Dosen dan Mahasiswa Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan Edukasi Masyarakat Desa Laut Dendang tentang Teh Herbal Daun Beluntas

23 hours ago 14

DELI SERDANG, sumutpos.co– Dosen Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui “Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Teh Herbal Daun Beluntas sebagai Antidiabetes dan Antikolesterol pada Masyarakat Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang”.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud kontribusi Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang kesehatan, khususnya dalam pemanfaatan tanaman herbal yang terdapat di lingkungan sekitar.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Ernoviya, S.Farm., Apt., M.Si., dengan anggota tim Adhisty Nurpermatasari, Apt., M.Si. dan Zulfikri, S.Farm., Apt., M.Si. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan tiga orang mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan pengalaman mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai daun beluntas (Pluchea indica L.), potensi kandungan senyawa bioaktifnya, serta pemanfaatannya sebagai bahan minuman herbal. Edukasi diberikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang aplikatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain penyampaian materi, masyarakat juga mengikuti demonstrasi pembuatan teh herbal daun beluntas secara langsung. Tim dosen yang didampingi mahasiswa memperagakan tahapan pengolahan daun beluntas, mulai dari pemilihan bahan, pencucian, pengeringan, hingga proses penyeduhan menjadi teh herbal.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa turut membantu persiapan bahan dan alat, mendampingi peserta selama demonstrasi, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan penerapan ilmu kefarmasian di tengah masyarakat.

Masyarakat Desa Laut Dendang menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti demonstrasi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara pengolahan, penyajian, serta pemanfaatan teh herbal daun beluntas.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Ernoviya, S.Farm., Apt., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman lokal sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai manfaat daun beluntas, tetapi juga memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengolahnya menjadi teh herbal. Kami juga melibatkan mahasiswa agar mereka dapat belajar secara langsung bagaimana menerapkan ilmu kefarmasian dan berkomunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Tim pengabdian juga memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan teh herbal merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan. Teh herbal daun beluntas tidak dimaksudkan sebagai pengganti obat atau terapi medis, sehingga masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan tetap dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Laut Dendang, terutama dalam meningkatkan kesadaran terhadap pemanfaatan tanaman lokal secara tepat dan bijak. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi dosen dan mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan untuk berkontribusi secara langsung dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan terus berkomitmen untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mengintegrasikan pendidikan, penerapan ilmu kefarmasian, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (adz)

DELI SERDANG, sumutpos.co– Dosen Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui “Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Teh Herbal Daun Beluntas sebagai Antidiabetes dan Antikolesterol pada Masyarakat Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang”.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud kontribusi Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang kesehatan, khususnya dalam pemanfaatan tanaman herbal yang terdapat di lingkungan sekitar.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Ernoviya, S.Farm., Apt., M.Si., dengan anggota tim Adhisty Nurpermatasari, Apt., M.Si. dan Zulfikri, S.Farm., Apt., M.Si. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan tiga orang mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan pengalaman mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai daun beluntas (Pluchea indica L.), potensi kandungan senyawa bioaktifnya, serta pemanfaatannya sebagai bahan minuman herbal. Edukasi diberikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang aplikatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain penyampaian materi, masyarakat juga mengikuti demonstrasi pembuatan teh herbal daun beluntas secara langsung. Tim dosen yang didampingi mahasiswa memperagakan tahapan pengolahan daun beluntas, mulai dari pemilihan bahan, pencucian, pengeringan, hingga proses penyeduhan menjadi teh herbal.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa turut membantu persiapan bahan dan alat, mendampingi peserta selama demonstrasi, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan penerapan ilmu kefarmasian di tengah masyarakat.

Masyarakat Desa Laut Dendang menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti demonstrasi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara pengolahan, penyajian, serta pemanfaatan teh herbal daun beluntas.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Ernoviya, S.Farm., Apt., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman lokal sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai manfaat daun beluntas, tetapi juga memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengolahnya menjadi teh herbal. Kami juga melibatkan mahasiswa agar mereka dapat belajar secara langsung bagaimana menerapkan ilmu kefarmasian dan berkomunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Tim pengabdian juga memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan teh herbal merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan. Teh herbal daun beluntas tidak dimaksudkan sebagai pengganti obat atau terapi medis, sehingga masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan tetap dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Laut Dendang, terutama dalam meningkatkan kesadaran terhadap pemanfaatan tanaman lokal secara tepat dan bijak. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi dosen dan mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan untuk berkontribusi secara langsung dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medan terus berkomitmen untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mengintegrasikan pendidikan, penerapan ilmu kefarmasian, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (adz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|