WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Krisis air bersih akibat kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Wonogiri. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memperkuat penanganan bersama berbagai pihak, termasuk Keraton Surakarta Hadiningrat alias Kraton Solo.
Salah satu bantuan datang dari SISKS Pakubuwono (PB) XIV Hangabehi berupa 75.000 liter air bersih untuk warga Lingkungan Gunung Kukusan, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri Kota.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan pada Jumat siang (11/9/2026) dan dilepas bersama jajaran Pemkab Wonogiri. Distribusi air diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kemarau.
SISKS Pakubuwono XIV Hangabehi mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah melihat kondisi warga yang terdampak kekeringan.
“Kami melihat langsung warga di Gunung Kukusan ini terdampak kekeringan. Melalui koordinasi erat dengan Pemkab Wonogiri, kami berupaya hadir untuk membantu masyarakat luas secara berkelanjutan,” terang SISKS Pakubuwono XIV Hangabehi.
Bantuan 75.000 liter air tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau.
Berdasarkan pemetaan Pemkab Wonogiri, Lingkungan Gunung Kukusan menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan dari 14 kecamatan yang berpotensi terdampak kemarau di Kabupaten Wonogiri.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan kerja sama yang diberikan Keraton Surakarta. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dibutuhkan untuk membantu masyarakat di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber air.
“Pemkab Wonogiri mewakili masyarakat mengucapkan matur nuwun (terima kasih) atas sinergi dan bantuan ini. Langkah gotong royong seperti ini sangat meringankan beban warga kami yang berada di wilayah rawan kekurangan air,” kata Setyo.
Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Wonogiri untuk menghadapi dampak kemarau. Distribusi akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan wilayah yang membutuhkan pasokan air dan hasil pemetaan daerah terdampak.
Pemkab Wonogiri juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dioptimalkan agar distribusi bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Di Gunung Kukusan, 75.000 liter air yang dikirimkan menjadi tambahan pasokan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah terbatasnya sumber air selama musim kemarau.
Bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan, pasokan air bersih bukan sekadar bantuan sementara. Air menjadi kebutuhan mendasar yang harus tersedia setiap hari, terutama ketika kemarau membuat sumber-sumber air warga semakin terbatas. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

17 hours ago
14


















































