Klaim Keuntungan BUMN Melejit, Prabowo Ingin Kasih Bintang Kehormatan untuk Bos Danantara

3 hours ago 2
Presiden Prabowo Subianto | Instagram

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Klaim lonjakan keuntungan BUMN di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tampaknya tidak hanya menjadi bahan pujian Presiden Prabowo Subianto.

Capaian yang disebut meningkat tajam itu bahkan mendorong Prabowo melontarkan rencana untuk memberikan bintang tanda kehormatan negara kepada para pimpinan Danantara.

Prabowo menilai jajaran pimpinan lembaga pengelola investasi negara tersebut layak memperoleh penghargaan atas perubahan kinerja sejumlah BUMN yang sebelumnya mengalami kerugian, namun kini disebut mulai mencatatkan keuntungan.

Menurut Prabowo, peningkatan kinerja tersebut dalam beberapa kasus bahkan berada di luar perkiraan.

“Prestasi Danantara menurut saya membanggakan. Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda penghormatan dari negara.”

“Dalam kurang dua tahun, penghasilan Danantara atau BUMN-BUMN itu naik ratusan persen. Beberapa BUMN yang belasan dan puluhan tahun rugi, sekarang mulai untung. Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga,” katanya saat berpidato dalam acara groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Presiden mengaitkan capaian tersebut dengan kepemimpinan serta sikap para petinggi Danantara. Ia menilai faktor kejujuran dan kecintaan terhadap Tanah Air menjadi bagian dari perubahan yang terjadi dalam pengelolaan BUMN di bawah Danantara.

“Ini karena kepemimpinan, leadership, dan pimpinan Danantara jujur serta rasa cinta tanah air yang besar. Saya besar hati dengan capaian-capaian kita yang sudah kita capai,” tuturnya.

Pernah Klaim Pendapatan Naik 400 Persen

Sebelum melontarkan gagasan pemberian tanda kehormatan, Prabowo sebelumnya juga mengungkapkan laporan yang diterimanya mengenai lonjakan pendapatan Danantara.

Dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Djakarta Theatre, Jakarta, Jumat (7/8/2026), Prabowo menyebut pendapatan Danantara dilaporkan mengalami kenaikan sekitar 400 persen.

Meski demikian, ia mengakui angka tersebut masih harus melalui proses audit dan pengecekan lebih lanjut.

“Saya dapat laporan bahwa revenue penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen kurang lebih. Ini terus kita audit, kita cek, tapi kalau pun tidak 400 persen, 300 persen atau 200 persen, ini signifikan dalam satu tahun bekerja,” ujarnya.

Prabowo mengatakan investasi Danantara diarahkan untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan industrialisasi dan hilirisasi. Kebijakan itu, menurutnya, dimaksudkan untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Ia juga menekankan bahwa hasil dari investasi negara tidak boleh berhenti pada angka-angka di laporan keuangan, melainkan harus bermuara pada pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebagai contoh, Prabowo menyinggung pembangunan ribuan jembatan di berbagai desa. Menurutnya, pemerintah berupaya merespons kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi untuk menangkap berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Prestasi-prestasi kita real. Sekian ribu jembatan kita bangun, jembatan yang dirasakan oleh rakyat. Rakyat teriak dan melalui teknologi, kita segera tangkap, kita tanggap, kita reaksi, dan hari ini kita sudah mendekati 2.500 jembatan di seluruh desa-desa di Indonesia,” ujar Prabowo. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|