DAIRI – SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, tetap menjadi pilihan siswa-siswi dan para orangtua untuk melanjutkan pendidikanya. Terbukti, setelah pendaftaran tahap pertama dan tahap kedua, jumlah pendaftar membludak.
Pendaftar tahap satu sebanyak 753 siswa. Kemudian pandaftar tahap dua sebanyak 632 siswa. Artinya total yang mendaftar ke sekolah ini yakni 1.385 siswa lulusan SMP. Sedangkan daya tampung SMA Negeri 1 Sidikalang untuk tahun pelajaran 2026 ini hanya 432 siswa dengan 13 rombongan belajar. Sebanyak 60 persen dari jumlah pendaftar pasti tidak diterima.
Kepala SMA Negeri 1 Sidikalang, Ronald Pasaribu menjelaskan, pendaftaran siswa baru tahap pertama yakni untuk jalur domisili dan afirmasi telah selesai dan ditutup dengan jumlah kuota sebanyak 276 siswa.
“Rinciannya jalur domisili sebanyak 129 siswa, jalur afirmasi 131 siswa, jalur anak guru 14 siswa serta jalur disabilitas dan perpindahan orangtua atau mutasi masing-masing 1 orang siswa,” ucap Ronald ketika ditemui, Jumat (26/6).
Sementara untuk tahap dua yakni jalur prestasi akademik dan non akademik memiliki kuota 156 siswa. Siswa diterima telah diumumkan, Jumat (26/6).
“Khusus untuk pendaftaran tahap kedua dari jalur prestasi non akademik, tahun ini sudah ada fitur cek data. Jadi mempermudah panitia,” ungkapnya.
Kehadiran cek data itu sangat membantu panitia melakukan seleksi, karena sudah terkoneksi ke sistem informasi managemen talenta. “Misalnya masalah sertifikat, di mana sertifikat prestasi yang diakui sistem hanya yang dikurasi pusat prestasi nasional, jadi sangat memudahkan panitia,” jelas Ronald.
Sementara, jalur prestasi akademik yakni berdasarkan nilai raport dan nilai tes kemampuan anak (TKA).
Ronald Pasaribu yang baru diangkat jadi Kepala Sekolah SMAN 1 Sidikalang, menargetkan peningkatan jumlah lulusan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan pembinaan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur termasuk pembangunan Aula sekolah.
Ronald mengungkapkan, untuk data sementara, dari 427 siswa yang lulus tahun 2026 ini, sebanyak 202 telah lulus dan diterima disejumlah PTN ternama di Indonesia lewat jalur SNBP dan SNBT. Termasuk 20 orang diterima di Universitas Gajah Mada (UGM).
“Dari total kelulusan, 50 persen sudah diterima di PTN. Sementara, masih banyak tes yang diikuti anak-anak kita baik sekolah kedinasan, jalur mandiri dan lainya. Seperti biasanya, setiap tahun 60 persen siswa kita lulusan masuk PTN,” ungkap Ronald Pasaribu. (rud/dek)
DAIRI – SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, tetap menjadi pilihan siswa-siswi dan para orangtua untuk melanjutkan pendidikanya. Terbukti, setelah pendaftaran tahap pertama dan tahap kedua, jumlah pendaftar membludak.
Pendaftar tahap satu sebanyak 753 siswa. Kemudian pandaftar tahap dua sebanyak 632 siswa. Artinya total yang mendaftar ke sekolah ini yakni 1.385 siswa lulusan SMP. Sedangkan daya tampung SMA Negeri 1 Sidikalang untuk tahun pelajaran 2026 ini hanya 432 siswa dengan 13 rombongan belajar. Sebanyak 60 persen dari jumlah pendaftar pasti tidak diterima.
Kepala SMA Negeri 1 Sidikalang, Ronald Pasaribu menjelaskan, pendaftaran siswa baru tahap pertama yakni untuk jalur domisili dan afirmasi telah selesai dan ditutup dengan jumlah kuota sebanyak 276 siswa.
“Rinciannya jalur domisili sebanyak 129 siswa, jalur afirmasi 131 siswa, jalur anak guru 14 siswa serta jalur disabilitas dan perpindahan orangtua atau mutasi masing-masing 1 orang siswa,” ucap Ronald ketika ditemui, Jumat (26/6).
Sementara untuk tahap dua yakni jalur prestasi akademik dan non akademik memiliki kuota 156 siswa. Siswa diterima telah diumumkan, Jumat (26/6).
“Khusus untuk pendaftaran tahap kedua dari jalur prestasi non akademik, tahun ini sudah ada fitur cek data. Jadi mempermudah panitia,” ungkapnya.
Kehadiran cek data itu sangat membantu panitia melakukan seleksi, karena sudah terkoneksi ke sistem informasi managemen talenta. “Misalnya masalah sertifikat, di mana sertifikat prestasi yang diakui sistem hanya yang dikurasi pusat prestasi nasional, jadi sangat memudahkan panitia,” jelas Ronald.
Sementara, jalur prestasi akademik yakni berdasarkan nilai raport dan nilai tes kemampuan anak (TKA).
Ronald Pasaribu yang baru diangkat jadi Kepala Sekolah SMAN 1 Sidikalang, menargetkan peningkatan jumlah lulusan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan pembinaan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur termasuk pembangunan Aula sekolah.
Ronald mengungkapkan, untuk data sementara, dari 427 siswa yang lulus tahun 2026 ini, sebanyak 202 telah lulus dan diterima disejumlah PTN ternama di Indonesia lewat jalur SNBP dan SNBT. Termasuk 20 orang diterima di Universitas Gajah Mada (UGM).
“Dari total kelulusan, 50 persen sudah diterima di PTN. Sementara, masih banyak tes yang diikuti anak-anak kita baik sekolah kedinasan, jalur mandiri dan lainya. Seperti biasanya, setiap tahun 60 persen siswa kita lulusan masuk PTN,” ungkap Ronald Pasaribu. (rud/dek)

5 hours ago
6

















































