Kebakaran Kandang Ayam Pandan Slogohimo, Api Mengamuk Jelang Subuh! 7.000 Ayam Terjebak

4 hours ago 19
KebakaranKebakaran kandang ayam di Pandan Slogohimo Wonogiri. Dok. Damkar Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Suasana tenang jelang pagi di wilayah Kecamatan Slogohimo mendadak berubah mencekam setelah kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik warga pada Rabu (4/3/2026) dinihari. Api yang muncul secara tiba-tiba membuat pemilik kandang panik hingga akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Wonogiri.

Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, mewakili Kabid Damkar Joko Prayitno serta Kasatpol PP Wonogiri Joko Susilo, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.30 WIB. Telepon darurat berasal langsung dari pemilik kandang, Deni Budiharjo, yang melihat api mulai membesar di area peternakannya di Dusun Jatirejo RT 2 RW 5 Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo.

Tanpa menunggu lama, tim Damkar langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan enam personel yang dipimpin komandan regu Suswanto. Aksi cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke area sekitar yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kebakaran diduga bermula dari alat pemanas ayam yang ditempatkan di dalam tong penghangat. Tiupan blower yang terlalu kuat menyebabkan pemanas terdorong keluar dari posisi semula hingga memicu percikan api. Dalam waktu singkat, api menyambar material kandang yang mudah terbakar dan langsung membesar.

Kondisi kandang yang berisi sekitar 7.000 ekor ayam membuat situasi semakin genting. Kobaran api cepat menjalar mengikuti struktur kandang sehingga petugas harus bekerja ekstra melakukan pemadaman sekaligus penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Setibanya di lokasi, tim Damkar segera melakukan pemadaman intensif menggunakan dua armada utama. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih jauh ke bangunan lain di sekitar area peternakan. Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna mencegah kebakaran susulan akibat bara yang masih tersisa.

“Operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Situasi akhirnya dinyatakan aman dan terkendali. Setelah memastikan seluruh titik api benar-benar padam, personel Damkar kembali ke Markas Komando (Mako) pada pagi hari,” ujar Sriyanto Kembo.

Kegiatan pemadaman ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Petugas menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan alat pemanas di kandang ternak, terutama pada waktu malam hingga dini hari saat risiko keterlambatan penanganan lebih tinggi.

Meski kebakaran berhasil dikendalikan tanpa meluas ke permukiman warga, kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar yang melihat asap tebal membumbung tinggi sejak subuh. Respons cepat petugas menjadi faktor utama dalam mengendalikan situasi sebelum dampaknya semakin besar.

Fakta Penting Kejadian:
✓ 🔥 Waktu kejadian: Rabu, 4 Maret 2026 pukul 04.30 WIB
✓ 🚒 6 personel Damkar diterjunkan
✓ 🚒 2 unit mobil pemadam dikerahkan
✓ 📍 Lokasi: Dusun Jatirejo, Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo
✓ 🐔 Isi kandang sekitar 7.000 ekor ayam
✓ 🔧 Penyebab awal: alat pemanas terdorong blower
✓ ⏱ Pemadaman & pendinginan selesai pukul 06.00 WIB
✓ ✅ Situasi akhir aman dan terkendali

Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|