Pembukaan Asian Games 2026 belum dilakukan, namun sudah ada kontingen Indonesia yang terpaksa pulang. Tim basket putra Merah Putih terpaksa pulang sebelum pembukaan resmi Asian Games 2026 setelah menelan kekalahan ketiga.
KEKALAHAN ketiga diderita tim Indonesia dari Arab Saudi dengan 89-100 pada laga Grup A di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, Minggu (13/9). Ini merupakan kekalahan ketiga setelah sebelumnya tumbang 53-98 dari Jepang, dan 48-102 dari Korea Selatan.
Dengan demikian, timnas basket putra Indonesia menyamai pencapaian dalam Asian Games 2022, yaitu mereka gagal meraih satu pun kemenangan.
Pada laga kontra Arab Saudi, Indonesia sempat unggul jauh 19-9 pada kuarter pertama sebelum sang lawan menyamakan skor 21-21 pada akhir fase tersebut. Setelah itu, Arab Saudi menemukan ritme permainan mereka dan menutup kuarter kedua dengan keunggulan 50-41.
Seusai jeda, Indonesia terus tercecer dan ketinggalan 55-70 pada kuarter ketiga. Kuarter terakhir, dua angka dari Derrick Michael menjadi penutup perolehan skor Indonesia yang akhirnya kalah 89-100.
Abraham Damar menjadi pencetak poin terbanyak bagi Indonesia pada laga tersebut dengan 22 poin, ditambah tiga rebound dan satu assist. Sementara di kubu Arab Saudi, Muhammad Abdurrahkman tampil dominan dengan membuat 41 angka, lima rebound dan lima assist.
Perbedaan yang cukup lebar di antara kedua tim adalah dari sisi turnovers, di mana Indonesia membuat 14 kali sepanjang laga, sementara Arab Saudi hanya enam kali. Selain itu, Indonesia tidak efektif di field goals yang akurasinya cuma 39 persen saat Arab Saudi 50 persen.
Di kompetisi basket putra Asian Games 2026 yang diikuti 12 tim dan dibagi ke tiga grup, dua tim terbaik dari setiap grup berhak melaju langsung ke perempat final. Dua tim terakhir untuk melengkapi komposisi delapan besar datang dari dua tim yang berstatus peringkat ketiga terbaik.
Tim Bulutangkis Tiba
Sedangkan cabang yang diharapkan menjadi penyumbang medali emas, bulutangkis, telah tiba di di Tokyo, Minggu (13/9). Selanjutnya, tim Merah Putih akan menjalani pemusatan latihan (TC) berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (14/9) hingga Rabu (16/9).
Pelatih Kepala Tim Bulutangkis Indonesia, Eng Hian mengatakan bahwa fasilitas yang disiapkan untuk para atlet sudah lengkap dan sesuai kebutuhan program latihan. “Seluruh fasilitas dari hotel, tempat latihan dan kebutuhan-kebutuhan lain terkait pemusatan latihan anak-anak sudah lengkap sesuai dengan yang kami harapkan,” kata Eng Hian.
Menurut Eng Hian, kesiapan fasilitas tersebut membuat program persiapan tim dapat berjalan sesuai rencana yang telah disusun sejak masih berada di Pelatnas Indonesia.
Selama menjalani TC di Tokyo, tim Indonesia tidak hanya mengandalkan sparring partner yang dibawa dari Jakarta. Para atlet juga dijadwalkan berlatih bersama sejumlah pemain Jepan “Kami membawa beberapa atlet untuk sparring partner ditambah akan ada latihan bareng bersama atlet-atlet Jepang di tiga hari pelaksanaan pemusatan latihan,” jelas Eng Hian.
Latihan bersama atlet Jepang dinilai menjadi tambahan penting bagi tim Indonesia sebelum memasuki persaingan Asian Games 2026. Selain menjaga kesiapan teknis, sesi tersebut diharapkan dapat membantu atlet beradaptasi dengan atmosfer dan karakter permainan lawan. (bbs/dek)
Pembukaan Asian Games 2026 belum dilakukan, namun sudah ada kontingen Indonesia yang terpaksa pulang. Tim basket putra Merah Putih terpaksa pulang sebelum pembukaan resmi Asian Games 2026 setelah menelan kekalahan ketiga.
KEKALAHAN ketiga diderita tim Indonesia dari Arab Saudi dengan 89-100 pada laga Grup A di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, Minggu (13/9). Ini merupakan kekalahan ketiga setelah sebelumnya tumbang 53-98 dari Jepang, dan 48-102 dari Korea Selatan.
Dengan demikian, timnas basket putra Indonesia menyamai pencapaian dalam Asian Games 2022, yaitu mereka gagal meraih satu pun kemenangan.
Pada laga kontra Arab Saudi, Indonesia sempat unggul jauh 19-9 pada kuarter pertama sebelum sang lawan menyamakan skor 21-21 pada akhir fase tersebut. Setelah itu, Arab Saudi menemukan ritme permainan mereka dan menutup kuarter kedua dengan keunggulan 50-41.
Seusai jeda, Indonesia terus tercecer dan ketinggalan 55-70 pada kuarter ketiga. Kuarter terakhir, dua angka dari Derrick Michael menjadi penutup perolehan skor Indonesia yang akhirnya kalah 89-100.
Abraham Damar menjadi pencetak poin terbanyak bagi Indonesia pada laga tersebut dengan 22 poin, ditambah tiga rebound dan satu assist. Sementara di kubu Arab Saudi, Muhammad Abdurrahkman tampil dominan dengan membuat 41 angka, lima rebound dan lima assist.
Perbedaan yang cukup lebar di antara kedua tim adalah dari sisi turnovers, di mana Indonesia membuat 14 kali sepanjang laga, sementara Arab Saudi hanya enam kali. Selain itu, Indonesia tidak efektif di field goals yang akurasinya cuma 39 persen saat Arab Saudi 50 persen.
Di kompetisi basket putra Asian Games 2026 yang diikuti 12 tim dan dibagi ke tiga grup, dua tim terbaik dari setiap grup berhak melaju langsung ke perempat final. Dua tim terakhir untuk melengkapi komposisi delapan besar datang dari dua tim yang berstatus peringkat ketiga terbaik.
Tim Bulutangkis Tiba
Sedangkan cabang yang diharapkan menjadi penyumbang medali emas, bulutangkis, telah tiba di di Tokyo, Minggu (13/9). Selanjutnya, tim Merah Putih akan menjalani pemusatan latihan (TC) berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (14/9) hingga Rabu (16/9).
Pelatih Kepala Tim Bulutangkis Indonesia, Eng Hian mengatakan bahwa fasilitas yang disiapkan untuk para atlet sudah lengkap dan sesuai kebutuhan program latihan. “Seluruh fasilitas dari hotel, tempat latihan dan kebutuhan-kebutuhan lain terkait pemusatan latihan anak-anak sudah lengkap sesuai dengan yang kami harapkan,” kata Eng Hian.
Menurut Eng Hian, kesiapan fasilitas tersebut membuat program persiapan tim dapat berjalan sesuai rencana yang telah disusun sejak masih berada di Pelatnas Indonesia.
Selama menjalani TC di Tokyo, tim Indonesia tidak hanya mengandalkan sparring partner yang dibawa dari Jakarta. Para atlet juga dijadwalkan berlatih bersama sejumlah pemain Jepan “Kami membawa beberapa atlet untuk sparring partner ditambah akan ada latihan bareng bersama atlet-atlet Jepang di tiga hari pelaksanaan pemusatan latihan,” jelas Eng Hian.
Latihan bersama atlet Jepang dinilai menjadi tambahan penting bagi tim Indonesia sebelum memasuki persaingan Asian Games 2026. Selain menjaga kesiapan teknis, sesi tersebut diharapkan dapat membantu atlet beradaptasi dengan atmosfer dan karakter permainan lawan. (bbs/dek)

11 hours ago
10

















































