Api Membakar Alas Kethu, Karhutla di Wonogiri Bikin Tegang, Evakuasi Korban di Medan Ekstrem Jadi Perhatian

9 hours ago 4
KebakaranSimulasi karhutla di Alas Kethu Wonogiri. Dok. Kodim Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Cuaca panas yang terus menyelimuti Kabupaten Wonogiri selama beberapa pekan terakhir membuat potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin meningkat. Kondisi tersebut tidak dianggap sepele. Kodim 0728 Wonogiri bersama berbagai instansi langsung menggelar latihan gabungan penanganan Karhutla dengan simulasi yang dibuat semirip mungkin dengan kondisi nyata di lapangan.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Alas Kethu, Kamis (16/7/2026), menghadirkan suasana layaknya operasi penyelamatan sesungguhnya. Asap buatan, jalur hutan yang sulit dilalui kendaraan, hingga proses evakuasi korban menjadi bagian dari skenario latihan yang membuat seluruh peserta harus bekerja cepat dan terkoordinasi.

Latihan ini menjadi langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang identik dengan meningkatnya risiko kebakaran hutan maupun kebakaran di kawasan permukiman. Dengan suhu udara yang tinggi dan kondisi lahan yang semakin kering, kesiapsiagaan seluruh unsur dinilai menjadi faktor penting untuk meminimalkan dampak apabila kebakaran benar-benar terjadi.

Tidak hanya melibatkan prajurit TNI, latihan gabungan ini juga diikuti personel Polri, BPBD, SAR, Dinas Kesehatan, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama lintas sektor, bukan hanya mengandalkan satu instansi.

Seluruh peserta mendapatkan pembekalan melalui teori sekaligus praktik langsung di lapangan. Berbagai skenario disiapkan agar setiap personel memahami tugas dan perannya saat menghadapi kondisi darurat.

Beberapa materi yang dilaksanakan antara lain:

🟢 Penyuluhan kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

🟢 Simulasi pendirian posko darurat sebagai pusat koordinasi penanganan bencana.

🟢 Teknik pemadaman api di kawasan hutan dan lahan.

🟢 Evakuasi korban dari lokasi yang sulit dijangkau kendaraan.

🟢 Tahapan pemulihan pascabencana melalui kegiatan penghijauan kembali pada area terdampak kebakaran.

Salah satu sesi yang paling menyita perhatian peserta adalah simulasi penyelamatan korban di tengah kawasan hutan. Medan yang terjal dan akses yang terbatas memaksa personel gabungan menggunakan berbagai teknik evakuasi agar korban dapat dipindahkan menuju lokasi yang aman secepat mungkin.

Pada saat bersamaan, tim pemadam juga melakukan manuver pemadaman api sesuai prosedur penanganan Karhutla. Seluruh proses berlangsung dengan koordinasi yang ketat sehingga setiap personel mengetahui posisi dan tanggung jawab masing-masing.

Skenario latihan dirancang menyerupai kondisi nyata di kawasan hutan Perhutani, sehingga para peserta tidak hanya mengandalkan teori, tetapi juga dituntut mampu mengambil keputusan dengan cepat ketika menghadapi perubahan situasi di lapangan.

Kekompakan personel gabungan terlihat sejak proses awal hingga akhir simulasi. Komunikasi antartim, pembagian tugas, hingga penanganan korban dilakukan secara terpadu agar seluruh tahapan berjalan efektif.

Dandim Wonogiri Letkol Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Suraji, menjelaskan bahwa latihan gabungan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis prajurit sekaligus memperkuat kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.

Menurutnya, latihan tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi secara teori, tetapi juga mengasah kemampuan teknis di lapangan agar setiap personel mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi bencana.

Selain meningkatkan keterampilan personel, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.

Dengan kesiapan yang terus ditingkatkan melalui latihan seperti ini, diharapkan penanganan Karhutla di Kabupaten Wonogiri dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas masyarakat, maupun potensi korban jiwa dapat ditekan semaksimal mungkin. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|