SPPG Jatisari Jatisrono Ditutup Usai Geger Dugaan Keracunan MBG, Operasional Dihentikan Total Tunggu Hasil Lab

2 days ago 12
MBGPengecekan SPPG Jatisari Jatisrono Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, resmi dihentikan sementara menyusul mencuatnya dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami para pelajar di sejumlah sekolah.

Penutupan sementara aktivitas dapur MBG tersebut dilakukan setelah pihak SPPG menerima instruksi langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan seluruh distribusi makanan, terhitung mulai Kamis (15/1/2026), sambil menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan.

Pemilik SPPG Jatisari, Arianto, membenarkan bahwa seluruh aktivitas dapur kini telah dihentikan total. Tidak ada produksi maupun pengiriman menu MBG ke sekolah-sekolah hingga ada keputusan lanjutan dari otoritas terkait.

“Kami mendapatkan surat pemberhentian sementara. Mulai Kamis, operasional SPPG Jatisari kami hentikan sepenuhnya sampai hasil laboratorium keluar,” ujar Arianto.

Kasus ini berawal dari laporan dugaan kejadian keracunan yang muncul setelah siswa menyantap menu MBG pada Jumat (9/1/2026). Menu yang disajikan saat itu terdiri dari mi ayam, bakso, pangsit, sawi, saus kemasan, serta menu kering berupa roti, susu, dan buah.

Meski pada hari berikutnya tidak ada keluhan, laporan mulai mencuat pada Minggu (11/1/2026). Salah satu pemicu kegaduhan adalah foto susu MBG yang disebut-sebut bertanggal kedaluwarsa 2025. Namun hasil pengecekan di dapur menunjukkan tidak ditemukan susu dengan tanggal kedaluwarsa tersebut.

“Cetakan tanggalnya kurang sempurna. Angka 6 terlihat seperti 5. Itu yang membuat salah tafsir,” jelas Arianto.

Meski demikian, SPPG Jatisari tetap melakukan penelusuran ke lima sekolah yang melaporkan adanya siswa mengalami gejala gangguan pencernaan, yakni SDN 2 Pandeyan, SDN 3 Pandeyan, SDN 2 Tasikhargo, SDN 2 Kutolawas, dan MTs Al-Amanah. Total terdapat 94 siswa yang mengalami diare ringan, dan tidak ada yang harus menjalani rawat inap.

Berdasarkan informasi terpercaya yang diterimanya, memang konsumsi mie ayam dan susu secara bersamaan bisa memicu masalah pencernaan. Lantaran adanya perbedaan Ph laktosa dan karbohidrat kompleks dalam mie ayam.

Terlebih jika dikonsumsi oleh orang yang intoleran atau sensitif terhadap laktosa.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan bersama kepolisian mengamankan sampel susu dan saus kemasan dari dapur SPPG untuk diuji di laboratorium. Hasil uji inilah yang kini menjadi dasar penentuan nasib operasional SPPG Jatisari ke depan.

Arianto menegaskan, pihaknya tidak menghindar dari tanggung jawab. Evaluasi internal telah dilakukan, termasuk penyempurnaan SOP dapur yang diakui masih terus disesuaikan sejak awal operasional.

“Kami bertanggung jawab. Kalau ada siswa yang harus periksa, kami siap menanggung. Ini jadi pelajaran penting bagi kami, terutama soal kehati-hatian menu dan faktor cuaca,” tegasnya.

Hingga saat ini, SPPG Jatisari dipastikan tidak beroperasi dan seluruh sekolah penerima MBG di wilayah tersebut untuk sementara tidak mendapatkan distribusi makanan, sembari menunggu keputusan resmi berdasarkan hasil laboratorium Dinkes.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno membeberkan data terbaru terkait dampak kejadian tersebut. Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 1.158 pelajar telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dari jumlah itu, 206 pelajar mengalami gejala mengarah keracunan. Sedangkan 952 lainnya tidak mengalami gejala.

Gejala yang dialami para pelajar di antaranya diare, mual, dan muntah. Namun hingga kini, belum ada laporan rinci mengenai menu MBG yang dikonsumsi para siswa tersebut maupun hari pelaksanaan pembagian makanan yang diduga bermasalah.

Bupati Setyo Sukarno kembali menegaskan pentingnya penerapan SOP secara maksimal di seluruh SPPG. Ia meminta kejadian serupa tidak terulang, mengingat program MBG menyangkut kesehatan dan keselamatan ribuan pelajar di Wonogiri. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|