Terkait Tercemarnya Air Danau Toba, Bobby Masih Tunggu Hasil Laboratorium

3 weeks ago 18

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, belum bisa mengumumkan dan masih menunggu hasil laboratorium, terkait keruhnya air Danau Toba, karena hingga saat ini masih dilakukan proses pengecekan.

“Kemarin sudah kami sampaikan, masih dalam tahap proses pengecekan, belum disampaikan secara lugas ya. Nanti secepatnya akan kami sampaikan dengan data-data,” ungkap Bobby, saat menyampaikan keterangan di Kota Medan, Selasa (5/8).

Bobby menuturkan, permasalahan keruhnya air Danau Toba disebabkan kekeringan panjang, dari cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Sumut.

“Keruhnya air Danau Toba disebabkan kekeringan. Dari kekeringan tadi, muncul sumber-sumber belerang yang masuk ke wilayah air Danau Toba. Makanya kami sempat membuat rekayasa cuaca,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, melalui Unit Pelaksana Teknis Kualitas Air Danau Toba, menyebutkan, masih melakukan uji laboratorium terkait kualitas air Danau Toba yang sempat tercemar beberapa waktu lalu.

“Kemarin, sampel air Danau Toba baru masuk lab, dan masih dalam proses uji,” beber Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kualitas Air Danau Toba, Dinas LHK Sumut, Abner Tarigan, Rabu, 30 Juli 2025 lalu.

Abner menjelaskan, tercemarnya air Danau Toba karena adanya gejala alam. “Itu terkait dengan alam. Air Danau Toba masih mengalami surut, jadi dengan adanya kekeringan itu, air turun, kemudian ombaknya besar. Sehingga air dari bawah danau bersamaan dengan rumput, naik ke atas. Itu masih dugaan sementara kami,” katanya.

Terkait dengan adanya air yang mendidih di Danau Toba, dia membantah. Karena tim dari Dinas LHK Sumut sudah turun ke lokasi untuk melihat kondisi air Danau Toba.

“Kemarin tim sudah ke sana dan tidak ada melihat kondisi air dalam keadaan mendidih. Terkait dengan video viral yang beredar, saya tidak melihat jelas itu air mendidih. Namun jika dilihat dengan seksama, itu air keruh, karena temperatur air Danau Toba hanya 25 sampai 26 derajat, jadi tidak mungkin mendidih,” ujar Abner.

Abner pun menyebutkan, saat ini kondisi air Danau Toba sudah kembali jernih. “Laporan tim, saat ini air Danau Toba sudah dalam kondisi baik dan kembali normal,” pungkasnya. (san/saz)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, belum bisa mengumumkan dan masih menunggu hasil laboratorium, terkait keruhnya air Danau Toba, karena hingga saat ini masih dilakukan proses pengecekan.

“Kemarin sudah kami sampaikan, masih dalam tahap proses pengecekan, belum disampaikan secara lugas ya. Nanti secepatnya akan kami sampaikan dengan data-data,” ungkap Bobby, saat menyampaikan keterangan di Kota Medan, Selasa (5/8).

Bobby menuturkan, permasalahan keruhnya air Danau Toba disebabkan kekeringan panjang, dari cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Sumut.

“Keruhnya air Danau Toba disebabkan kekeringan. Dari kekeringan tadi, muncul sumber-sumber belerang yang masuk ke wilayah air Danau Toba. Makanya kami sempat membuat rekayasa cuaca,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, melalui Unit Pelaksana Teknis Kualitas Air Danau Toba, menyebutkan, masih melakukan uji laboratorium terkait kualitas air Danau Toba yang sempat tercemar beberapa waktu lalu.

“Kemarin, sampel air Danau Toba baru masuk lab, dan masih dalam proses uji,” beber Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kualitas Air Danau Toba, Dinas LHK Sumut, Abner Tarigan, Rabu, 30 Juli 2025 lalu.

Abner menjelaskan, tercemarnya air Danau Toba karena adanya gejala alam. “Itu terkait dengan alam. Air Danau Toba masih mengalami surut, jadi dengan adanya kekeringan itu, air turun, kemudian ombaknya besar. Sehingga air dari bawah danau bersamaan dengan rumput, naik ke atas. Itu masih dugaan sementara kami,” katanya.

Terkait dengan adanya air yang mendidih di Danau Toba, dia membantah. Karena tim dari Dinas LHK Sumut sudah turun ke lokasi untuk melihat kondisi air Danau Toba.

“Kemarin tim sudah ke sana dan tidak ada melihat kondisi air dalam keadaan mendidih. Terkait dengan video viral yang beredar, saya tidak melihat jelas itu air mendidih. Namun jika dilihat dengan seksama, itu air keruh, karena temperatur air Danau Toba hanya 25 sampai 26 derajat, jadi tidak mungkin mendidih,” ujar Abner.

Abner pun menyebutkan, saat ini kondisi air Danau Toba sudah kembali jernih. “Laporan tim, saat ini air Danau Toba sudah dalam kondisi baik dan kembali normal,” pungkasnya. (san/saz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|