Belum Sah Jadi Partai, Gerakan Rakyat Sudah Pastikan Anies Maju di Pilpres 2029

13 hours ago 8
Anies Baswedan | Wikipedia

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai memunculkan manuver baru. Meski belum resmi menyandang status sebagai partai politik peserta pemilu, Partai Gerakan Rakyat sudah lebih dahulu mengunci nama Anies Baswedan sebagai calon presiden yang akan mereka usung. Namun, ambisi tersebut hanya bisa diwujudkan apabila partai itu berhasil lolos seluruh tahapan legalitas dan menjadi peserta Pemilu 2029.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, usai mendaftarkan partainya ke Kementerian Hukum di Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

“Sebab konstitusi membolehkan partai peserta pemilu dapat mengusulkan calon. Sudah dipastikan calon presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan,” kata Sahrin.

Menurutnya, pendaftaran ke Kementerian Hukum menjadi tonggak awal perjalanan politik Partai Gerakan Rakyat. Sebelumnya, seluruh kepengurusan di 38 provinsi telah menyelesaikan verifikasi administrasi dengan mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum di masing-masing daerah.

“Pada 22 Juli 2024 kami sudah melengkapi 38 SKT,” ujarnya.

Sahrin mengungkapkan proses memenuhi persyaratan administrasi bukan perkara mudah. Para pengurus daerah harus bolak-balik mendatangi berbagai instansi untuk melengkapi berbagai dokumen yang dipersyaratkan.

“Kami keluar masuk kantor kelurahan, kantor desa, kantor Kesbangpol, kantor Kanwil untuk perbaikan demi perbaikan,” katanya.

Ia menegaskan, Gerakan Rakyat tidak lahir dari dukungan pemodal besar ataupun kepentingan segelintir elite. Menurutnya, kekuatan organisasi dibangun dari kerja para relawan dan masyarakat di berbagai daerah.

“Bukan partai milik satu orang, keluarga, atau kelompok,” ujarnya.

Meski demikian, Sahrin mengakui perjuangan partainya masih panjang. Saat ini, Gerakan Rakyat baru sebatas menyerahkan dokumen pendaftaran dan belum memperoleh status badan hukum.

“Kami baru mendapatkan secarik kertas yang menerangkan bahwa dokumen telah diterima,” ucapnya.

Setelah memperoleh pengesahan sebagai badan hukum, target berikutnya adalah memenuhi seluruh syarat agar dapat menjadi peserta Pemilu 2029.

“Maka fase berikutnya memenangkan pemilihan umum 2029,” kata dia.

Gerakan Rakyat sendiri berawal dari organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diresmikan pada 27 Februari 2025 di Jakarta. Organisasi tersebut disebut lahir dari inspirasi gagasan Anies Baswedan.

Juru Bicara Gerakan Rakyat, Yusuf Lakaseng, ketika itu menyatakan bahwa ormas tersebut dibangun berdasarkan ide-ide yang selama ini diperjuangkan Anies, terutama di bidang pendidikan.

Pada Desember 2025, Anies resmi bergabung sebagai anggota Gerakan Rakyat. Meski awalnya organisasi itu menegaskan bukan kendaraan politik menuju Pilpres 2029, wacana perubahan menjadi partai politik mulai mengemuka dalam rapat pimpinan nasional pada Juli 2025.

Keputusan itu akhirnya diambil dalam Rapat Kerja Nasional pada 17–18 Januari 2026. Sejak saat itu Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik dengan mengusung platform perjuangan yang menitikberatkan pada keadilan sosial, demokrasi yang berkeadaban, serta menjadikan nilai-nilai Panca Dharma sebagai landasan perjuangan politiknya. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|