Rakerprov IPSI Jateng Dibuka! Ketua KONI Jateng Pasang Target Ganas di PON 2028, Atlet Silat Diminta Jangan Cepat Puas

1 day ago 8
SilatPemukulan gong tanda dibukanya Rakerprov IPSI Jateng. Istimewa

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Semangat besar langsung terasa dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Tengah yang digelar di Hotel Grasia, Semarang, Sabtu (9/5/2026). Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Tengah, dr. Sujarwanto Dwi Atmoko, hadir langsung membuka agenda penting tersebut dengan pesan tegas untuk seluruh pengurus dan insan pencak silat di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, dr. Sujarwanto menegaskan bahwa Rakerprov IPSI Jateng tidak boleh hanya menjadi agenda formal tahunan yang berlalu begitu saja. Menurutnya, forum ini harus menjadi titik penentuan arah masa depan pencak silat Jawa Tengah agar tetap menjadi kekuatan besar di level nasional.

“Rakerprov ini adalah kegiatan rutin sebagai sarana evaluasi atas apa yang telah kita capai dan saatnya kita memikirkan langkah-langkah besar ke depan. Saya yakin IPSI Jateng memiliki tekad yang kuat untuk terus mewujudkan prestasi yang membanggakan,” ujar dr. Sujarwanto di hadapan seluruh pengurus kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Atmosfer optimisme makin terasa ketika Ketua KONI Jateng itu mulai menyinggung target besar menuju PON 2028. Ia menyebut Jawa Tengah masih punya peluang sangat kuat untuk bersaing di papan atas nasional, terutama di cabang olahraga pencak silat yang selama ini dikenal konsisten menyumbang prestasi.

Menurutnya, sejarah panjang prestasi IPSI Jawa Tengah harus dijadikan bahan bakar untuk terus melahirkan atlet-atlet elite baru. Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran tidak terlena dengan pencapaian yang sudah diraih selama ini.

“Prestasi IPSI Jateng selama ini harus kita jadikan momentum untuk semakin berprestasi lebih tinggi lagi. Kita punya modal sejarah dan kualitas atlet yang mumpuni,” tambahnya.

Target besar menuju PON 2028 pun disebut sangat realistis untuk dicapai. Namun, dr. Sujarwanto meminta seluruh elemen IPSI Jawa Tengah tetap bekerja keras karena persaingan antar daerah dipastikan semakin ketat.

“Target PON 2028 untuk Jawa Tengah sangat realistis. Kita tetap berada dalam orbit prestasi, namun kita tidak boleh lengah. Kita akan berusaha keras agar capaian tersebut terus ditingkatkan melalui pembinaan yang sistematis dan kerja keras kolektif,” tegasnya.

Rakerprov IPSI Jawa Tengah tahun 2026 ini juga menjadi momentum penting untuk menyusun program kerja baru yang lebih agresif dan terukur. Fokus utama diarahkan pada pembibitan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga penguatan kompetensi wasit dan juri di seluruh daerah Jawa Tengah.

✓ Pembinaan atlet muda mulai usia dini
✓ Penguatan kualitas pelatih silat daerah
✓ Peningkatan kompetensi wasit dan juri
✓ Persiapan serius menuju PON 2028
✓ Target mempertahankan dominasi prestasi Jawa Tengah

Dengan target besar yang mulai dipasang sejak sekarang, IPSI Jawa Tengah tampaknya benar-benar serius menjaga tradisi prestasi di arena nasional. Jika pembinaan berjalan konsisten dan seluruh elemen bergerak solid, bukan tidak mungkin Jawa Tengah kembali menjadi salah satu lumbung medali pencak silat di PON 2028 mendatang. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|