Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE MAP, mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan wujud nyata pengamalan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia.
Pesan itu disampaikan Robi Barus saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Laboratorium III, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (8/8/2026) sore. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Barat, Abdul Hamid, serta perwakilan Kelurahan Kesawan, Rahmat Affandy Nasution.
Dalam pemaparannya, Robi menilai berbagai persoalan sosial yang belakangan meresahkan masyarakat, seperti peredaran narkoba, aksi pencurian, begal hingga tawuran, tidak dapat sepenuhnya diselesaikan hanya melalui penegakan hukum. Dibutuhkan kepedulian dan persatuan seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap aman dan kondusif.
“Menjaga kondusivitas lingkungan adalah tanggung jawab setiap warga negara. Menjaga kondusivitas secara bersama-sama juga merupakan bagian dari pengamalan Pancasila, khususnya sila ketiga, Persatuan Indonesia. Dengan bersatu, kita bisa menjaga keamanan lingkungan dari berbagai aksi kejahatan,” ujar Robi Barus.
Anggota Komisi I DPRD Kota Medan itu mengatakan, kekuatan masyarakat terletak pada kebersamaan. Ia mencontohkan, maraknya peredaran narkoba dapat ditekan apabila warga memiliki keberanian untuk saling mendukung dan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada aparat berwenang.
“Kalau ada di antara kita yang melihat peredaran narkoba, kita harus bersatu untuk melaporkannya. Jangan takut. Kalau kita bersatu, kita pasti bisa melawan semua itu,” tegasnya.
Menurut Robi, Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai dasar negara atau sekadar dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata dia, menjadi fondasi penting dalam membangun etika publik, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Ia juga menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Menurutnya, lunturnya etika dan rasa kebangsaan di kalangan anak muda dapat menjadi pemicu munculnya berbagai persoalan sosial apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Anak-anak muda saat ini mulai kehilangan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tugas kita bersama adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada mereka agar memiliki karakter yang baik,” katanya.
Robi meyakini generasi muda yang tumbuh dengan nilai-nilai Pancasila akan menjadi pribadi yang menjunjung persatuan, menghargai sesama, serta tidak mudah terprovokasi melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.
“Generasi muda yang mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila tidak akan membuat keonaran atau kerusuhan. Sebaliknya, mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Robi mengajak seluruh orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah untuk bersama-sama membentuk karakter generasi penerus yang berlandaskan Pancasila sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.
“Mari kita bentuk anak-anak kita agar menjadi generasi yang mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita tidak hanya menjaga persatuan, tetapi juga menciptakan Kota Medan yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya. (map/ila)
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE MAP, mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan wujud nyata pengamalan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia.
Pesan itu disampaikan Robi Barus saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Laboratorium III, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (8/8/2026) sore. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Barat, Abdul Hamid, serta perwakilan Kelurahan Kesawan, Rahmat Affandy Nasution.
Dalam pemaparannya, Robi menilai berbagai persoalan sosial yang belakangan meresahkan masyarakat, seperti peredaran narkoba, aksi pencurian, begal hingga tawuran, tidak dapat sepenuhnya diselesaikan hanya melalui penegakan hukum. Dibutuhkan kepedulian dan persatuan seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap aman dan kondusif.
“Menjaga kondusivitas lingkungan adalah tanggung jawab setiap warga negara. Menjaga kondusivitas secara bersama-sama juga merupakan bagian dari pengamalan Pancasila, khususnya sila ketiga, Persatuan Indonesia. Dengan bersatu, kita bisa menjaga keamanan lingkungan dari berbagai aksi kejahatan,” ujar Robi Barus.
Anggota Komisi I DPRD Kota Medan itu mengatakan, kekuatan masyarakat terletak pada kebersamaan. Ia mencontohkan, maraknya peredaran narkoba dapat ditekan apabila warga memiliki keberanian untuk saling mendukung dan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada aparat berwenang.
“Kalau ada di antara kita yang melihat peredaran narkoba, kita harus bersatu untuk melaporkannya. Jangan takut. Kalau kita bersatu, kita pasti bisa melawan semua itu,” tegasnya.
Menurut Robi, Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai dasar negara atau sekadar dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata dia, menjadi fondasi penting dalam membangun etika publik, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Ia juga menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Menurutnya, lunturnya etika dan rasa kebangsaan di kalangan anak muda dapat menjadi pemicu munculnya berbagai persoalan sosial apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Anak-anak muda saat ini mulai kehilangan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tugas kita bersama adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada mereka agar memiliki karakter yang baik,” katanya.
Robi meyakini generasi muda yang tumbuh dengan nilai-nilai Pancasila akan menjadi pribadi yang menjunjung persatuan, menghargai sesama, serta tidak mudah terprovokasi melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.
“Generasi muda yang mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila tidak akan membuat keonaran atau kerusuhan. Sebaliknya, mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Robi mengajak seluruh orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah untuk bersama-sama membentuk karakter generasi penerus yang berlandaskan Pancasila sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.
“Mari kita bentuk anak-anak kita agar menjadi generasi yang mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita tidak hanya menjaga persatuan, tetapi juga menciptakan Kota Medan yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya. (map/ila)

5 hours ago
3

















































