JAYAPURA – Menyambut euforia sepak bola global atau piala dunia 2026, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPD BMP-RI) Provinsi Papua bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMP-RI Kota Jayapura menggelar acara bertajuk “Semarak Piala Dunia: Bersatu dalam Sportivitas, Budaya, dan Kepedulian”.
Acara yang mengusung jargon ‘Kita Satu, Papua Maju, Indonesia Kuat!’ ini diselenggarakan pada, Rabu, (1/6/2026) berpusat di Expo Waena, Jayapura. Berbeda dengan perayaan biasanya, Semarak Piala Dunia kali ini dikemas dengan berbagai kegiatan positif yang menyentuh langsung aspek sosial, pelestarian budaya, hingga kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi acara tersebut, melaksanakan sejumlah agenda utama diantaranya; Bakti Sosial, Pentas Seni Budaya, Pemeriksaan Kesehatan dan Layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat demi mewujudkan masyarakat Papua yang sehat, maju, dan sejahtera, hingga Pawai Kendaraan.
Foto bersama pengurus BMP-RI Kota Jayapura bersama warga dan penyandang disabilitas usai pembukaan event Semarak Piala Dunia dan Aksi Sosial Budaya di Expo, WaenaRangkaian kegiatan pun dimulai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, yang kemudian dilanjutkan dengan Konvoi Semarak Piala Dunia serta panggung hiburan Pentas Seni Tari Budaya Port Numbay.Ketua panitia sekaligus Ketua DPC BMP-RI Kota Jayapura, Bobby Awi menyampaikan bahwa momentum Piala Dunia ini sengaja dimanfaatkan bukan hanya untuk hiburan semata, melainkan sebagai wadah perekat persaudaraan di bumi cenderawasih.
Sesuai dengan komitmen besar organisasi, BMP-RI menegaskan gerakan ini sebagai bentuk nyata dari nilai sportivitas, pelestarian budaya, kepedulian sesama, dan komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI.Dihadapan ribuan masyarakat yang hadir Bobby menyampaikan apresiasi dan salam hormat atas terlaksananya acara tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten ll Seketaris daerah (Sekda) Kota Jayapura, Abdul Majid., Seketaris umum DPP BMP-RI, Ali Kabay., para tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat peserta konvoi dan pentas seni.
Dalam pemaparannya Bobby menyebut ada dua tujuan utama dari diselenggarakannya perhelatan besar ini yakni: Pertama, sebagai panggung sukacita dalam menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama BMP Kota Jayapura yang akan jatuh pada, 26 Juli 2026 mendatang.
Kedua, kegiatan ini dirancang sebagai instrumen untuk menciptakan serta menjaga rasa aman, damai, dan ketertiban di lingkungan Kota Jayapura. Ia berharap, melalui momentum demam sepak bola global ini, panitia ingin memastikan keharmonisan antarwarga di Kota Jayapura tetap terjaga, khususnya yang berkaitan dengan dukungan terhadap negara-negara peserta turnamen dunia tersebut.
”Kami sampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak, tim internal, serta institusi terkait yang telah memberikan dukungan penuh hingga acara dapat berjalan aman, sukses, dan lancar,” ujar Bobby. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang terjadi selama persiapan hingga pelaksanaan, seraya menaruh harapan besar agar semangat kebersamaan hari ini dapat menjadi pemantik bagi lahirnya hal-hal baik lainnya di tanah Papua.
Sesuai dengan komitmen besar organisasi, BMP-RI menegaskan gerakan ini sebagai bentuk nyata dari nilai sportivitas, pelestarian budaya, kepedulian sesama, dan komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI.Disaat yang sama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BMP RI Ali Kabiay menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan pondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di tanah Papua.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan bakti sosial yang berlangsung di Taman Budaya Expo Waena, Rabu (1/7). Dalam pemaparannya, Ali menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan berupa pembagian sembako dan bakti sosial ini merupakan gerakan masif yang diinisiasi secara serentak oleh BMP di enam (6) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pada, 1 Juli 2026.
Di hadapan para peserta, Ali menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kondusif, khususnya di Kota Jayapura. Menurutnya, dampak dari wilayah yang aman akan langsung dirasakan secara nyata oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
”Jika wilayah kita aman, roda ekonomi akan bergerak dengan sendirinya. Daya beli masyarakat meningkat, investasi masuk, ibu-ibu bisa tenang beraktivitas di pasar, dan anak-anak kita bisa bersekolah dengan nyaman,” ujar Ali.
Sebaliknya, ia juga mengingatkan dampak buruk jika stabilitas keamanan terganggu. Belajar dari pengalaman yang pernah terjadi di Papua Tengah, kondisi yang tidak kondusif terbukti langsung memukul sektor ekonomi dan menurunkan daya beli masyarakat secara drastis. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Jayapura untuk kompak menjaga kedamaian demi kepentingan bersama.
Di akhir sambutannya, Ali menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras menginisiasi kegiatan positif ini. Ia berharap momentum ini dapat mempererat persahabatan dan kekompakan dengan prinsip “dari kita untuk kita semua.
” Suasana acara yang penuh kehangatan tersebut juga sempat diwarnai gelak tawa dari ribuan pencinta sepak bola, saat Ali menyisipkan humor ringan mengenai peta dukungannya di turnamen Piala Dunia yang kini beralih ke tim nasional Prancis setelah tim Belanda tersingkir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kota Jayapura, Abdul Majid. Mewakili walikota Jayapura Abdul Majid menegaskan bahwa agenda konvoi kendaraan yang memadati jalanan kota hari ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam dari sekadar iring-iringan di jalan raya.
“Kegiatan ini adalah simbol nyata dari semangat persatuan, wujud cinta tanah air, dan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia. Kota Jayapura adalah miniatur Indonesia, tempat di mana berbagai suku dan latar belakang hidup berdampingan dengan toleransi, persaudaraan, dan kedamaian yang terjaga erat,” ujar Abdul Majid dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa makna kebangsaan yang sejati harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Hal itu tercermin dari padatnya rangkaian kegiatan pendukung yang mendampingi konvoi ini. Terkait hal ini, Pemkot meminta panitia untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran. Pemkot Jayapura juga menitipkan pesan penting bagi seluruh peserta konvoi agar senantiasa mengutamakan keselamatan di jalan raya, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti pengawalan, serta menjaga ketertiban umum dengan tetap menghormati adat istiadat setempat.
Apresiasi khusus turut dialamatkan kepada komunitas pendukung olahraga yang hadir. Pemerintah Kota berharap euforia pembelaan terhadap tim sepak bola dunia dapat dijadikan momentum untuk mempererat persahabatan, sportivitas, dan rasa saling menghormati, bukan memicu perpecahan.
Dalam momentum tersebut juga, Pemerintah Kota Jayapura untuk menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Republik Indonesia. Pemkot menghaturkan terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan wilayah.
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jayapura yang memadati area Expo Waena, menciptakan perpaduan semangat olahraga dan nasionalisme yang kental. Rangkaian acara ditutup dengan pelepasan secara resmi peserta Konvoi Merah Putih oleh Asisten II Sekda Abdul Majid bersama seluruh perangkat fungsionaris DPC Barisan Merah Putih Kota Jayapura.
Sekjen BMP-RI, Ali Kabay, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kehadiran para penyandang disabilitas di tengah-tengah acara ini menjadi pengingat bahwa pembangunan, kesejahteraan, serta rasa aman di Papua harus dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. ”Kegiatan ini murni dari kita untuk kita semua. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik juga merasakan sukacita yang sama dalam momentum kebersamaan ini,” ungkapnya.
Pemberian bantuan yang tepat sasaran ini mendapat apresiasi mendalam dari warga yang hadir, sekaligus mempertegas komitmen BMP-RI dalam mewujudkan jargon “Kita Satu, Papua Maju, Indonesia Kuat!” melalui aksi nyata di lapangan. Kemeriahan acara “Semarak Piala Dunia” yang diinisiasi oleh BMP-RI mencapai puncaknya saat iring-iringan Konvoi Merah Putih resmi dilepas dari titik start di kawasan Expo Waena, Jayapura. Prosesi pelepasan konvoi kendaraan ini dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Jayapura, Abdul Majid, didampingi oleh jajaran pengurus DPC BMP-RI Kota Jayapura.
Berdiri di barisan depan sebuah mobil jip Toyota klasik berwarna kuning cerah bernomor polisi PA 1007 ZN, Ketua DPC BMP-RI Kota Jayapura, Bobby Awi, yang memegang mikrofon, ikut mengomandoi para peserta. Ratusan kendaraan, baik roda empat maupun roda dua yang telah bersiap sejak pagi hari, langsung bergerak tertib memadati rute jalanan protokol Jayapura begitu bendera dikibarkan. Sepanjang rute konvoi, para peserta turut membawa serta atribut Merah Putih serta pernak-pernik bernuansa olahraga untuk menyebarkan pesan persatuan kepada seluruh warga kota.
Adapun rute konvoi ini mulai dari, Expo Waena – Abepura dan kembali lagi ke titik awal (Expo). Aksi konvoi ini dilepas dengan kawalan ketat demi menjaga ketertiban lalu lintas. Sesuai pesan tertulis Penjabat Wali Kota Jayapura, konvoi ini diharapkan mampu menyebarkan pesan keharmonisan, sportivitas, dan kedamaian di Kota Jayapura sebagai cerminan miniatur Indonesia yang kokoh dan toleran. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


















































