Jalan Rusak di Pasar Tavip Binjai Diperbaiki Bulan Ini

1 hour ago 2

BINJAI- Keluhan masyarakat terhadap kondisi Jalan Wahidin Baru di kawasan Pasar Tavip akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Kota Binjai. Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, turun langsung meninjau ruas jalan yang rusak dan memastikan perbaikan akan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas banyaknya keluhan warga dan pedagang yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang dinilai mengganggu aktivitas maupun perekonomian di kawasan pasar.

Hasanul Jihadi yang akrab disapa Jiji mengatakan, proyek perbaikan sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu. Namun pelaksanaannya sempat mengalami penundaan sehingga baru dapat direalisasikan tahun ini.

“Pemerintah kota ingin memastikan secara teknis bagaimana penanganan Jalan Wahidin Baru di sekitar Pasar Tavip. Pekerjaan ini sebenarnya sudah direncanakan tahun lalu, tetapi sempat mundur. Tahun ini harus dipastikan seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga tender, selesai dan pekerjaan dimulai pada Agustus 2026,” ujarnya.

Menurut Jiji, kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pasalnya, kawasan Pasar Tavip merupakan salah satu pusat perdagangan yang setiap hari dipadati pedagang dan pembeli.

Karena itu, ia menegaskan pemerintah tidak ingin lagi menunda penyelesaian persoalan yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Jangan lagi masyarakat dipermainkan. Kalau memang anggarannya tidak ada, sampaikan apa adanya. Tetapi hari ini anggarannya ada, jadi harus kita perbaiki,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jiji juga mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun kontraktor pelaksana agar mengerjakan proyek sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Ia bahkan mengajak masyarakat ikut mengawasi proses pelaksanaan proyek agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Beri kami kesempatan untuk bekerja. Nanti pinggir parit juga akan kita cor dengan spesifikasi yang baik. Kalau ada yang bermain-main dengan spesifikasi maupun alat yang digunakan, mari kita awasi bersama. Masyarakat sekarang sudah cerdas, aparat penegak hukum juga mengawasi. Yang terpenting, masyarakat harus merasakan manfaatnya,” katanya.

Jiji menambahkan, dirinya bersama Wali Kota Binjai Amir Hamzah berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

“Kami tidak akan lari dari masalah. Kami akan terus turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Binjai, Wahyu Umara, mengatakan perbaikan Jalan Wahidin Baru akan mencakup ruas sepanjang sekitar 300 meter.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan tersebut. “Yang akan diperbaiki sekitar 300 meter dengan anggaran kurang lebih Rp5 miliar,” singkat Wahyu.

Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan Pasar Tavip, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung yang setiap hari beraktivitas di pusat perdagangan tersebut. (ted/ila)

BINJAI- Keluhan masyarakat terhadap kondisi Jalan Wahidin Baru di kawasan Pasar Tavip akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Kota Binjai. Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, turun langsung meninjau ruas jalan yang rusak dan memastikan perbaikan akan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas banyaknya keluhan warga dan pedagang yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang dinilai mengganggu aktivitas maupun perekonomian di kawasan pasar.

Hasanul Jihadi yang akrab disapa Jiji mengatakan, proyek perbaikan sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu. Namun pelaksanaannya sempat mengalami penundaan sehingga baru dapat direalisasikan tahun ini.

“Pemerintah kota ingin memastikan secara teknis bagaimana penanganan Jalan Wahidin Baru di sekitar Pasar Tavip. Pekerjaan ini sebenarnya sudah direncanakan tahun lalu, tetapi sempat mundur. Tahun ini harus dipastikan seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga tender, selesai dan pekerjaan dimulai pada Agustus 2026,” ujarnya.

Menurut Jiji, kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pasalnya, kawasan Pasar Tavip merupakan salah satu pusat perdagangan yang setiap hari dipadati pedagang dan pembeli.

Karena itu, ia menegaskan pemerintah tidak ingin lagi menunda penyelesaian persoalan yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Jangan lagi masyarakat dipermainkan. Kalau memang anggarannya tidak ada, sampaikan apa adanya. Tetapi hari ini anggarannya ada, jadi harus kita perbaiki,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jiji juga mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun kontraktor pelaksana agar mengerjakan proyek sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Ia bahkan mengajak masyarakat ikut mengawasi proses pelaksanaan proyek agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Beri kami kesempatan untuk bekerja. Nanti pinggir parit juga akan kita cor dengan spesifikasi yang baik. Kalau ada yang bermain-main dengan spesifikasi maupun alat yang digunakan, mari kita awasi bersama. Masyarakat sekarang sudah cerdas, aparat penegak hukum juga mengawasi. Yang terpenting, masyarakat harus merasakan manfaatnya,” katanya.

Jiji menambahkan, dirinya bersama Wali Kota Binjai Amir Hamzah berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

“Kami tidak akan lari dari masalah. Kami akan terus turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Binjai, Wahyu Umara, mengatakan perbaikan Jalan Wahidin Baru akan mencakup ruas sepanjang sekitar 300 meter.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan tersebut. “Yang akan diperbaiki sekitar 300 meter dengan anggaran kurang lebih Rp5 miliar,” singkat Wahyu.

Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan Pasar Tavip, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung yang setiap hari beraktivitas di pusat perdagangan tersebut. (ted/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|