Usai PSU, Fraksi Golkar Dorong Usulan Provinsi Papua Utara ke Rapat Paripurna

4 weeks ago 19

JAYAPURA-Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), khususnya Fraksi Partai Golkar, menyatakan dukungannya terhadap usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Utara.

Usulan tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh masyarakat wilayah adat Saireri melalui Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, dalam pertemuan di Kabupaten Biak Numfor kepada Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Achmad Doli Kurnia Tandjung pekan lalu.

Ketua DPRP, Denny H. Bonai, mengatakan bahwa pihaknya akan segera membahas usulan ini setelah PSU rampung. “Setelah PSU, kami akan gelar rapat fraksi untuk membahas lebih lanjut dan menyusun langkah-langkah strategis, termasuk membawa usulan ini ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” jelasnya.

Ia menambahkan, walaupun sebagian anggota Fraksi Golkar DPRP saat ini sedang cuti karena persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025, Rencana pembentukan DOB Papua Utara, lanjut Denny, juga akan menjadi agenda utama dalam rapat Fraksi Golkar dan nantinya akan dibawa ke rapat paripurna DPR Papua.

“Pembentukan DOB Papua Utara sangat penting. Ini menjadi bagian dari penyelarasan pembentukan provinsi sesuai wilayah adat di Tanah Papua. Saat ini, wilayah adat lain sudah memiliki provinsi masing-masing. Saireri tinggal satu-satunya yang belum,” terangnya.

Denny menekankan, suksesnya pembentukan DOB Papua Utara membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Dukungan dari DPRP saja tidak cukup. Butuh keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. Kita ingin ini bukan hanya jadi wacana, tapi betul-betul terealisasi demi masa depan masyarakat Papua yang lebih baik,” pungkasnya. (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA-Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), khususnya Fraksi Partai Golkar, menyatakan dukungannya terhadap usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Utara.

Usulan tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh masyarakat wilayah adat Saireri melalui Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, dalam pertemuan di Kabupaten Biak Numfor kepada Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Achmad Doli Kurnia Tandjung pekan lalu.

Ketua DPRP, Denny H. Bonai, mengatakan bahwa pihaknya akan segera membahas usulan ini setelah PSU rampung. “Setelah PSU, kami akan gelar rapat fraksi untuk membahas lebih lanjut dan menyusun langkah-langkah strategis, termasuk membawa usulan ini ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” jelasnya.

Ia menambahkan, walaupun sebagian anggota Fraksi Golkar DPRP saat ini sedang cuti karena persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025, Rencana pembentukan DOB Papua Utara, lanjut Denny, juga akan menjadi agenda utama dalam rapat Fraksi Golkar dan nantinya akan dibawa ke rapat paripurna DPR Papua.

“Pembentukan DOB Papua Utara sangat penting. Ini menjadi bagian dari penyelarasan pembentukan provinsi sesuai wilayah adat di Tanah Papua. Saat ini, wilayah adat lain sudah memiliki provinsi masing-masing. Saireri tinggal satu-satunya yang belum,” terangnya.

Denny menekankan, suksesnya pembentukan DOB Papua Utara membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Dukungan dari DPRP saja tidak cukup. Butuh keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. Kita ingin ini bukan hanya jadi wacana, tapi betul-betul terealisasi demi masa depan masyarakat Papua yang lebih baik,” pungkasnya. (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|