Jadwal PKH & BPNT Januari 2026 Mulai Bergerak, Ini Nominal Lengkap dan Cara Cek Resmi Penerima

1 day ago 6
BansosIlustrasi bansos. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memasuki awal tahun 2026, perhatian masyarakat kembali tertuju pada pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dua bansos utama ini kembali disalurkan pemerintah untuk menopang kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat, mulai dari pangan, pendidikan, hingga kesehatan.

Tak sedikit warga yang mulai mencari kepastian soal kapan bantuan cair, berapa nominal yang diterima, dan bagaimana cara memastikan namanya terdaftar. Berikut rangkuman lengkap jadwal pencairan PKH dan BPNT Januari 2026, disusun agar mudah dipahami dan tidak menyesatkan.

PKH dan BPNT merupakan program bantuan sosial yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial. PKH diberikan dalam bentuk bantuan tunai bersyarat kepada keluarga dengan komponen tertentu, seperti ibu hamil, anak usia sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas. Sementara BPNT atau Program Sembako disalurkan secara non-tunai untuk pembelian bahan pangan melalui e-warong atau mitra resmi.

Berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, pencairan awal PKH dan BPNT 2026 diperkirakan mulai berlangsung pada Januari hingga Februari 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap di masing-masing daerah, menyesuaikan kesiapan data dan administrasi.

Rincian tahap pencairan yang menjadi acuan:
✓ PKH Tahap I: Januari – Maret 2026
✓ BPNT Awal Tahun: Januari 2026, dengan pola penyaluran bulanan atau per tahap sesuai kebijakan daerah

Perlu dipahami, jadwal antar daerah bisa berbeda. Tidak semua KPM menerima bantuan di tanggal yang sama.

Untuk nominal, besaran bantuan PKH 2026 menyesuaikan komponen dalam keluarga penerima. Rinciannya sebagai berikut:
✓ Ibu hamil atau nifas: Rp750.000 per tahap
✓ Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap
✓ Anak SD: Rp225.000 per tahap
✓ Anak SMP: Rp375.000 per tahap
✓ Anak SMA: Rp500.000 per tahap
✓ Lansia atau penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap

Sementara BPNT disalurkan dengan nilai Rp200.000 per bulan. Dana ini tidak ditarik tunai, melainkan digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan bahan pangan lainnya di e-warong.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerima, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui kanal resmi pemerintah. Langkah-langkahnya:
✓ Buka situs resmi cek bansos Kemensos
✓ Masukkan data wilayah sesuai KTP
✓ Isi nama lengkap penerima
✓ Masukkan kode verifikasi
✓ Klik tombol “Cari Data”

Alternatif lain, masyarakat dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos di ponsel Android yang tersedia di Play Store.

Jika bantuan belum diterima meski merasa memenuhi syarat, ada beberapa penyebab yang umum terjadi, antara lain data belum tervalidasi di DTSEN, perubahan komposisi keluarga, proses penyaluran yang masih berjalan, atau perbedaan jadwal pencairan antar daerah. Karena itu, penting memastikan data kependudukan selalu sesuai dan rutin memantau informasi resmi.

Pencairan PKH dan BPNT Januari 2026 tetap menjadi penopang penting bagi jutaan keluarga penerima manfaat. Dengan memahami jadwal, nominal bantuan, serta cara pengecekan yang benar, masyarakat bisa lebih siap dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|