SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta kembali menorehkan momentum penting dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-40 (XL) pada Rabu (14/1/2026). Bertempat di Gedung Graha Saba Buana, Surakarta, prosesi wisuda berlangsung khidmat, tertib, dan sarat makna akademik.
Ratusan wisudawan bersama orang tua dan keluarga tampak memadati lokasi acara. Hadir pula jajaran pimpinan institut, senat, dosen, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, menandai pentingnya agenda akademik tahunan tersebut bagi civitas akademika IIM Surakarta.
Prosesi wisuda diawali dengan masuknya Senat Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat, Drs. H. Syamsuddin, M.S.I. Sidang senat terbuka kemudian resmi dibuka, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka rangkaian kegiatan akademik.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh hadirin berdiri menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars IIM Surakarta, sebagai wujud penghormatan terhadap nilai kebangsaan sekaligus kebanggaan terhadap almamater. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan laporan akademik serta prosesi pengukuhan wisudawan oleh pimpinan institut.
Dalam sambutannya, Rektor IIM Surakarta, Dr. Edy Muslimin, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan studi. Ia menegaskan bahwa capaian akademik tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan sosial di tengah masyarakat.
“Lulusan IIM Surakarta harus menjadi insan yang berintegritas, berakhlak Islami, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara,” tegas Rektor.
Rektor juga menekankan bahwa tantangan dunia kerja dan sosial ke depan semakin kompleks, sehingga lulusan dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, beretika, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Joko Subando, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga tradisi keilmuan dan semangat belajar sepanjang hayat. Ia berharap para lulusan terus mengembangkan kompetensi, mengikuti perkembangan zaman, dan tetap membawa nilai-nilai keislaman dalam setiap peran yang dijalani.
Pelaksanaan Wisuda ke-40 ini dipimpin oleh Lailla Hidayatul Amin, S.Pd., M.Pd.I. selaku Ketua Panitia Wisuda. Ia memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan oleh institusi.
Rangkaian kegiatan wisuda ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan keluarnya Senat Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta dari ruang sidang sebagai tanda resmi berakhirnya Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-40.
Melalui momentum wisuda ini, IIM Surakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dalam keilmuan, kuat dalam nilai keislaman, serta siap mengabdi di berbagai bidang kehidupan. Wisuda ke-40 menjadi bukti konsistensi IIM Surakarta dalam menjalankan peran strategisnya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam di Kota Solo dan sekitarnya. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

3 days ago
11


















































