Terkait Beasiswa Mahasiswa Tapteng, DPRD Sumut Desak Polda Tangkap Oknum Penyebar Info Sesat

4 weeks ago 22

SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Rahmansyah Sibarani, menyayangkan sikap seorang oknum inisial J, yang menyebarkan informasi negatif dan tidak akurat terkait program beasiswa yang digulirkan Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk 104 mahasiswa.

Rahmansyah menyampaikan, isu yang beredar di media sosial belakangan ini yang disebut-sebut disampaikan oknum J, dengan membuat flyer, justru dapat menimbulkan keresahan dan suasana kericuhan di tengah masyarakat, khususnya para mahasiswa dan keluarganya yang menjadi penerima bantuan beasiswa tersebut.

“Saya sebagai putra daerah dan warga Tapteng yang saat ini berdomisili di luar daerah akan tetap memperhatikan dengan serius dinamika dan pembangunan di daerah ini, termasuk soal informasi yang menyesatkan ini,” ungkap Rahmansyah, baru-baru ini.

Dikatakan Rahmansyah, pemberian beasiswa kepada 104 mahasiswa oleh Pemkab Tapteng melalui APBD merupakan langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah. Namun, baru-baru ini beredar informasi melalui media sosial sebagaimana dipublis oknum J, yang menyebutkan, dari 104 penerima beasiswa, hanya 26 orang yang dianggap memiliki data murni atau benar, sementara 78 sisanya disebut-sebut sebagai “siluman”.

“Saya sudah mengikuti perkembangan ini melalui sejumlah sumber, termasuk media. Dalam klarifikasi yang beredar, disebutkan 26 penerima telah diverifikasi, sedangkan 78 lainnya tidak sempat terverifikasi saat proses verifikasi karena keterbatasan waktu. Jadi tidak benar kalau langsung disimpulkan mereka tidak layak, apalagi “siluman”. Pernyataan-pernyataan seperti itu bisa menimbilkan suasana kericuhan dan menyulut opini negatif yang bisa merugikan para mahasiswa dan keluarganya,” tegas Rahmansyah.

Rahmansyah yang disebut-sebut bakal diamanahkan menjadi Ketua DPD Partai NasDem Tapteng itu, juga mengatakan kepada semua pihak, agar tidak asal menuding dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya di kalangan masyarakat TapTeng.

Menurutnya, program beasiswa adalah bentuk kepedulian PemKab TapTeng sebelumnya terhadap generasi muda, dan harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Saya mendukung penuh Program Pemkab Tapteng yang saat ini dan tentunya juga mendukung dalam menlanjutkan program beasiswa ini, karena Astacita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Rahmansyah.

Dikatakan Rahmansyah, adapun Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto yang dimaksud, yakni memperkuat pembangunan SDM. Hal ini sesuai dengan visi misi Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, yakni Meningkatkan Pembangunan Manusia.

“Saran buat semua pihak terkait yang punya wewenang, agar memberikan tambahan waktu dalam melanjutkan verifikasi selanjutnya. Kalau memang ada dugaan pelanggaran, biarkan mekanisme verifikasi berjalan secara objektif dan profesional. Jangan dibawa ke ranah spekulasi dan fitnah,” kata wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut IX ini.

Lebih jauh, Rahmansyah meminta DPRD Kabupaten Tapteng agar bersikap tegas dan tidak ragu melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi menyesatkan ke aparat penegak hukum. Dia juga secara pribadi menyatakan siap mendukung langkah-langkah hukum oleh siapapun dan termasuk oleh Mahasiswa maupun keluarganya.

“Atau mungkin ada elemen masyarakat lainnya gang ingin mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang telah menyebarkan hoaks yang dapat memecah belah dan merusak citra daerah, saya siap mendukung,” tegasnya.

Menurut Rahmansyah, dia telah mendengar, ada pihak yang melaporkan oknum J di Polda Sumut. Untuk itu, dia mengapresiasi langkah hukum tersebut serta mendukung dan mendesak Polda Sumut agar menyikapinya dengan tegas dan menangkap oknum pelaku penyebar hoaks tersebut.

“Hal ini perlu, jangan ada orang yang tidak bertanggung jawab hingga bisa menimbulkan kericuhan, kegaduhan dan perpecahan serta program-program baik pemerintah menjadi tercemar. Ini bukan hanya soal anggaran, tapi soal masa depan anak-anak Tapteng yang sedang menempuh pendidikan. Kita harus berdiri bersama untuk melindungi mereka dari fitnah dan pembusukan informasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rahmansyah juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tapteng melalui Kabag Kesra Pemkab Tapteng, yang telah memberikan klarifikasi dan penjelasan kepada masyarakat.

“Sehingga diyakini, penjelasan Kabag Kesra tersebut bisa mengobati dan menenangkan mahasiswa dan keluarga penerima beasiswa. Kami berharap, program beasiswa tersebut dapat dilanjutkan proses verfikasinya,” pungkasnya. (map/saz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|