di kawasan pariwisata strategis seperti Danau Toba yang memiliki nilai ekonomi sekaligus ekologi tinggi.

“Selain menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan ini juga mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk terlibat langsung, sehingga tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam,” pungkas Junihardi.

Dengan pemantauan yang rutin dan partisipasi aktif dari masyarakat, Pemkab Dairi berharap pohon kemiri yang telah ditanam dapat tumbuh subur dan berkontribusi pada keseimbangan ekosistem di sekitar Danau Toba. (rud/ila)

DAIRI— Pemerintah Kabupaten Dairi terus memantau perkembangan pohon kemiri yang ditanam di kawasan pariwisata Danau Toba, tepatnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan Selasa (7/4/2026) sebagai bagian dari upaya memastikan program gerakan satu juta pohon yang digagas pemerintah berjalan efektif.

Asisten II Bidang Perekonomian Setda Dairi, Junihardi Siregar, menjelaskan, program penanaman pohon kemiri ini telah dicanangkan oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, pada 9 Agustus 2025 lalu. Penanaman pohon tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran Pemkab, pemerintah kecamatan dan desa, masyarakat setempat, hingga mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Kita melakukan monitoring dan evaluasi dengan pemeliharaan serta perawatan pohon yang telah ditanam. Hal ini penting agar pohon dapat tumbuh dan berkembang optimal,” kata Junihardi, Kamis (9/4/2026).

Junihardi mengatakan, salah satu kegiatan perawatan yang dilakukan adalah penyisipan untuk memastikan pertumbuhan pohon kemiri tetap sehat.

Monitoring dan evaluasi tidak hanya dilakukan di Kecamatan Silahisabungan, tetapi juga secara berkelanjutan di Kecamatan Sidikalang dan Berampu.

Langkah ini dianggap penting untuk memastikan seluruh pohon yang ditanam dalam gerakan satu juta pohon dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

Program ini merupakan bagian dari gerakan merawat bumi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan dan konservasi lingkungan, terutama di kawasan pariwisata strategis seperti Danau Toba yang memiliki nilai ekonomi sekaligus ekologi tinggi.

“Selain menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan ini juga mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk terlibat langsung, sehingga tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam,” pungkas Junihardi.

Dengan pemantauan yang rutin dan partisipasi aktif dari masyarakat, Pemkab Dairi berharap pohon kemiri yang telah ditanam dapat tumbuh subur dan berkontribusi pada keseimbangan ekosistem di sekitar Danau Toba. (rud/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|